Pengertian Organ Pencernaan Manusia
Organ pencernaan insan ialah sistem organ yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur. Sistem pencernaan antara satu binatang dengan yang lainnya sanggup sangat jauh berbeda.
Secara spesifik, sistem pencernaan berfungsi untuk mengambil makanan, memecahnya menjadi molekul nutrisi yang lebih kecil, menyerap molekul tersebut ke dalam fatwa darah, kemudian membersihkan tubuh dari sisa pencernaan.
2 Macam Proses Pencernaan
Pada sistem pencernaan manusia, terdapat menjadi 2 macam proses pencernaan, yaitu secara:
Mekanik
Pada dikala kita memakan roti, nasi, pisang, atau keripik misalnya, masakan tersebut kita kunyah berarti proses pencernaan mekanik (fisik) sedang berlangsung. Jadi proses pencernaan mekanik ialah proses perubahan masakan dari bentuk besar atau berangasan menjadi lebih kecil atau halus. Pada insan maupun mamalia pada umumnya, proses pencernaan mekanik terjadi dengan memakai organ gigi.
Kimia (enzimatis)
Pada dikala kita mengunyah makanan, kelenjar ludah menyekresikan air liur yang mengandung enzim pencernaan yang akan bereaksi dengan masakan tersebut. Berarti, proses pencernaan kimiawi pun sedang terjadi.
Dengan demikian, pencernaan kimiawi merupakan proses perubahan masakan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan memakai enzim. Enzim ialah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
Diagram Sistem Pencernaan
Organ-organ pencernaan manusia:

Diagram sistem pencernaan. Organ-organ pencernaan manusia. Sumber foto: Wikimedia Commons
1 Rongga mulut
3 Amandel
4 Lidah
6 Kelenjar ludah
7 Sublingualis (bawah lidah)
8 Submandibularis (bawah rahang)
9 Parotis
11 Esofagus
12 Hati
13 Kantung empedu
14 Saluran empedu
15 Lambung
16 Pankreas
17 Saluran pankreas
19 duodenum
21 Ileum
22 Appendiks/Umbai cacing
23 Kolon
24 Kolon transversum
25 Kolon ascenden
26 Sekum
27 Kolon descenden
29 Rektum/Poros usus
30 Anus
2 Kelompok Organ yang Termasuk Dalam Sistem Pencernaan Manusia
Saluran pencernaan
Saluran pencernaan merupakan saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi potongan yang lebih kecil dan menyerap potongan tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar masakan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.
Organ pencernaan tambahan (aksesoris)
Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melaksanakan kerjanya. Gigi dan pengecap terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan materi makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.
Organ-organ Pencernaan Manusia

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa pada tubuh insan terdapat sebuah sistem yang membantu kita dalam menyerap zat gizi pada makanan. Sistem tersebut disebut sistem pencernaan. Pada sistem pencernaan insan terdapat beberapa organ pencernaan yang mempunyai fungsi masing-masing, berikut penjelasannya.
1. Mulut

Mulut ialah organ pencernaan yang paling pertama dalam proses pencernaan pada manusia. Fungsi yang paling utama perut ialah untuk menghancurkan masakan biar sanggup ditelan menuju perut.
Mulut sanggup menghancurkan masakan alasannya didalam lisan ada gigi & lidah. Gigi ini berfungsi sebagai penghancur makanan. Sedangkan pengecap mempunyai fungsi untuk membolak-balikan masakan biar seluruh masakan hancur dengan rata.
Bukan itu saja pengecap juga berfungsi sebagai alat membantu untuk menelan makanan. Lidah dan gigi ialah alat pada sistem pencernaan yang mempunyai sistem mekanis. Selain mencerna masakan secara mekanis, lisan juga mengalami proses pencernaan yang memakai cara kimiawi.
Proses terjadi pencernaan kimiawi terjadi dikarenakan adanya air liur yang menghasilkan lendir, air, dan enzim ptialin. Lendir dan air pada lisan berkhasiat untuk melumasi rongga pada lisan biar lebih gampang dalam proses menghancurkan makanan.
Bukan hanya ada gigi tetapi pengecap juga ada didalam mulut. Lidah berfungsi sebagai indra pengecap pada manusia.
2. Kerongkongan

Organ pada sistem pencernaan insan yang selanjutnya ialah kerongkongan. Setelah insan mekunyah masakan dimulut, maka masakan akan ditelan masuk melalui kerongkongan dan kemudian masuk ke lambung.
Kerongkongan ini mempunyai fungsi untuk mengalirkan masakan dari lisan menuju lambung. Pada dalam leher insan mempunyai 2 saluran, saluran yang pertama ialah kerongkongan yang terdapat di belakang. Saluran yang kedua ialah trakea yang terdapat pada potongan depan.
Bukan hanya sebagai penghubung antara lisan dengan lambung. Tenggorokan juga berfungsi sebagai saluran pernafasan yang menghubungkan anta rongga lisan dengan paru-paru.
Pada potongan dalam lisan ada sebuah persimpangan dua saluran yang dijaga oleh klep yang dinamakan epiglotis. Pada waktu insan bernafas klep tersebut akan terbukan sehinggan udara sanggup masuk ke tenggorokan, dan sebaliknya ketika masakan ingin masih maka klep tersebut akan tertutup sehingga masakan tidak masuk ke tenggorokan.
Klep tersebut sangat berfungsi untuk memperlancar proses pencernaan dan pernafasan pada tenggorokan biar lebih lancar. Disaat masakan melewati kerongkongan, masakan akan didorong menuju lambung oleh otot-otot yang ada dibagian kerongkongan.
Proses ini terjadi alasannya pada dinding kerongkongan ada sebuah lapisan yang tersusun atas otot polos yang melingkar dengan rapih dan memanjang serta berkontraksi secara beraturan dan bergantian.
Oleh alasannya itu masakan akan berangsur-angsur terdorong menuju lambung. Dibagian kerongkongan masakan tidak mengalami proses pencernaan, masakan hanya lewat saja.
3. Lambung

Bagian organ pencernaan yang selanjutnya ialah lambung. Bagian ini ialah sebuah alat pencernaan yang mempunyai bentuk mirip kantung. Dinding lambung ini tersusun dari atas otot-otot yang melingkar, memanjang, dan menyerong.
Bentuk dan lapisan lambung yang mirip gambar diatas memungkinkan masakan yang masuk akan dibolak-balik dan diremas lagi biar masakan menjadi lebih hancur atau halus.
Makanan yang dikunyah didalam lisan belum terlalu hancur, oleh alasannya itu harus dihaluskan kembali lagi oleh lambung. Agar lambung anda tidak bekerja lebih berat maka sebaiknya anda mekunyah masakan lebih halus sebelum masakan tersebut tertelan.
Selain mencerna masakan dengan cara mekanis, lambung juga melaksanakan proses pencernaan dengan memakai cara kimiawi. Sama mirip lisan lambung juga juga mempunyai air dan lendir, dan mempunyai beberapa enzim yang sanggup membantu dalam proses pencernaan.
Karena lambung mempunyai sifat asam maka lambung sanggup membunuh basil yang masuk bersama dengan masakan yang ditelan manusia. Sementara itu, enzim renin sanggup mengumpulkan air susu sehingga dicerna lebih lanjut dan baik.
4. Hati

Hati merupakan salah satu organ pencernaan yang terletak pada potongan bawah sekat rongga tubuh dan mengisi sebagian besar potongan atas rongga perut sebelah kanan. Hati menciptakan empedu tang terkumpul dalam kantung empedu. Empedu ini menjadi kental alasannya airnya diserap kembali oleh dinding kantung empedu. Di saat-saat tertentu, empedu dipompa menuju usus 12 jari melewati saluran empedu.
Fungsi hati di antaranya ialah sebagai berikut:
- Memproduksi enzim-enzim.
- Melakukan perombakan sel darah merah yang telah mati.
- Menampung vitamin A, D, E, dan K yang kandungannya lebih.
- Menyimpan cadangan gula dalam bentuk glikogen dan mengubahnya menjadi glukosa bila diperlukan.
- Mengubah kolesterol dan asam amino menjadi glukosa dalam kondisi tubuh kehabisan glikogen.
- Menetralisir zat-zat kimia berbahaya hasil metabolisme tubuh sendiri maupun yang dari luar tubuh.
5. Usus Halus

Usus halus merupakan salah satu organ pencernaan manusia. Setelah masakan dicerna oleh lambung maka selanjutnya masakan akan dicerna oleh usus halus. Usus halus merupakan suatu saluran mirip selang dengan diameter sekitar 2,5 cm.
Jika dihamparkan, panjang usus halus sanggup melebihi 6 meter. Pada usus halus ada struktur yang dinamakan dengan vili. Vili ialah tonjolan-tonjolan yang menambah luas permukaan usus yang mengakibatkan meningkatkan volume penyerapan. Di permukaan vili sendiri ada mikrovili.
Usus halus ini mempunyai 3 potongan yaitu:
- Usus dua belas jari (Duodenum) alasannya panjangnya sekitar dua belas jari orang cukup umur yang disejajarkan.
- Usus kosong (Jejenum) alasannya pada usus orang yang telah meninggal potongan organ pencernaan itu kosong.
- Usus peresapan (Ileum) alasannya pada potongan tersebut zat-zat masakan diserap oleh tubuh.
Bagian usus 12 jari berfungsi sebagai alat pencernaan dengan memakai sistem kimiawi. Didalam usus 12 ini terdapat pankreas dan empedu yang mengeluarkan cairan pencernaan. Sedangkan empedu ini dihasilkan oleh kantung empedu yang sangat berperan mencerna lemak.
Sedangkan untuk pankreas ini mempunyai kandungan enzim-enzim pencernaan yang mempunyai tugas penting salah satu nama enzimnya adalah amilase, tripsinogen, dan lipase. Tripsinogen ini diaktifkan oleh zat yang berjulukan enterokinase yang mempunyai fungsi untuk mencerna protein menjadi asam amino.
Sedangkan untuk Amilase ini akan mencari amilum untuk mencerna biar sanggup menjadi glukosa, sedangkan untuk lipase ini mencerna lemak untuk dijadikan sebagai lemak dan gliserol.
Selain enzim-enzim tersebut usus halus juga menghasilkan enzim-enzim lain yang membantu pencernaan makanan, mirip peptidase dan maltase.
Pencernaan masakan berakhir di ileum. Di sini masakan yang telah dicerna akan diserap dinding ileum. Glukosa, asam amino, mineral, dan vitamin akan diserap melalui pembuluh darah dinding ileum.
Adapun asam lemak dan gliserol akan diserap melalui pembuluh getah bening. Pembuluh getah bening ini pada risikonya akan bermuara pada pembuluh darah sehingga sari-sari masakan sanggup diedarkan ke seluruh
tubuh.
6. Usus Besar

Organ pencernaan yang selanjutnya ialah usus besar. Usus besar ini berfungsi sebagai penghalus masakan yang belum hancur. Didalam usus besar ini menjadi daerah peresapan air dan pembusukan sisa-sisa pencernaan yang dilakukan usus halus.
Bacaan Lainnya
- Enzim Pada Sistem Pencernaan – Bagaimana Cara Bekerja Enzim?
- Daftar Nama Obat Esensial diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
- Gagal Ginjal- Penyakit Ginjal Kronik -Tanda, Gejala, Penyebab, Perawatan, Pencegahan, Diteksi Dini
- Detak Jantung Normal – Berapa Ukuran Denyut Nadi Normal? – Cara Menghitung
- Kanker Payudara: Diteksi Dini, Cegah Dan Pemeriksaan Ditanggung Pemerintah
- Kanker Prostat Penyebab, Gejala, Perawatan, Pencegahan, Pengobatan, Diteksi Dini
- Kanker Paru Penyebab, Gejala, Perawatan, Pencegahan, Pengobatan, Deteksi Dini
- Leukemia Adalah Sel Kanker Darah – Apakah Saya Berisiko? Apa Yang Anda Ketahui Tentang Kanker Ini?
- Apakah Produk Pembalut Wanita Aman?
- Penyebab Dan Cara Mengatasi Iritasi Atau Lecet Akibat Pembalut Wanita
- Leukemia Adalah Sel Kanker Darah: Apakah Saya Berisiko? Apa Yang Anda Ketahui Tentang Kanker Ini?
- Cara Mengenal Karakter Orang Dari 5 Pertanyaan Berikut Ini
- Kepalan Tangan Menandakan Karakter Anda & Kepalan nomer berapa yang Anda miliki?

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter
Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai
Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar bila Anda mengunduh aplikasi kita!
Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan gosip yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon