Saturday, August 19, 2017

√ Sultan Hamid Ii – Pencipta Lambang Garuda Pancasila – Lambang Negara Republik Indonesia – Identitas Makna Burung Garuda Pancasila

Pencipta Lambang Garuda Sultan Hamid II


Lambang Garuda Pancasila diciptakan oleh Sultan Hamid II. Saat Sultan Hamid II menjabat sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio dan selama jabatan menteri negara itu pula beliau ditugaskan oleh Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara. Lambang Garuda Pancasila


Namun, peran Sultan Hamid II karam sesudah namanya dikait-kaitkan dengan insiden Westerling. Di hari peringatan ke-60 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2005, pihak keluarga Sultan Hamid II meminta pemerintah tidak melupakan jasa tokoh dari Kalimantan Barat ini. Pembantaian Westerling adalah sebutan untuk insiden pembunuhan ribuan rakyat sipil di Sulawesi Selatan yang dilakukan oleh pasukan Belanda Depot Speciale Troepen pimpinan Raymond Pierre Paul Westerling. Peristiwa ini terjadi pada bulan Desember 1946-Februari 1947 selama operasi militer Counter Insurgency (penumpasan pemberontakan).


 


Semboyan Negara Indonesia


Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950.



Terdapat semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna “Meskipun Berbeda-beda tetapi tetap satu Jiwa” tertulis di atas pita yang dicengkeram oleh burung Garuda.



Garuda Pancasila merupakan burung yang sudah dikenal melalui mitologi kuno di sejarah Nusantara (Indonesia), yaitu tunggangan Dewa Wishnu yang berwujud menyerupai burung elang rajawali. Garuda digunakan sebagai Simbol Negara untuk menggambarkan Negara Indonesia merupakan bangsa yang berpengaruh dan besar.


 


5 Arti Gambar Ditengah Lambang Garuda Pancasila


Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Dalam gambar burung garuda, pada leher burung garuda terdapat gambar-gambar yang tergantung dalam sebuah perisai, yang melambangkan Pancasila, yaitu:



  • Bintang: Ketuhanan Yang Maha Esa.

  • Rantai Baja: Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  • Pohon Beringin: Persatuan Indonesia.

  • Kepala Banteng: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat budi dalam permusyawaratan/ perwakilan.

  • Padi dan Kapas: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


 


Lambang Garuda Pancasila diciptakan oleh Sultan Hamid II √ Sultan Hamid II – Pencipta Lambang Garuda Pancasila – Lambang Negara Republik Indonesia – Identitas  Makna Burung Garuda Pancasila


Rancangan awal Garuda Pancasila oleh Sultan Hamid II masih menampilkan bentuk tradisional Garuda yang bertubuh manusia.

Foto: Wikipedia


 


Lambang Garuda Pancasila diciptakan oleh Sultan Hamid II √ Sultan Hamid II – Pencipta Lambang Garuda Pancasila – Lambang Negara Republik Indonesia – Identitas  Makna Burung Garuda Pancasila


Garuda Pancasila yang diresmikan penggunaannya pada 11 Februari 1950, masih tanpa jambul dan posisi cakar di belakang pita.

Foto: Wikipedia


 


Identitas & Makna Lambang Garuda Pancasila


Garuda Pancasila merupakan Lambang Negara Indonesia, yaitu berupa gambar burung garuda yang menengok ke kanan dengan kedua sayap terbentang.


1. Jumlah bulu-bulunya: pada tiap sayap: 17, pada ekor: 8, di bawah perisai: 19, di leher: 45. Hal tersebut melambangkan tanggal Proklamsi Kemerdekaan Indonesia, 17-8-1945.


2. Pada leher burng garuda tergantung sebuah perisai. Di dalam perisai tersebut terdapat gambar-gambar yang melmbangkan Pancasila, yaitu:




  • BintangKetuhanan Yang Maha Esa.




  • Rantai Baja: Kemanusiaan yang adil dan beradab.




  • Pohon Beringin: Persatuan Indonesia.




  • Kepala Banteng: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat budi dalam permusyawaratan/ perwakilan.




  • Padi dan Kapas: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.




3. Garis melintang pada perisai yang digambar tebal melambangkan bahwa Indonesia dilalui garis khtulistiwa.


4. Lambang negara Indonesia Garuda Pancasila, ditetapkan sebagai lambang negara dalam Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 tanggal 17 Oktober 1951. Penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 1958.


5. Kaki burung Garuda Pancasila mencengkeram sebuah pita yang melengkung ke atas. Pada peta itu terdapat tulisan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang berasal dari buku Sutasoma karangan Empu Tantular.


6. Bhineka Tunggal Ika berarti “Berbeda-beda tetapi satu jua”. Maksudnya yaitu kita bangsa Indonesia terdari dari majemuk suku, kesenian, bahasa, adat, dan agama. Tetapi merupakan satu bangsa, dengan satu kebudayaan nasional, dengan satu bahasa nasional.


 


Bacaan Lainnya



 


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ooo begitu ya…” akan sering terdengar jikalau Anda memasang applikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan info yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!



 


                       


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)