Monday, February 27, 2017

√ 3 Kecerdasan Dalam Hidup



Sekarang saya akan menjelaskan ihwal 3 kecerdasan dalam hidup  ini. Siapa yang tidak tahu albert Einstein, albert Einstein hanya menggunakan 10% kecerasaan otaknya, bayangkan jikalau dia menggunakan 100% kecerdasanya sepintar apakah dia? Konon semua insan menggunakan otaknya kurang dari 10% kecerdasanya bagaimana dapat begitu? Ya sebab insan tidak menggunakan 3 kecerdasanya secara bersamaan. Tadi pagi saya mencoba pergi ke psikolok untuk untuk bertanya dan bercurhat, dan ia memperlihatkan saya saran untuk memecahkan semua problem dengan 3 kecerdasan. Dan kini saya akan menjelaskan 3 kecerdasan itu


     1.     Kecerdasan intelektual
Kecerdasan intelektual yaitu kecerdasan yang biasanya kita pergunakan sehari-hari ibarat berhitung, berfikir, beropini dan sebagainya. Kecerdasan ini biasanya sangat lebih banyak didominasi dibandingkan 2 kecerdasan lain, kenapa dapat begitu? Karena orang biasanya berfikir secara logika/rasional.

     2.     Kecerdasan emosional
Kecerdasan ini yaitu kecerdasan yang bekerjasama dengan perasaan kondisi diri. Kecerdasan ini yaitu kecerdasan intern, berasal dari diri sendiri. Karena Cuma anda yang bagaimana mengeluarkan kecerdasan emosional ibarat marah, senang, murung dan sebagainya.

     3.     Kecerdasan spiritual
Kecerdasan ini yaitu kecerdasan yang bekerjasama dengan Tuhan anda, kecerdasan ini biasanya jarang dipakai sebab kecerdasan ini kalau dipikir tidak rasional dan tidak masuk akal/logika.

Saya akan memperlihatkan sebuah dongeng yang perlu menggunakan 3 kecerdasan itu

Ini yaitu pengalaman kasatmata seorang pilot berjulukan Abdul Rozaq pada 16januari 2002. Begini ceritanya

Suatu hari pilot Rozaq akan terbang ke sebuah daerah bersama penumpangnya sebelum terbang sesuai procedure pilot Rozaq diperiksa dan dinyatakan sehat untuk terbang begitu juga pesawat yang ia akan kendalikan juga siap dan layak terbang, ketika pernerbangan berjalan dengan baik, suatu ketika perjalanan tinggal sedikit lagi pesawat dihadapkan dengan cuaca jelek dengan awan cumulonimbus dan mendadak kedua mesin pesawat mati sesuai procedure ia segera menghidupkan generator untuk menghidupkan mesin kembali namun yang terjadi justru electricity power rusak.  Artinya kedua mesin mati total. Kemudian pilot Rozaq dihadapkan dengan 3 pilihan akan jatuh dinama dengan waktu 15menit. Pertama di jembatan, kedua di sungai, ketiga di perumahan. Dia menggunakan 3 kecerdasan nya, dia perfikir secara intelektual, jikalau ia mendaratkan pesawat dijembatan ia akan membunuh orang yang berada di jembatan dan menghancurkan pesawat, jikalau ia mendaratkan pesawat di sungai ia akan membunuh orang yang berada di sungai dan kemungkinan selamatnya lebih kecil bahkan mustahil selamat, jikalau ia mendaratkan di perumahan ia akan membunuh banyak orang dan pesawat juga tidak akan selamat, sehabis ia menggunakan kecerdasan intelektualnya selama 5menit, ia masih memiliki 10menit sebelum pesawat jatuh, kemudian dia berkata kepada lobby pesawat bahwa pesawat akan segera jatuh dan penumpang diharap tenang, mendengar tragedi itu penumpang sontak tak dapat membisu saja, kemudian penumpang menyalahkan kepada sang pilot, dengan kecerdasan emosionalnya sang pilot tidak menghiraukan omongan orang dan tetap tenang, waktu tinggal 5menit dan karenanya dia menggunakan kecerdasan spiritualnya dia mencoba berbicara dengan lobby lagi dan meminta semoga penumpang berserah diri kepada yang kuasa dan berdoa berdasarkan keyakinan masing-masing. Dengan keajaiban pesawat mengarah ke sungai dan posisinya moncong pesawat menancap kelumpur dan karenanya pesawat dan penumpang selamat. Kejadiaan tidak terduga yang dilakukan salah satu pramugari dia yang tidak percaya dan ia mencoba membuka pintu darurat tapi naas ia meninggal sebab tersedot udara ketika hendak membuka pintu darurat.


Begitulah ceritanya jadi untuk menuntaskan semua permasakahan kita hendaknya mengandalkan 3 kecerdasan itu.


Sumber http://anakkosberanibeda.blogspot.com


EmoticonEmoticon