Bulan Puasa Ramadan
Bulan puasa bulan mulia merupakan puasa yang dilaksanakan pada bulan bulan mulia yang jumlah harinya antara 29 dan 30 hari dalam puasa.
Apakah puasa bagi kaum Islam? Saum atau puasa bagi orang Islam (bahasa Arab: صوم, transliterasi: shaum)
Puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa (saum) merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Saum secara bahasa artinya menahan atau mencegah.
Bulan puasa bulan mulia berdasarkan fatwa Islam
Dalam berpuasa di bulan Ramadhan dapat kita menghapus kesalahan atau terampuni dosa yang telah diperbuat selama ini.
Namun harus dengan kekuatan iman dan mengharapkan pahala dari ridha Allah SWT.
Puasa pada bulan Ramadhan merupakan pelaksanaan dari rukun Islam yang keempat dalam fatwa Islam.
Menurut ajaran Islam puasa pada bulan Ramadhan merupakan puasa yang wajib dilaksanakan selama 1 bulan penuh rahmat. Sehingga bila dengan sengaja tidak melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan maka seseorang tersebut akan berdosa sesuai dengan Firman Allah dalam Qur’an Surah Al-Baqarah [2]:183 yang berbunyi:
Yaa ayuhal ladzina ammanu kutiba alaikummussyiamu kamma kutiba allaladzina min qoblikum la’alakum tataqun.
Yang artinya Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kau berpuasa di bulan ramadhan sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelium kamu, biar kau sebagai orang yang bertaqwa.
Puasa bulan mulia merupakan rutinitas yang ibadah yang tidak bisa ditinggalkan dalam setiap tahunnya alasannya hukumnya yang wajib.
Puasa bulan mulia ialah puasa yang dilaksanakan dari mulai fajar hingga terbenam matahari.
Di bulan bulan mulia inilah seluruh umat Islam diwajibkan berpuasa bila tidak bisa maka diharuskan untuk mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain.
Dasar Wajibnya puasa bulan mulia dikemukakan dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah. Allah berfirman, “Bulan bulan mulia yang didalamnya diturunkannya (permulaan) Al-Quran, sebagai petunjuk bagi insan dan penjelasan-pejelasan mengenai petunjuk-petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil. Karena itu barang siapa diantara Anda berada pada bulan itu, maka berpuasalah.

Bulan Puasa bulan mulia – Waktu Haram Berpuasa & Orang Yang Boleh Membatalkan Puasa Ramadan. Ilustrasi dan sumber foto: Pexels
Tujuan Berpuasa dalam Islam
Tujuan puasa ialah untuk berbagi kualitas kebenaran (taqwa), dalam dan luar, dengan tidak melaksanakan perbuatan dosa dan melatih diri kita untuk mengendalikan pikiran dan keinginan kita. Berpuasa ialah praktik spiritual mendalam yang dimaksudkan untuk memberi manfaat bagi kita dalam tubuh, pikiran dan hati.
Ada banyak alasan manis untuk puasa ini, termasuk:
- Mematuhi Tuhan / Allah
- Belajar disiplin diri
- Menjadi lebih kuat secara spiritual
- Menghargai santunan Tuhan untuk kita
- Berbagi penderitaan orang miskin dan berbagi simpati untuk mereka
- Menyadari nilai amal dan kemurahan hati
- Bersyukur atas Alquran, yang pertama kali diturunkan di bulan Ramadan
- Berbagi komplotan dengan Muslim lainnya
Orang Yang Boleh Membatalkan Puasa Ramadan
Berikut ini ialah orang yang boleh membatalkan puasa wajib (saum Ramadhan):
Wajib mengqadha
- Orang-orang yang tersebut di bawah ini, boleh tidak berpuasa (berpuasa), tetapi wajib mengganti saumnya pada hari lain (qada), sebanyak hari yang ditinggalkan.
- Orang yang sakit, yang ada cita-cita untuk sembuh,
- Orang yang bepergian jauh (musafir) sedikitnya 89 km dari tempat tinggalnya,
- Orang yang hamil, yang khawatir akan keadaannya atau bayi yang dikandungnya,
- Orang yang sedang menyusui anak, yang khawatir akan keadaannya atau anaknya,
- Orang yang sedang haid (datang bulan), melahirkan anak dan nifas,
- Orang yang batal saumnya dengan suatu hal yang membatalkannya selain bersetubuh,
Wajib mengqadha dan wajib fidyah
- Orang-orang di bawah ini tidak wajib qada (menggantikan saum pada hari lain), tetapi wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin setiap hari yang ia tidak bersaum, berupa materi masakan pokok sebanyak 1 mud (576 gram),
- Orang yang sakit yang tidak ada cita-cita akan sembuhnya,
- Orang renta yang sangat lemah dan tidak kuat lagi bersaum.
Wajib mengqadha dan kifarat
- Orang yang membatalkan saum wajibnya dengan bersetubuh, wajib melakukan kifarat dan qadha.
- Kifarat ialah memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Jika tidak ada hamba sahaya yang mukmin maka wajib berpuasa 2 bulan berturut-turut (selain qadha’ menggantikan hari yang ditinggalkan), bila tidak bisa, wajib memberi makan 60 orang miskin, masing-masing sebanyak 1 mud (576 gram) berupa materi masakan pokok.
Waktu Haram Berpuasa
- Berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal)
- Berpuasa pada Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah)
- Berpuasa pada hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)
- Berpuasa pada hari yang diragukan (apakah sudah tanggal satu bulan mulia atau belum)
- Berpuasa dikala diri berhalangan, Seperti: Haid
Selain hari-hari tersebut, ada pula waktu dimana umat Islam dianjurkan untuk tidak berpuasa, yaitu ketika ada kerabat atau teman yang sedang mengadakan pesta syukuran atau pernikahan. Hukum berpuasa pada hari ini bukan haram, melainkan makruh, alasannya Allah tidak menyukai bila seseorang hanya memikirkan kehidupan alam abadi saja sementara kehidupan sosialnya (menjaga kekerabatan dengan kerabat atau masyarakat) ditinggalkan.
1. Hari Raya Idul Fitri
Tanggal 1 Syawal telah ditetapkan sebagai hari raya umat Islam. Hari itu ialah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Karena itu syariat telah mengatur bahwa pada hari itu tidak diperkenankan seseorang untuk berpuasa hingga pada tingkat haram. Meski tidak ada yang bisa dimakan, paling tidak harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk puasa.
2. Hari Raya Idul Adha
Hal yang sama juga pada tanggal 10 Zulhijjah sebagai Hari Raya kedua bagi umat Islam. Hari itu diharamkan untuk berpuasa dan umat Islam disunnahkan untuk menyembelih binatang Qurban dan membagikannya kepada fakir msikin dan kerabat serta keluarga.
Agar semuanya bisa ikut mencicipi kegembiraan dengan menyantap binatang qurban itu dan merayakan hari besar.
3. Hari Tasyrik
Hari tasyrik ialah tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu umat Islam masih dalam suasana perayaan hari Raya Idul Adha sehingga masih diharamkan untuk berpuasa.
Namun sebagian pendapat menyampaikan bahwa hukumnya makruh, bukan haram. Apalagi mengingat masih ada kemungkinan orang yang tidak bisa membayar dam haji untuk puasa 3 hari selama dalam ibadah haji.
4. Puasa sehari saja pada hari Jumat
Puasa ini haram hukumnya bila tanpa didahului dengan hari sebelum atau sesudahnya. Kecuali ada kaitannya dengan puasa sunnah lainnya ibarat puasa sunah nabi Daud, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak.
Maka bila jatuh hari Jumat giliran untuk puasa, boleh berpuasa. Sebagian ulama tidak hingga mengharamkannya secara mutlak, namun hanya hingga makruh saja.
5. Puasa pada hari Syak
Hari syah ialah tanggal 30 Sya‘ban bila orang-orang ragu ihwal awal bulan Ramadhan alasannya hilal (bulan) tidak terlihat. Saat itu tidak ada kejelasan apakah sudah masuk bulan Ramadhan atau belum.
Ketidak-jelasan ini disebut syak, dan secara syar‘i umat Islam dihentikan berpuasa pada hari itu. Namun ada juga yang beropini tidak mengharamkan tapi hanya memakruhkannya saja.
6. Puasa Selamanya
Diharamkan bagi seseorang untuk berpuasa terus setiap hari. Meski beliau sanggup untuk mengerjakannya alasannya memang tubuhnya kuat.
Tetapi secara syar‘i puasa ibarat itu dihentikan oleh Islam. Bagi mereka yang ingin banyak puasa, rasulullah
menyarankan untuk berpuasa ibarat puasa Nabi Daud as yaitu sehari puasa dan sehari berbuka.
7. Wanita haid atau nifas (melahirkan)
Wanita yang sedang mengalami haidh atau nifas diharamkan menjalankan puasa. Karena kondisi tubuhnya sedang dalam keadaan tidak suci dari hadats besar.
Bukan berarti mereka boleh bebas makan dan minum sepuasnya. Tetapi harus menjaga kehormatan bulan Ramadhan dan kewajiban mengganti pada hari lainnya.
8. Puasa sunnah bagi perempuan tanpa izin suaminya
Seorang isteri bila akan mengerjakan puasa sunnah, maka harus meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya. Bila mendapat izin, maka boleh lah beliau berpuasa. Sedangkan bila tidak diizinkan tetapi tetap puasa, maka puasanya haram secara syar‘i.
Dalam kondisi itu suami berhak untuk memaksanya berbuka puasa. Kecuali bila telah mengetahui bahwa suaminya dalam kondisi tidak membutuhkannya. Misalnya ketika suami bepergian atau dalam keadaan ihram haji atau umrah atau sedang beri‘tikaf.
Sabda rasulullah
Tidak halal bagi perempuan untuk berpuasa tanpa izin suaminya sedangkan suaminya ada dihadapannya. Karena hak suami itu wajib ditunaikan dan merupakan fardhu bagi isteri, sedangkan puasa itu hukumnya sunnah. Kewajiban tidak boleh ditinggalkan untuk mengejar yang sunnah.
Puasa Ramadan
Saum / Puasa bagi orang islam (bahasa Arab: صوم, transliterasi: Shuwam) ialah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim.
Berpuasa (saum) merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Saum secara bahasa artinya menahan atau mencegah.
Sahur
Sahur ialah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada kegiatan makan oleh umat Islam yang dilakukan pada dini hari bagi yang akan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan.
Sahur sebagai makan pagi cocok dengan Iftar sebagai makan malam, selama Ramadan, menggantikan makan 3 kali sehari (sarapan, makan siang dan makan malam), meskipun di beberapa tempat makan malam juga dikonsumsi setelah Iftar kemudian pada malam hari.
Iftar
Iftar mengacu pada sebuah perjamuan saat Muslim berbuka puasa selama bulan Ramadan.
Iftar ialah salah satu ibadah di bulan bulan mulia dan sering dilakukan oleh sebuah komunitas, dan orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa bersama-sama.
Iftar dilakukan sempurna setelah waktu Magrib. Secara tradisional, kurma ialah hal pertama yang harus dikonsumsi ketika berbuka.
Banyak Muslim percaya bahwa memberi makan orang buka puasa sebagai bentuk amal sangat bermanfaat dan yang dipraktikkan oleh Nabi Muhammad.
Salat malam dalam puasa bulan mulia – Salat Tarawih
Pada malam harinya, tepatnya setelah salat isya, Kaum Muslimin melanjutkan ibadahnya dengan melaksanakan salat tarawih. Salat khusus yang hanya dilakukan pada bulan Ramadan.
Salat tarawih, walaupun sanggup dilaksanakan dengan sendiri-sendiri, umumnya dilakukan secara berjama’ah di masjid-masjid.
Terkadang sebelum pelaksanaan salat tarawih pada tempat-tempat tertentu, diadakan ceramah singkat untuk membekali para jama’ah dalam menunaikan ibadah pada bulan bersangkutan.
Setelah melaksanakan sholat tarawih, biasanya pribadi di lanjutkan dengan sholat witir sebanyak 3 rakaat.
Membaca Al-qur’an
Sebagai perhiasan amalan dalam berpuasa, kebanyakan umat Muslim mengisi waktu sebelum berbuka puasa dengan membaca Al-Qur’an dengan kadar setiap hari satu juz. Biasanya dibacakan secara khusus dengan berkelompok atau perseorangan, namun ada juga yang menuntaskan 30 Juz melalui pembacaan surah pada Salat Tarawih.
Turunnya Al-qur’an
Pada bulan ini di Indonesia, tepatnya pada tanggal 17 Ramadan, (terdapat perbedaan pendapat para ulama mengenai tanggal niscaya turunnya Alquran untuk pertama kalinya) diperingati juga sebagai hari turunnya ayat Alquran (Nuzulul Quran) untuk pertama kalinya oleh sebagian muslim.
Pada kejadian tersebut surat Al-‘Alaq ayat 1 hingga 5 diturunkan pada dikala Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira. Peringatan kejadian ini biasanya dilakukan dengan program ceramah di masjid-masjid.
Tetapi peringatan ini di anggap bidah, alasannya Rasulullah tidak mengajarkan, Awal di peringati di Indonesia, ketika Presiden Soekarno mendapat saran dari Hamka untuk memperingati setiap Nuzulul Quran, alasannya bertepatan dengan tanggal Kemerdekaan Indonesia, sebagai rasa Syukur kemerdekaan Indonesia.
Umrah
Ibadah umrah bila dilakukan pada bulan ini mempunyai nilai dan pahala yang lebih bila dibandingkan dengan bulan yang lain. Dalam Hadis dikatakan “Umrah di bulan bulan mulia sebanding dengan haji atau haji bersamaku.” (HR: Bukhari dan Muslim).
Zakat fitrah
Zakat fitrah ialah zakat yang dikeluarkan khusus pada bulan bulan mulia atau paling lambat sebelum selesainya salat Idul Fitri. Setiap individu muslim yang berkemampuan wajib membayar zakat jenis ini.
Besarnya zakat fitrah yang harus dikeluarkan per individu ialah satu sha’ masakan pokok di kawasan bersangkutan. Jumlah ini bila dikonversikan kira-kira setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras.
Penerima Zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan (fakir, miskin, amil, muallaf (sebutan bagi orang non-muslim yang mempunyai cita-cita masuk agama Islam atau orang yang gres masuk Islam), hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun berdasarkan beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin.
Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikeluarkannya zakat fitrah ialah biar para fakir dan miskin sanggup ikut merayakan hari raya.
Durasi Waktu Berpuasa
Waktu berpuasa ditentukan oleh masa terbit hingga terbenam, maka posisi matahari terhadap bumi besar lengan berkuasa dalam usang waktu seseorang menjalankan puasa.
Sebagaimana negara-negara beriklim tropis di area khatulistiwa yang mempunyai durasi seimbang (sekitar 12 jam masa siang dan sekitar 12 masa malam), maka durasi berpuasa cenderung stabil dari tahun ke tahun.
Hal berbeda dialami oleh negara yang berada di belahan bumi utara dan bumi selatan yang mengalami “perubahan ekstrem”, yakni ketika ekspresi dominan cuek usang waktu berpuasa menjadi lebih singkat (kurang dari 12 jam) sedangkan ketika ekspresi dominan panas akan bertambah usang (lebih dari 12 jam).
Berikut ini ialah sampel data usang waktu berpuasa ketika di bumi belahan utara mengalami ekspresi dominan panas.
Negara | Lama berpuasa (jam) |
|---|---|
| 15 | |
| 8 | |
| 9 | |
| 14 | |
| Arktik | 22 |
| 9 (bagian selatan) 11 (bagian utara) | |
| 12 | |
| 18 | |
| 13 | |
| 15 | |
| 17 | |
| 15 | |
| 20 | |
| 20 | |
| 21 | |
| 20 | |
| 9 | |
| 20 |
Jadwal Imsak dan Buka Puasa bulan mulia 2019 (1440H) di Seluruh Indonesia
Baca juga « Tips Bulan Puasa Sehat – Cara Membuat Tubuh Bugar Saat Puasa bulan mulia » di: aciknadzirah.blogspot.com/tubuh-bugar-saat-puasa-ramadan/
Sumber: Suara Muhammadiyah

Banjarmasin Kalimantan Tengah -Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Bandung Jabar – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Bandung Jabar – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Banda Aceh – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Ambon Maluku – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Tanjung Selor – Kalimantan Utara -Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Surabaya Jawa Timur – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Sumatra Utara – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Semarang Jateng -Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Samarinda Kaltim – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Pontianak – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Palu Sulteng – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Palembang Sumatra Selatan – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Jayapura Papua – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Jakarta – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Palangkaraya Kalimantan Tengah – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Denpasar Bali – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Padang Sumatra Barat – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

NTT – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

NTB – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Mimika Papua Tengah – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Manokwari Papua Barat – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Manado Sulawesi Utara – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Mamuju Sulawesi Barat – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Makassar Sulawesi Selatan – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Kendari Sulawesi Tenggara – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019

Jogja – Jadwal imsak dan buka puasa ramadan 2019
Bacaan Lainnya
Cara Membuat Tubuh Tetap Bugar Pada Saat Puasa – Tips Puasa bulan mulia Sehat
Idul Adha – Hari Raya Haji – 10 Dzulhijjah
Sejarah Kerbau Kyai Slamet salah satu Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta
Cara Daftar Mahasiswa Baru Lewat SPAN PTKIN
Kutipan Quote Terkenal – Kata Bijak, Kata Mutiara
Syahadat Islam – Makna, Kandungan, Syarat, Asas, Perkara yang Membatalkan
Agama Islam – Pengertian, Sejarah, Tradisi, Hari Raya dan Besar
Kerajaan Islam- Kesultanan Palembang (1659–1823)
Sejarah Nusantara – Nama Kerajaan Islam Di Indonesia (1200-Sekarang)
Taj Mahal Makam Besar Berwarna Putih
Keraton di Indonesia – Kasepuhan Cirebon, Kasunanan Surakarta Hadiningrat – Solo, Keraton Yogyakarta, Mataram Islam
Di Dalam Seni Rupa Islam: Tulisan Arab Atau Kaligrafi
Mistik dan Interpretasi dalam Keagamaan – Penyebab Orang Menganut Paham Mistik
Sejarah, Tradisi, Resep Lezat Tumpeng & Praktis Dan Pasti Jadi!
Daftar Hari Besar / Penting Di Indonesia – Dari Bulan Januari Sampai Desember
Fakta Menara Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia
Masjid Terbesar Di Asia Tenggara Terletak Di Indonesia
Kepalan Tangan Menandakan Karakter Anda & Kepalan nomer berapa yang Anda miliki?
Gangguan Otak dan Sistem Saraf – Contoh Penyakit Sistem Saraf
Sel Saraf: Jenis, Fungsi, Struktur, Ciri-Ciri, Organel Penyusun Sel Saraf (Neuron)
18 Cara Membuat Otak Lebih Cerdas dan Lebih Cepat Berpikir
Sindrom Savant Kapasitas Kecerdasan Otak Luar biasa (Anak Pintar atau Anak Ajaib)
Narkoba – Contoh, Jenis, Pengertian, Efek jangka pendek dan panjang
Bahaya Pestisida Bagi Kesehatan dan Lingkungan
Stem Cell “Sel Punca” – Regenerasi Sel, Pengertian, Manfaat, Aplikasi Pengobatan
Apakah Produk Pembalut Wanita Aman?
Penyakit Difteri Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pencegahan
Penyakit Kusta Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pencegahan
Sakit Punggung: Penyebab, gejala, pencegahan dan perawatan
Penyebab Dan Cara Mengatasi Iritasi Atau Lecet Akibat Pembalut Wanita
Sistem Reproduksi Manusia, Hewan dan Tumbuhan
10 Cara Belajar Pintar, Efektif, Cepat Dan Praktis Di Ingat – Untuk Ulangan & Ujian Pasti Sukses!
TOP 10 Virus Paling Mematikan Manusia
Cara Mengenal Karakter Orang Dari 5 Pertanyaan Berikut Ini
Kepalan Tangan Menandakan Karakter Anda & Kepalan nomer berapa yang Anda miliki?

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter
Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai
Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar bila Anda mengunduh aplikasi kita!
Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon