Thursday, March 23, 2017

√ Elektrolit – Pengertian, Jenis, Ciri, Senyawa, Ionisasi, Badan Teladan Soal


Elektrolit


Elektrolit yaitu zat yang mengandung ion bebas dan berperilaku sebagai media konduktif listrik.

 


Pengertian dan perbedaan larutan elektrolit dan larutan nonelekrolit


Pengertian larutan


Larutan yaitu adonan homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut yaitu zat yang terdispersi ( tersebar secara merata ) dalam zat pelarut.


Zat terlarut mempunyai jumlah yang lebih sedikit dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan solute. Sedangkan zat pelarut yaitu zat yang mendispersi atau ( fase pendispersi ) komponen – komponen zat terlarut. Zat pelarut mempunyai jumlah yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut di sebut solvent.


Pengertian larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit


Larutan elektrolit yaitu larutan yang sanggup menghantarkan arus listrik dengan menunjukkan tanda-tanda berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelmbung gas dalam larutan .Larutan yang menunjukan tanda-tanda – tanda-tanda tersebut pada pengujian tergolong ke dalam larutan elektrolit.


Larutan nonelektrolit yaitu larutan yang tidak sanggup menghantarkan arus listrik dengan menunjukkan tanda-tanda berupa tidak ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada alat uji. Larutan yang menunjukan tanda-tanda – tanda-tanda tersebut pada pengujian tergolong ke dalam larutan nonelektrolit.


Jelaskan mengapa larutan elektrolit sanggup menghantarkan arus listrik?


Larutan elektrolit sanggup menghantarkan listrik lantaran mengandung ion-ion yang bergerak bebas. Larutan nonelektrolit tidak sanggup menghantarkan arus listrik lantaran tidak ada ion-ion yang bergerak bebas.


Arus listrik dihasilkan oleh fatwa muatan listrik. Arus listrik pada larutan sanggup terjadi lantaran gerakan ion-ion. Adapun ion-ion tersebut merupakan partikel positif dan partikel negatif.

 


Senyawa pembentuk larutan elektrolit


Senyawa yang dalam larutannya sanggup menghantarkan arus listrik berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar, lantaran senyawa-senyawa tersebut sanggup terionisasi ketika dilarutkan dalam air.


Senyawa ion


Senyawa ion tersusun dari ion-ion yang bentuknya padat dan kering. Ion-ion penyusun senyawa ion dalam pelarutnya akan bergerak bebas sehingga larutan ion sanggup menghantarkan arus listrik.


Senyawa ion dalam bentuk kristal, ion-ionnya tidak sanggup bergerak bebas sehingga tidak sanggup menghantarkan arus listrik.


Contoh senyawa ion adalah NaCl, KCl, NaOH dan KOH.


Senyawa kovalen polar


Senyawa kovalen polar apabila dilarutkan dalam air, maka akan terurai menjadi ion-ion. Hal tersebut disebabkan oleh ikatan kovalen pada senyawa tersebut gampang putus dalam pelarut air dan menghasilkan ion-ion.


Contohnya asam klorida (HCl), Amonia (NH3).

 


Elektrolit yaitu zat yang mengandung ion bebas dan berperilaku sebagai media konduktif li √ Elektrolit – Pengertian, Jenis, Ciri, Senyawa, Ionisasi, Tubuh  Contoh Soal

Larutan elektrolit dalam sebuah baterai. Sumber foto: Wikimedia Commons


 


Jenis – jenis larutan menurut daya hantar listrik


Ciri-ciri larutan elektrolit kuat



  1. Larutan elektrolit bisa menghantarkan listrik.

  2. Terjadi proses ionisasi (ion-ion terurai)

  3. Larutan elektrolitnya berpengaruh daya hantarnya.

  4. Terdapat gelembung gas

  5. Lampu menyala terang


Contoh larutan elektrolit kuat 










  1. Natrium Clorida (garam dapur)

    NaCl —> Na+ + Cl– 

  2. Natrium Hidroksida (soda api)

    NaOH —> Na+ + OH

  3. Asam Sulfat (asam mineral)

    H2SO4 —> H+ + SO42-

  4. Asam Clorida

    HCl —> H+ + Cl

  5. Kalium Clorida

    KCl —> K+ + Cl



Larutan elektrolit berpengaruh yaitu larutan yang banyak menghasilkan ion – ion lantaran terurai sempurna, maka harga derajat ionisasi (ά ) = 1. Banyak sedikit elektrolit menjadi ion dinyatakan dengan derajat ionisasi ( ά ) yaitu perbandingan jumlah zat yang menjadi ion dengan jumlah zat yang di hantarkan. Yang tergolong elektrolit berpengaruh yaitu :



  • Asam – asam kuat

  • Basa – basa kuat

  • Garam – garam yang gampang larut


Ciri – ciri daya hantar listrik larutan elektrolit berpengaruh yaitu lampu pijar akan menyala terang dan timbul gelembung – gelembung di sekitar elektrode. Larutan elektrolit berpengaruh terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit berpengaruh dalam pelarut air.


Senyawa elektrolit berpengaruh dalam air sanggup terurai tepat membentuk ion positif ( kation ) dan ion negatif (anion). Arus listrik merupakan arus electron.


Pada ketika di lewatkan ke dalam larutan elektrolit kuat, electron tersebut sanggup di hantarkan melalui ion – ion dalam larutan, menyerupai ddihantarkan oleh kabel. Akibatnya lampu pada alat uji elektrolit akan menyala. Elektrolit berpengaruh terurai tepat dalam larutan. Contoh : HCl, HBr, HI, HNO3, H2SO4, NaOH, KOH, dan NaCL.


Ciri-ciri Larutan Elektrolit Lemah 



  1. Larutan elektrolitnya bisa menghantarkan listrik namun lemah

  2. Terjadi proses ionisasi (ion-ion terurai)

  3. Larutan elektrolitnya lemah daya hantarnya

  4. Terdapat gelembung gas

  5. Lampu menyala redup


Contoh Elektrolit Lemah










  1. Asam Asetat (asam cuka)

    CH3COOH –> H+ + CH3COOH

  2. Hidrogen Sianida

    HCN –> H+ + CN

  3. Alumunium Hidroksida

    Al(OH)3 –> Al3+ + OH



Larutan elektrolit lemah yaitu larutan yang daya hantar listriknya lemah dengan harga derajat ionisasi sebesar 0 < ά > 1. Larutan elektrolit lemah mengandung zat yang hanya sebagian kecil menjadi ion – ion ketika larut dalam air. Yang tergolong elektrolit lemah yaitu :



  • Asam – asam lemah

  • Garam – garam yang sukar larut

  • Basa – basa lemah


Adapun larutan elektrolit yang tidak menunjukkan tanda-tanda lampu menyala, tetapi mengakibatkan gas termasuk ke dalam larutan elektrolit lemah. Contohnya yaitu larutan ammonia, larutan cuka dan larutan H2S.

 


Pengertian Larutan Non elektrolit


Larutan Nonelektrolit adalah larutan yang tidak sanggup menghantarkan arus listrik, hal ini disebabkan lantaran larutan tidak sanggup menghasilkan ion-ion. Berbeda dengan larutan elektrolit yang sanggup mengahasilkan arus listrik, larutan  non elektrolit sama sekali tidak sanggup menghasilkan arus listrik dikarenakan tidak ada ion-ion yang terurai. Larutan non elektrolit.


Ciri-ciri Larutan Nonelektrolit


Berikut ini yaitu ciri-ciri larutan nonelektrolit



  1. Tidak mengalami proses ionisasi

  2. Tidak sanggup menghantarkan listrik

  3. Tidak terdapat gelembung gas

  4. Lampu tidak menyala

  5. Tidak mempunyai daya hantar


Contoh Larutan Nonelektrolit










  1. (Glukosa) C6H12O6

  2. (Sukrosa) C12H22O11

  3. (Urea) CO(NH2)2

  4. (Etanol) C2H5OH



Larutan non elektrolit


Larutan non elektrolit yaitu larutan yang tidak sanggup menghantarkan arus listrik lantaran zat terlarutnya di dalam pelarut tidak sanggup menghasilkan ion – ion ( tidak mengion ). Yang tergolong jenis larutan ini yaitu larutan urea, larutan sukrosa, larutan glukosa, alcohol dan lain – lain.



Tabel pengujian daya hantar listrik beberapa larutan
























Larutan



Nyala Lampu



Gelembung Gas



Ada



Tidak ada



Ada



Tidak Ada


Larutan UreautanLarutan Anomia


Laruran HCL


Larutan Cuka


Air aki


Larutan alcohol


Air laut


Larutan H2S


Air Kapur


Larutan Glukosa














































 


Sifat Daya Hantar Listrik


Larutan tergolong ke dalam campuran homogen yang terdiri dari pelarut dan zat terlarut.


Pelarut -pelarut yang biasa dipakai yaitu air. Sedangkan zat terlarut terdiri dari banyak sekali senyawa ion maupun kovalen. sifat daya hantar listrik zat yang terlarut dalam air sanggup diketahui dengan uji nyala


Gambaran bentuk molekul elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan nonelektrolit





























Jenis larutanSifat dan pengamatan lainContoh senyawaReaksi ionisasi
Elektrolit kuat–   Terionisasi sempurna


–   Menghantarkan arus listrik


–   Lampu menyala terang


–   Terdapat gelembung gas

NaCl, NaOH, H2SO4, HCl, dan KClNaCl —> Na+ + Cl


NaOH —> Na+ + OH


H2SO4 —> H+ + SO42-


HCl —> H+ + Cl


KCl —> K+ + Cl

Elektolit lemah–   Terionisasi sebagian


–   Menghantarkan arus listrik


–   Lampu menyala redup


–   Terdapat gelembung gas

CH3COOH, N4OH, HCN, dan Al(OH)3CH3COOH –> H+ + CH3COOH


HCN –> H+ + CN


Al(OH)3 –> Al3+ + OH

Nonelektrolit–   Tidak terionisasi


–   Tidak menghantarkan arus listrik


–   Lampu tidak menyala


–   Tidak terdapat gelembung gas

C6H12O6


C12H22O11


CO(NH2)2


C2H5OH

C6H12O6


C12H22O11


CO(NH2)2


C2H5OH


 




 



Elektrolit Dalam Tubuh – Berbagai Elektrolit: Manfaatnya dan Dampaknya pada Tubuh


Cairan di dalam badan kita terdiri dari banyak zat, salah satunya yaitu elektrolit. Elektrolit ini mempunyai kiprah penting dalam fungsi badan kita. Apa sajakah itu?


Di dalam darah, urine, jaringan tubuh, dan cairan badan kita lainnya terdapat zat yang berjulukan elektrolit. Elektrolit merupakan mineral yang membawa muatan listrik, contohnya kalsium, klorida, magnesium, fosfat, kalium (potasium), dan natrium (sodium).


Elektrolit masuk ke dalam badan melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi. Zat kimia terkecil ini diharapkan oleh sel biar badan sanggup berfungsi dengan baik dan normal.


Tiap elektrolit tersebut memainkan kiprah penting dan spesifik dalam badan kita. Namun terkadang, jumlah elektrolit dalam badan kita bisa berkurang atau berlebih. Hal tersebut terjadi lantaran jumlah air dalam badan kita berubah, bisa disebabkan oleh kekurangan cairan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau menderita suatu penyakit. Yuk, kenali lebih dalam elektrolit-elektrolit yang ada dalam badan kita.

 


1. Sodium atau natrium


Sodium diharapkan badan untuk menjaga keseimbangan elektrolit, mengendalikan cairan dalam tubuh, memengaruhi tekanan darah, dan mengatur kontraksi otot dan fungsi saraf.


Berapa kadar sodium yang normal dalam darah?


Normalnya, kadar sodium dalam darah yaitu 135-145 milimol/liter (mmol/L).


Kelebihan sodium, atau disebut juga hipernatremia, biasanya terjadi lantaran kurang minum air; kehilangan cairan tubuh parah akhir pengeluaran cairan berlebihan, contohnya akhir muntah yang berkepanjangan, diare, berkeringat, atau gangguan ginjal dan  pernapasan; atau minum obat tertentu, contohnya kortikosteroid.


Kekurangan sodium, atau disebut juga hiponatremia


Sedangkan kekurangan sodium, atau disebut juga hiponatremia, sanggup terjadi lantaran badan kehilangan banyak cairan melalui keringat atau luka bakar; muntah atau diare; terlalu banyak mengonsumsi cairan; kecanduan alkohol; mengonsumsi obat tertentu menyerupai obat diuretik, obat kejang; menderita gizi buruk, kelainan tiroid, kelainan hipotalamus, kelainan kelenjar adrenal, gagal ginjal, gagal jantung, gagal hati, atau mengalami penyakit yang mengganggu hormon antidiuretik (SIADH).

 


2. Kalsium


Kalsium merupakan mineral penting yang dipakai oleh badan untuk menstabilkan tekanan darah, mengendalikan kontraksi otot rangka, membangun tulang dan gigi yang kuat, berperan dalam penghantaran impuls saraf dan gerakan otot, serta membantu proses pembekuan darah.


Kelebihan kalsium disebut hiperkalsemia


Kondisi ini bisa terjadi apabila kita menderita hiperparatiroidisme; penyakit ginjal; gangguan tiroid; penyakit paru-paru menyerupai tuberkulosis atau sarkoidosis; beberapa jenis kanker; mengonsumsi komplemen vitamin D, kalsium, atau antasida secara berlebihan; atau minum obat litium dan teofilin.


Sedangkan kekurangan kalsium sanggup disebabkan oleh gagal ginjal, hipoparatiroidisme, kekurangan vitamin D, pankreatitis, kanker prostat, gangguan pencernaan, dan obat tertentu termasuk heparin, obat osteoporosis, dan obat antiepilepsi.

 


3. Kalium atau potasium


Elektrolit yang satu ini berfungsi mengatur fungsi jantung dan tekanan darah, membantu hantaran rangsang saraf, kontraksi otot, kesehatan tulang, dan keseimbangan elektrolit; serta menjaga kesehatan saraf dan otot.


Dalam darah, jumlah kalium normal berada di kisaran 3,5-5 milimol/liter (mmol/L).


Kekurangan elektrolit ini disebut hipokalemia


Dapat terjadi pada orang yang mempunyai gangguan makan; menderita diare, muntah parah, atau dehidrasi; minum obat pencahar, diuretik, atau kortikosteroid. Sedangkan hiperkalemia adalah kondisi di mana jumlah kalium dalam darah berlebih, biasanya disebabkan oleh kehilangan cairan tubuh parah, gagal ginjal, asidosis berat, minum obat penurun tekanan darah atau diuretik, atau lantaran kadar hormon kortisol dalam badan terlalu rendah.

 


4. Klorida


Klorida diharapkan untuk membantu keseimbangan elektrolit atau cairan tubuh, menjaga asam/basa (pH) tubuh, dan penting untuk pencernaan.


Tubuh sanggup mengalami hipokloremia (kekurangan klorida)


Dapat berakibat gagal ginjal akut, terlalu banyak berkeringat, muntah, menderita gangguan makan, gangguan kelenjar adrenal, cystic fibrosis, atau lantaran disengat kalajengking.


Hiperkloremia yaitu kelebihan klorida


Sedangkan hiperkloremia (kelebihan klorida) bisa terjadi akhir kehilangan cairan tubuh parah, gangguan kelenjar paratiroid, gagal ginjal, atau menjalani cuci darah.


Berapa kadar klorida yang normal itu?


Kadar klorida yang normal yaitu 98-108 mmol/L.

 


5. Magnesium


Magnesium merupakan mineral elektrolit penting untuk produksi DNA dan RNA, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatur kadar glukosa darah, menjaga irama atau ritme jantung, serta berkontribusi pada fungsi saraf dan kontraksi otot. Magnesium juga sanggup memperbaiki kualitas tidur pada penderita insomnia.


Kelebihan magnesium atau hipermagnesemia


Biasanya terjadi pada pasien penyakit Addison atau penderita penyakit ginjal stadium akhir. Dan badan sanggup kekurangan magnesium (hipomagnesemia), biasanya lantaran gagal jantung, keringat berlebihan, diare kronis, gangguan pencernaan, kecanduan alkohol, atau minum obat menyerupai diuretik dan antibiotik.

 


6. Fosfat


Bersama dengan kalsium, fosfat bertugas menguatkan tulang dan gigi, serta membantu sel menghasilkan energi yang diharapkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan.


Kekurangan fosfat (hipofosfatemia)


Biasanya diakibatkan oleh kelenjar paratiroid yang terlalu aktif, kekurangan vitamin D, kelaparan, luka bakar parah, penyalahgunaan alkohol akut, atau obat-obatan tertentu.


Kelebihan fosfat (hiperfosfatemia)


Biasanya terjadi lantaran cedera otot parah, kelenjar paratiroid kurang aktif, gagal nafas, penyakit ginjal kronis, kadar kalsium rendah, sedang menjalani pengobatan kanker, dan minum obat pencahar yang mengandung fosfat secara berlebihan.

 


7. Bikarbonat


Mineral yang kadar normalnya 22-30 mmol/L ini berfungsi membantu badan mempertahankan pH yang sehat, mengatur kadar cairan badan dan mengatur fungsi jantung. Gangguan pada jumlah bikarbonat dalam darah bisa disebabkan oleh gangguan pernapasan, gagal ginjal, dan penyakit metabolik.


Gangguan elektrolit ringan bisa saja tidak mengakibatkan gejala. Gejala akhir gangguan elektrolit seringkali muncul ketika sudah masuk dalam derajat yang lebih berat.


Gejala-gejala yang sanggup terjadi gangguan elektrolit yaitu:



  • mual muntah

  • lemas

  • bengkak pada tubuh

  • detak jantung cepat (dada berdebar)

  • keram atau kelemahan otot

  • sakit kepala

  • kejang

  • penurunan kesadaran

  • koma


Mengingat bahwa kondisi ini sanggup disebabkan oleh banyak sekali faktor, penting untuk mendapat investigasi dan penanganan yang dini oleh dokter. Jika Anda mengalami gejala-gejala gangguan elektrolit segeralah datangi unit gawat darurat terdekat untuk mendapat pengobatan tepat.


Penyebab ketidakseimbangan cairan elektrolit


Ketidakseimbangan elektrolit terjadi pada banyak kategori diagnostik yang berbeda.


Paparan lingkungan animo panas yang keras, dengan kehilangan cairan tubuh yang dihasilkan, hanyalah salah satu pola dari akar penyebab potensial1; sayangnya, lebih banyak orang Australia yang terbunuh dari imbas jelek gelombang panas daripada semua ancaman alam lainnya, digabung.2


Namun, ini hanya penyebab potensial. Ada ratusan akar penyebab ketidakseimbangan cairan dan elektrolit lainnya, termasuk:



  • Pada anak-anak: penyebab utama kehilangan cairan tubuh dan ketidakseimbangan elektrolit pada belum dewasa yaitu gastroenteritis akut, suatu kelainan yang sanggup diobati secara efektif dengan rehidrasi oral.

  • Pada orang sampaumur yang lebih tua: salah satu alasan utama populasi yang lebih renta berisiko tinggi mengalami kehilangan cairan tubuh dan ketidakseimbangan elektrolit yaitu berkurangnya respons kehausan.

  • Pada atlet: Ketidakseimbangan elektrolit selama berolahraga berasal dari banyak sekali sumber. Anehnya, otot-otot yang bekerja tidak kehilangan kandungan air selama latihan; alih-alih, otot mengalami kehilangan cairan tubuh selama periode pemulihan segera sehabis latihan, mungkin dalam upaya mengembalikan volume plasma dan menstabilkan sistem kardiovaskular.


 




 


Contoh Soal dan Jawaban Elektrolit


1. Ion Ag+ dari larutan elektrolit AgCl dalam elekrolisis akan…


A. Melepas elektron ke anoda

B. Melepas elektron ke katoda

C. Menangkap elektron dari anoda

D. Menangkap ion negatif dari anoda

E. Menangkap elektron dari katoda



Jawab : e


Hantaran listrik pada larutan AgCl terjadi lantaran ion Agmenangkap elektron dari katoda.


2. Campuran antara air dan kopi bersifat sama dengan adonan antara air dan tanah…


A. Gula

B. Garam

C. Sirop

D. Tanah

E. Teh


Jawab : d

Kopi dan tanah sama-sama tidak larut dalam air.

 


3. Larutan yang mempunyai daya hantar listrik paling besar adalah…


A. HCl 0,1 M

B. C2H5OH  0,1 M

C. C2H5OH  0,1 M

D. HCOOH 0,1 M

E. K2SO4 0,1 M


Jawaban: a

Larutan HCl di dalam air terurai menjadi ion hidrogen bermuatan positif dan ion klorida bermuatan negatif.

 


4. Zat yang merupakan pelarut universal adalah…


A. Air

B. Eter

C. Alkohol

D. Benzena

E. Kloroform


Jawaban: a


Zat yang merupakan pelarut universal yaitu air.

 


5. Tentukan jumlah ion elektrolit-elektrolit dari CaCOadalah…


A. 1

B. 3

C. 2

D. 4

E. 5


Pembahasan:


CaCO3 Ca2+ + CO32-

Jumlah Ca2+ adalah 1

Jumlah CO32- adalah 1

Jumlah ion yaitu 2 (elektrolit biner).


Jadi, jawabannya yaitu C

 


6. Larutan natrium hidroksida mempunyai derajat ionisasi 1, artinya…


A. Tidak Terionisasi

B. Terionisasi sebagian

C. Terionisasi Sempurna

D. Tetap Berbentuk Moleku NaOH

E. Sebagian Membentuk ion Nadan OH


Jawaban : c


Karena elektrolit berpengaruh dalam air sanggup terionisasi tepat dengan derajat ionisasi=1. Banyak-sedikitnya elektrolit yang mengion dinyatakan derajat ionisasi atau derajat disosasi (α), yaitu perbandingan antara jumlah zat yang mengion dengan jumlah zat yang dilarutkan. Jika semu zat yang dilarutkan mengion, maka derajat ionisasinya= 0. Jadi, Batas-batas nilai derajat ionisasi (α) yaitu 0 ≤ α ≤ 1.

 


7. Larutan yang mempunyai daya hantar listrik terbesar adalah…


A. H2SO4 2 M

B. HCl 2,5M

C. MgSO4 1 M

D. MgCl1 M

E. CuCl1,5 M


Pembahasan:


A. H2SO4→ 2 H+ + SO42-

Jumlah ion yaitu 3.

Jumlah ion x M : 3 x 2 M = 6.


B. HCl→ H+ + Cl

Jumlah ion yaitu 2.

Jumlah ion x M : 2 x 2,5 M = 5.


C. MgSO→ Mg2+ + SO42-

Jumlah ion yaitu 2.

Jumlah ion x M : 2 x 2 M = 4.


D. MgClà Mg2+ + 2 Cl

Jumlah ion yaitu 3.

Jumlah ion x M : 3 x 1 = 3.


E. CuCl→ Cu2+ + 2 Cl

Jumlah ion yaitu 3.

Jumlah ion x M : 3 x 1,5 M = 4,5.


Jawaban: a

 


8. Gula pasir dan garam dapur masing-masing sebanyak satu sendok makan dimasukkan ke dalam segelas air kemudian diaduk. Zat terlarut dalam larutan tersebut adalah…


A. Air

B. Gula pasir saja

C. Garam dapur saja

D. Gula pasir dan garam dapur

E. Larutan gula pasir dan garam dapur



Jawab : d


Gula pasir dan garam dapur sama-sama larut dalam air, sehingga disebut zat terlarut. Sedangkan air yaitu zat pelarutnya.


 


9. Perhatikan beberapa larutan berikut!

a) H2C2O42M

b) Sr(OH) 2M

c) K2So4 2M

d) CO(NH)2 2M


Pasangan larutan yang diperkirakan mempunyai daya hantar listrik sama berpengaruh adalah…


A. (1) dan (3)

B. (1) dan (4)

C. (2) dan (3)

D. (2) dan (4)

E. (3) dan (4)


Pembahasan :


Larutan yang mempunyai daya hantar listrik yang berpengaruh yaitu larutan yang senyawanya berikatan dengan ion.Ciri yang paling gampang untuk memilih senyawa ionic yaitu tersusun dari atom golongan logam dan non logam. Pada larutan di atas yang merupakan senyawa ion yaitu nomor 2 dan 3 lantaran terdapat logam Sr ( stronsium ) dan K (kalium).


Jadi, pasangan larutan yang mempunyai daya hantar listrik yang sama berpengaruh yaitu nomor 2 dan 3.

 


10. Larutan natrium hidroksida mempunyai derajat ionisasi 1, artinya…


A. Tidak terionisasi

B. Terionisasi sebagian

C. Terionisasi sempurna

D. Tetap berbentuk molekul NaOH

E. Sebagian membentuk ion Na+ dan OH


Jawab : c

elektrolit berpengaruh dalam air sanggup terionisasi tepat dengan derajat ionisasi=1.


11. Diketahui beberapa zat berikut:

1) Garam dapur

2) Gula pasir

3) Asam cuka


Berdasarkan sifat daya hantar listriknya, urutan larutan-larutan zat tersebut dari yang non elektolit ke yang lemah dan ke yang berpengaruh ditunjukan oleh nomor…


A. 1,2, dan 3

B. 1,3, dan 2

C. 2,1, dan 3

D. 2,3, dan 1

E. 3,2, dan 1


Jawab : d

Gula pasir = non elektrolit

Asam cuka = elektrolit lemah

Garam dapur = elekrolit kuat

 


12. Gula pasir (sukrosa) di dalam air tetap sebagai molekul sukrosa (C12H22O11). Peristiwa ini menunjukan bahwa sukrosa bersifat…


A. Nonelektrolit

B. Elektrolit kuat

C. Elektrolit lemah

D. Menyalakan lampu

E. Menghantarkan listrik


Jawab : a

Gula pasir dalam air tidak terionisasi, sehingga tidak ada ion dalam larutan. Akibatnya, larutan gula tidak sanggup menghantarkan listrik / nonelektrolit.

 


13. Senyawa di bawah ini yang merupakan elektrolit kuarterner adalah…


A. HCl

B. AlCl3

C. MgSO4

D. H2SO4

E. K2SO4


Pembahasan


A. HCl→H+ + Cl

Jumlah H+ adalah 1

Jumlah Cl adalah 1

Jumlah ion 2. Merupakan elektrolit biner.


B. AlCl3→Al3+ + 3 Cl

Jumlah Al3+ adalah 1

Jumlah Cl adalah 3

Jumlah ion 4. Merupakan elektrolit kuarterner.


C. MgSO→ Mg2+ + SO42-

Jumlah Mg2+ adalah 1

Jumlah SO42- adalah 1

Jumlah ion 2. Merupakan elektrolit biner.


D. H2SOà 2 H+ + SO42-

Jumlah H+ adalah 2

Jumlah SO42- adalah 1

Jumlah ion 3. Merupakan elektrolit terner.


E. K2SO4→ 2 K+ + SO42-

Jumlah K+ adalah 2

Jumlah SO42- adalah 1

Jumlah ion 3. Merupakan elektrolit terner.


Jawaban: b.

 


14. Arus listrik sanggup mengalir melalui elektrolit karena…


A. Munculnya gelembung gas

B. Lampu menyala ketika listrik dialirkan

C. Arus mengalir dari kutub positif ke kutub negatif

D. Larutan elektrolit tetap terbentuk molekul

E. Terdapat ion-ion di dalam larutan yang sanggup bergerak bebas


Jawab : c

Arus listrik sanggup mengalir melalui elektrolit lantaran arus mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.


15. Berikut ini berupa larutan




  1. NaCl




  2. CH3COOH




  3. C2H5OH




  4. H2SO4




  5. HCN




Maka larutan yamg bersifat Elektrolit lemah adalah…


A. 2 dan 3

B. 1 dan 5

C. 3 dan 4

D. 1 dan 4

E. 2 dan 5


Jawaban:


E. 2 dan 5


Pembahasan:


Larutan elektrolit sanggup menghantarkan listrik lantaran mengandung ion-ion yang bergerak.


Sifat-sifat larutan elektrolit lemah



  1. Terion sebagian ɑ < 1

  2. Daya hantar lemah

  3. Uji elektrolit: nyala redup atau tidak menyala tetapi ada gelembung

  4. Berupa senyawa kovalen polar yang terion sebagian


Contoh: CH3COOH, NH3, NH4OH, HCN, NH4Cl

 


16. Kristal senyawa ionik mempunyai ion-ion yang tidak sanggup bergerak bebas. Ion-ion tersebut sanggup bergerak bebas jika…


A. Didinginkan

B. Dikristalkan

C. Dilelehkan

D. Diendapkan

E. Dibekukan


Jawab : c

Karena dalam bentuk padatan, senyawa ion mempunyai susunan mampat dan rapat sehingga tidak sanggup bergerak bebas. Dengan demikian, padatan senyawa ion tidak sanggup menghantarkan listrik. Senyawa ion sanggup menghantarkan listrik kalau dilelehkan atau dilarutkan dalam air. Hal ini terjadi lantaran dalam bentuk lelehan atau larutan, ion-ionnya sanggup bergerak bebas.

 


17. HCl cair tidak sanggup menghantarkan listrik, sedangkan larutan HCl sanggup menghantarkan listrik. Berdasarkan fakta tersebut sanggup disimpulkan bahwa…


A. Air mengakibatkan perubahan pada kekuatan arus listrik

B. Arus listrik akan mengalir kalau ada air sebagai mediumnya

C. HCl cair berikatan kovalen, sedangkan larutan HCl merupakan senyawa berikatan ion

D. HCl cair tidak terionisasi, tetapi kalau dilarutkan ke dalam air akan terionisasi

E. Adanya air mengubah HCl yang semula berikatan ion menjadi berikatan kovalen


Jawab : d

HCl cair tidak terionisasi, tetapi kalau dilarutkan ke dalam air akan terionisasi.

 


18. Data hasil pengamatan terhadap bebrapa larutan sebagai berikut:



































LarutanBola LampuPengamatan Lain
1Tidak menyalaAda gelembung
2MenyalaAda gelembung
3Tidak menyalaTidak ada gelembung
4MenyalaAda gelembung
5Tidak menyalaTidak ada gelembung

 


Larutan yang bersifat elektrolit ditunjukan oleh nomor…


A. 1,2 dan 3

B. 1,2 dan 4

C. 2,3 dan 4

D. 2,4 dan 5

E. 1,3 dan 5



Jawab : b

Larutan 1 bola lampu tidak menyala tetapi terdapat gelembung, berarti larutan tersebut elektrolit lemah. Sedangkan larutan 2 dan 4 bola lampu menyala dan terdapat gelembung, berarti kedua larutan tersebut elektrolit.

 


19. Larutan yang mempunyai daya hantar listrik paling besar adalah…


A. HCl 0,1 M

B. C2H5OH  0,1 M

C. NH4OH 0,1 M

D. HCOOH 0,1 M

E. K2SO4 0,1 M


Jawab : a

Larutan HCl di dalam air terurai menjadi ion hidrogen bermuatan positif dan ion klorida bermuatan negatif.


20. Berikut beberapa sifat Larutan




  1. Terionisasi Sempurna




  2. Menghantarkan arus listrik




  3. Lampu menyala terang




  4. Terdapat gelembung gas




 


20. Berdasarkan data diatas, sanggup disimpulkan bahwa larutan tersebut bersifat…


A. Larutan Elektrolit kuat

B. Larutan elektrolit lemah

C. Larutan Non-elektrolit

D. Larutan Elektrolit

E. Larutan Buffer


Jawaban:


a. Larutan Elektrolit Kuat


Pembahasan:


Larutan Elektrolit Kuat adalah


Sifat-sifat Larutan Elektrolit Kuat



  1. Terionisasi sempurna

  2. Menghantarkan arus listrik

  3. Lampu menyala terang

  4. Terdapat gelembung gas


 


21. Elektrolit lemah mempunyai daya hantar yang jelek , karena…


A. Terdapat gelembung gas.

B. Terionisasi sempurna

C. Terionisasi sebahagian

D. Lampu menyala terang

E. Menghantarkan arus listrik


Jawaban: C


Dalam elektrolit lemah terdapat gelembung gas , lampu menyala terang dan menghantarkan arus listrik tapi tidak terionisasi tepat .


Daya hantarnya jelek dan mempunyai derajat ionisasi (kemampuan mengurai menjadi ion2nya) kecil.Makin sedikit yang terionisasi, makin lemah elektrolit tersebut.


Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya reaksi berjadal dua arah…di satu sisi terjadi peruraian dan di sisi lain terbentuk kembali ke bentuk senyawa mula2.

 


22. Berikut merupakan ionisasi yang terjadi pada senyawa H2SO4. Ionisasi yang benar adalah…


A. H2SO4 → H2 + SO4

B. H2SO4 → H2 + SO42-

C. H2SO4 → 2H+ + SO42-

D. H2SO4 → 2H2 + SO4

E. H2SO4 → 2H2 + S + O2


Jawab : c


H2SO4 → 2H+ + SO42-


 


23. Larutan Elektrolit sanggup menghantarkan arus listrik karena…


A. Di dalam suatu larutan tersebar molekul-molekul

B. Atom-atomnya terdistribusi merata

C. Terdapat ion-ion yang bergerak bebas

D. Molekul-molekunya meyerap electron

E. Molekul-molekulnya menyerap arus listrik


Jawaban : C.


Pada tahun 1887, seorang ilmuwan dari swedia yang berjulukan svante august Arrhenius mengemukakan sebuah teori yang sanggup menjelaskan alasan mengapa larutan elektrolit sanggup menghantarkan arus listrik yaitu lantaran didalam larutan elektrolit tersebut terdapat ion-ion yang sanggup bergerak bebas. Sehingga ion-ion inilah yang sanggup menghantarkan arus listrik.


24. Senyawa yang berikatan kovalen polar manakah yang sanggup menghantarkan arus listrik?


A. HCl,

B. HBr

C. HI,

D. NH3


Jawab: a


Kalau kita perhatikan, bahwa hanya HCl yang  merupakan senyawa kovalen di atom bersifat polar, pasangan elektron ikatan tertarik ke atom Cl yang lebih elektronik negatif dibanding dengan atom H. Sehingga pada HCl, atom H lebih positif dan atom Cl lebih negative.


Jadi walaupun molekul HCl bukan senyawa ion, kalau dilarutkan ke dalam air maka larutannya sanggup menghantarkan arus listrik lantaran menghasilkan ion-ion yang bergerak bebas.Jadi ikatan kovalen polar di dalam air bisa terurai menjadi ion2 penyusunnya.


Jadi, senyawa HCl lah yang lebih berikatan kovalen polar yang sanggup menghantarkan lostrik.

 


25. Gas yang dihasilkan ketika penghantaran listrik dilakukan memakai larutan HCl adalah…


A. Klorin

B. Iodin

C. Bromin

D. Karbon monoksida

E. Karbon dioksida


Jawaban: a

Gas yang dihasilkan ketika penghantaran listrik dilakukan memakai larutan HCl yaitu gas klorin dan gas hidrogen.

 


26. Larutan yang mengakibatkan lampu tidak menyala dan tidak muncul gelembung gas disekitar elektroda ketika dilakukan uji dengan alat uji elektrolit adalah…


A. NaOH

B. H2SO4

C. HCOOH

D. CH3COOH

E. C2H5OH


Jawab : e


Larutan C2H5OH tidak terurai menjadi ion-ion ketika dilarutkan sehingga tidak adapat menghantarkan listrik.


 


27. Di bawah ini yang sanggup menghantarkan listrik paling baik badalah…


A. Larutan gula 0,1 M

B. Larutan asam asetat 0,1 M

C. Larutan asam asetat 1 M

D. Larutan NaCl 0,1 M

E. Larutan NaCl 1 M


Jawaban : E


NaCl yaitu senyawa ion, kalau dalam keadaan kristal sudah sebagai ion-ion, tetapi ion-ion itu terikat satu sama lain dengan rapat dan kuat, sehingga tidak bebas bergerak.


Jadi dalam keadaan kristal (padatan) senyawa ion tidak sanggup menghantarkan listrik, tetapi kalau garam yang berikatan ion tersebut dalam keadaan lelehan atau larutan, maka ion-ionnya akan bergerak bebas, sehingga sanggup menghantarkan listrik.


Pada ketika senyawa NaCl dilarutkan dalam air, ion-ion yang tersusun rapat dan terikat akan tertarik oleh molekul-molekul air dan air akan menyusup di sela-sela butir-butir ion tersebut (proses hidasi) yang hasilnya akan terlepas satu sama lain dan bergerak bebas dalam larutan.


Dan semakin besar koefisiennya maka semakin besar daya hantar listriknya.


Jadi tanggapan nya yaitu NaCl 1 M.

 


28. Salah satu faktor yang memengaruhi daya hantar listrik larutan elektrolit adalah…


A. Bola lampu

B. Sumber arus listrik

C. Volume larutan elektrolit

D. Konsentrasi larutan elektrolit

E. Jumlah air dalam larutan elektrolit


Jawab : d

Salah satu faktor yang memengaruhi daya hantar listrik larutan elektrolit yaitu konsentrasi larutan elektrolit.

 


29. Anion yang terbentuk kalau CuCl2 terionisasi di dalam air adalah…


A. Cu+

B. Cu2+

C. Cl

D. Cl2+

E. Cl2-


Jawab : c


CuCl2 → Cu2+  + Cl

Anion yang terbentuk yaitu Cl

 


30. Pada penghantaran listrik melalui larutan ZnBr2, ion Br akan melepaskan elektron ke…


A. Anoda

B. Katoda

C. Anion

D. Kation

E. Elektroda


Jawab : a


Pada penghantaran listrik melalui larutan ZnBr2, ion Br akan melepaskan elektron ke anoda dengan menghasilkan gas bromin.


 


31. Derajat ionisasi larutan gula dan larutan alkohol besarnya sama yaitu…


A. 0

B. 0,25

C. 0,5

D. 0,75

E. 1


Jawab : a


Larutan gula dan larutan alkohol mempunyai derajat ionisasi yaitu 0. Karena kedua larutan tersebut tidak terurai menjadi ion-ion ketika dilarutkan dalam air.


 


32. Suatu larutan kalau diuji dengan alat penguji elektrolit menunjukan adanta nyala lampu yang terang dan timbulnya gelembung gas. Larutan tersebut kemungkinan merupakan campuran…


A. Gula dan air

B. Urea dan air

C. Sirop dan air

D. Asam cuka dan air

E. Garam dapur dan air


Jawab : e


Garam dapur + air yaitu adonan elektrolit kuat. Karena ion-ionnya terionisasi sempurna.


 


33. Manakah yang lebih berpengaruh larutan elektrolit di bawah ini?


A. Hcl 1M

B. F2,

C. Cl2,

D. Br2

E. Hcl 3M


Jawab: e


Bila kita lihat HCl, F2, Cl2, Br2, yaitu ikatan kovalen polar, namun hanya hcl lah yang sanggup menghantarkan listrik , nah, kita lihat pula ada 2 Hcl berbeda konsentrasinya.bila sama jenisnya (sama2 elektrolit lemah atau sama2 elektrolit kuat) kekuatan larutan elektrolit ditentukan oleh konsentrasinya…semakin besar konsentrasi maka semakin besar kekuatannya. lantaran semakin banyak yang mengion.


Maka jawabannya yaitu Hcl 3 M.

 



Bacaan Lainnya



 


Elektrolit yaitu zat yang mengandung ion bebas dan berperilaku sebagai media konduktif li √ Elektrolit – Pengertian, Jenis, Ciri, Senyawa, Ionisasi, Tubuh  Contoh Soal

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com


 


Elektrolit yaitu zat yang mengandung ion bebas dan berperilaku sebagai media konduktif li √ Elektrolit – Pengertian, Jenis, Ciri, Senyawa, Ionisasi, Tubuh  Contoh Soal

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter


 





 


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar kalau Anda mengunduh aplikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan isu yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!






Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda mempunyai penyakit atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter atau hebat medis untuk menangani kondisi kesehatan Anda.



Sumber bacaan: Siyavula, NCBI, Ausmed


                                     


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz |Matematika|IPA | Geografi & Sejarah|Info Unik|Lainnya









Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon