Thursday, March 30, 2017

√ Google Brain: Memperjelas Foto Kabur Menyerupai Di Film Sekarang Benar-Benar Nyata

Mungkin kau pernah menonton film fiksi ilmiah atau film aksi. Seperti seorang engineer di lab CIA menangkap sebuah foto sasaran yang terlihat samar dari kejauhan, kemudian mereka zoom maka terlihat jelaslah wajah sasaran tersebut. Mungkin terlihat logis kalau foto tersebut beresolusi tinggi. Tapi bagaimana kalau foto tersebut beresolusi rendah.


Google Brain selama beberapa bulan terakhir telah mengerjakan sejumlah proyek yang menarik salah satunya proyek mereka memakai jaringan syaraf (neural networks) untuk meningkatkan kualitas gambar. Dan kini tampaknya dongeng menyerupai film-film fiksi ilmiah tersebut mulai menjadi kenyataan.


Project Google Brain terbaru bisa mengambil gambar 8×8 pixelated, kemudian menambahkan detail yang mungkin terlihat mustahil sebelumnya. Namun berkat tunjangan dua jaringan syaraf yang disebut conditioning dan prior network semuanya menjadi mungkin. Conditioning network memakai database besar Google dan mencoba mencocokkan foto 8×8 pixelated dengan foto-foto lain yang bisa ditemukan. Google Brain menyusutkan gambar ke foto 8×8 dan berupaya memetakan item original dengan yang lainnya dari internet.


Sementara jaringan syaraf kedua yaitu prior network memakai sesuatu yang disebut dengan PixelCNN untuk menebak dan menambahkan pixel ke foto orisinil 8×8. Google Brain dipercaya bisa memilih pixel apa yang ditambahkan sesudah dianalis dengan jutaan foto resolusi tinggi dengan detail yang sama didalamnya. Jadi, aktivitas akan melihat foto-foto wajah orang kemudian memperbesar gambar original 8×8. Program sanggup memilih pixel apa yang ditambahkan menurut dengan foto yang diselidiki.


This slideshow requires JavaScript.


Namun, ArsTechnica menyampaikan pixel yang ditambahkan tidak benar-banar nyata. Program Google Brain tidak menyabutkan bagaimana mengambil pixel yang hilang. Semua detail yang ditambahkan yakni bab dari sesuatu yang diesbut “hallucinations” dimana ini hanya istilah untuk pixel yang ditambahkan diduga dibentuk oleh aktivitas komputer.


Masa depan dari project yang dikerjakan oleh Google Brain ini masih belum diketahui. Namun bukan mustahil dimasa depan teknologi ini menjadi biasa dimasa depan, dimana foto atau gambaran gambar yang kabur sanggup dengan gampang diperjelas.


Google Brain dan DeepMind adalah dua anak perjuangan dari Alphabet dibidang penelitian deep learning. Seperti DeepMind tahun kemudian menciptakan AI berjulukan AlphaGo yang berhasil mengalahkan pemain terbaik dunia dalam permainan Go dengan score 4-1.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon