Monday, March 27, 2017

√ Google Rilis Tensorflow 1.0, Platform Machine Learning Versi Ini Lebih Siap Untuk Kebutuhan Produksi

Google Rilis TensorFlow 1.0 – TensorFlow, perangkat lunak opensource untuk machine learning yang telah dipakai banyak produk Google menyerupai Google Translate untuk menciptakan hasil terjemahan jadi lebih baik, Gmail untuk Smart Reply untuk memprediksi balasan akhir email, machine learning dipakai untuk mendiagnosa penyakit diabetic retinopathy, machine learning untuk menciptakan karyaseni ilustrasi dari musik, machine learning dipakai untuk mengoptimalkan kinerja prosesor Qualcomm, dan masih banyak lagi.


Sekarang TensorFlow telah rilis versi 1.0. Rilis versi 1.0 ini diumumkan sebagai bab dari event TensorFlow Developer Summit yang diselanggarakan kemarin. Google menyampaikan ada tiga hal utama untuk rilis ini, lebih cepat, lebih fleksibel dan lebih siap untuk kebutuhan produksi. Versi ini menerima banyak perbaikan dari sisi performace, modul API gres sebagai bab dari high-level API untuk TensorFlow dan menjanjikan kestabilan API Python.


It’s faster: TensorFlow 1.0 sangat cepat! XLA menempatkan dasar untuk peningkatan kinerja yang lebih dimasa depan, dan tensorflow.org kini memuat tips dan trik untuk melaksanakan tuning model kau untuk mencapai kecepatan maksimum. Kami akan segera menerbitkan pembaharuan implementasi dari beberapa model terkenal untuk menawarkan bagaimana mengambil laba dari TensorFlow 1.0 termasuk mempercepat 7.3x pada 8 GPU untuk Inception v3 dan mempercepat 58x untuk pendistribusian Inception v3 pada 64 GPU!


It’s more flexible: TensorFlow 1.0 memperkenalkan high-level API untuk TensorFlow, dengan dengan tf.layers, tf.metrics, dan modul tf.losses. Kami juga telah mengumumkan masuknya modul tf.keras gres yang menyediakan kompabilitas penuh dengan Keras, library jaringan syaraf high-level terkenal lainnya.


It’s more production-ready than ever: TensorFlow 1.0 menjanjikan stabilitas API Python (detailnya disini), sehingga lebih gampang untuk menerapkan fitur gres tanpa khawatir merusak instruksi kau yang telah ada.


Ada beberapa perubahan lain di versi ini, Google menyampaikan “Python API telah diubah lebih menyerupai dengan NumPy”, ada API eksperimental gres untuk bahasa Java dan Go, dan juga demo gres Android untuk deteksi objek dan lokalisasi.



Lebih lengkap mengenai rilis ini sanggup kau lihat di tautan ini.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon