Wednesday, March 15, 2017

√ Karakteristik Akuntansi Perusahaan Dagang

Karakteristik Akuntansi Perusahaan Dagang - Kali ini kta akan membahasa perihal Karakteristik Akuntansi Perusahaan Dagang - Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya, perusahaan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu perusahaan jasa, perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur/industri

Perusahaan jasa ialah perusahaan yang menjual produk yang tidak terlihat (menjual produk yang abstrak). Sedangkan perusahaan dagang ialah perusahaan menjual produknya tanpa mengolah terlebih dahulu produk yang di jualnya. Dan perusahaan manufaktur/industri ialah perusahaan yang menjual produk sesudah melewati proses pengolahan sebelumnya.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas perihal karakteristik dari perusahaan dagang, yaitu sebagai berikut:

1.  Definisi Perusahaan Dagang
Perusahaan dagang ialah perusahaan yang bergerak dibidang membeli barang dagangan dan menjualnya kembali tanpa merubah bentuk dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan (laba).
Sedangkan barang dagangan (merchandise inventory) ialah barang yang dibeli perusahaan untuk dijual kembali.  Dari klarifikasi tersebut sanggup disimpulkan bahwa acara utama perusahaan dagang ialah membeli dan menjual barang dagangan tanpa merubah barang.

2. Ciri ciri Perusahaan Dagang 
Hal kedua dari karakteristik perusahaan dagang ialah ciri ciri utamanya. Ciri ciri perusahaan dagang ialah dilihat dari dua hal yaitu perjuangan yang dilakukan dan acara akuntansinya.
a.  Usaha yang dilakukan
Perusahaan Dagang ialah membeli barang dagang dan menjualnya tanpa mengadakan perubahan (pengolahan) terlebih dahulu.
Contoh Perusahaan Dagang yang cukup dikenal ialah PT Matahari Putra Prima, pemilik rantai toko Matahari.
b.  Kegiatan akuntansi
Menggunakan Akun Persediaan Barang Dagang.
Ada penghitungan harga pokok penjualan.
Laporan laba-rugi sanggup memakai bentuk single step (langsung) dan multiple  step (bertahap).

3. Transaksi Perusahaan Dagang
Ada beberapa transaksi yang terjadi hanya di perusahaan dagang. Transaksi transaksi ini merupakan ciri ciri dari perusahaan dagang. Beberapa transaksi transaksi yang hanya terjadi di perusahaan dagang yaitu :
-Membeli barang dagang secara kredit.
-Membeli barang dagang secara tunai.
-Mengembalikan barang dagang.
-Menerima potongan pembelian.
-Membayar atau mendapatkan penghitungan biaya angkut pembelian.
-Menjual barang dagang secara kredit.
-Menjual barang dagang secara tunai.
-Menerima kembali barang dagang yang telah dijual.
-Memberi potongan penjualan

4. Akun akun Perusahaan Dagang
Dalam perusahaan dagang,  akun-akun yang biasanya dijumpai antara lain :
a.     Akun Pembelian  ialah akun yang digunakan untuk membeli barang dagangan baik secara tunai maupun secara kredit.
b.     Akun Penjualan  ialah akun yang digunakan untuk menjual barang dagangan baik secara tunai maupun secara kredit.
c.      Akun Retur pembelian dan pengurangan harga ialah akun untuk mengembalikan sebagian barang yang telah dibeli kepada penjual sebab rusak atau tidak sesuai dengan pesanan.
d.     Akun Retur penjualan dan pengurangan harga ialah akun untuk mendapatkan kembali sebagian barang yang telah dijual dari pembeli sebab rusak atau tidak sesuai dengan pesanan.
e.     Akun  Utang dagang ialah akun untuk mencatat timbulnya utang dagang dan pelunasan  kewajiban atas pembelian secara kredit.
f.       Akun Piutang dagang ialah akun untuk mencatat timbulnya piutang dagang dan penerimaan  pelunasan piutang atas penjualan secara kredit.
g.     Akun Potongan pembelian ialah akun untuk mencatat potongan yang diterima pembeli sebab melunasi utang dalam masa potongan.
h.     Akun Potongan penjualan ialah akun untuk mencatat potongan yang diberikan oleh penjual sebab mendapatkan pelunasan piutang dalam masa potongan
i.       Akun Beban angkut pembelian ialah akun untuk mencatat timbulnya beban angkut yang ditanggung pembeli.
j.       Akun Beban angkut penjualan ialah akun untuk mencatat beban angkut untuk mengirim barang yang ditanggung oleh penjual.

5. Syarat Pembayaran Perusahaan Dagang 
Syarat pembayaran ialah perjanjian antara penjual dan pembeli untuk pembayaran barang-barang dagang yang dibeli. Dengan demikian, batas antara pembelian tunai dan pembelian kredit menjadi jelas.

Beberapa Syarat pembayaran yang lazim digunakan dalam transaksi ialah sebagai berikut

Syarat Pembayaran
Artinya

2/10, n/30.
jika pembayaran dilakukan dalam jangka waktu sepuluh hari atau kurang akan menerima potongan 2%, dan pembayaran neto faktur paling lambat 30 hari
Syarat 2/10, 1/15, n/30
jika pembayaran dilakukan dalam jangka waktu 10 hari atau kurang akan menerima potongan 2%. Tetapi kalau pembayaran dilakukan sesudah lewat batas 10 hari hingga 15 hari, akan menerima potongan 1%. Pembayaran neto faktur paling lambat 30 hari.
n/60
pembayaran dilakukan selambat-lambatnya 60 hari sesudah tanggal transaksi jual beli.
EOM
harga neto faktur harus dibayar pada tamat bulan atau pada bulan di mana transaksi penjualan itu terjadi.

6. Syarat Penyerahan Barang
Syarat penyerahan barang merupakan suatu hal yang perlu disepakati oleh pembeli dan penjual.Syarat penyerahan amat penting sebab menyangkut biaya pengangkutan (pengiriman) dan risiko barang pada ketika pengangkutan. Syarat mengatur siapa yang membayar biaya angkut dan siapa yang menanggung risiko atas barang tersebut mulai dari gudang penjual hingga gudang pembeli. Syarat penyerahan barang yang umum digunakan ialah FOB shipping point dan FOB destination point.

Syarat Penyerahan Barang
Penanggung Beban Angkut
Pencatatan Transaksi
FOB Shipping Point
pembeli
transaksi dianggap telah terjadi dan sanggup dibukukan semenjak ketika barang diserahkan dari gudang penjual
FOB Destination Point
penjual
transaksi dianggap sah kalau barang telah diserahkan oleh penjual di gudang pembeli.

Demikianlah pembahasan singkat perihal Karakteristik Akuntansi Perusahaan Dagang, supaya bermanfaat....


Sumber http://www.ekonomi-holic.com


EmoticonEmoticon