Thursday, March 2, 2017

√ Mesin Las – Jenis-Jenis Las Busur Listrik, Dampak Dan Cara Memilih Besarnya Arus Listrik Pada Mesin Las

Penjelasan Las Listrik


Las listrik yaitu salah satu cara menyambung logam dengan jalan memakai nyala busur listrik yang diarahkan ke permukaan logam yang akan disambung.


Pada cuilan yang terkena busur listrik tersebut akan mencair, demikian juga elektroda yang menghasilkan busur listrik akan mencair pada ujungnya dan merambat terus hingga habis. Logam cair dari elektroda dan dari sebagian benda yang akan disambung tercampur dan mengisi celah dari kedua logam yang akan disambung, kemudian membeku dan tersambunglah kedua logam tersebut.

 


Jenis-jenis mesin las busur listrik


Mesin las yang ada pada unit peralatan las menurut arus yang dikeluarkan pada ujung-ujung elektroda dibedakan menjadi beberapa macam.


1. Mesin las arus bolak-balik (Mesin AC)


Mesin memerlukan arus listrik bolak-balik atau arus AC yang dihasilkan oleh pembangkit listrik, listrik PLN atau generator AC, sanggup dipakai sebagai sumber tenaga dalam proses pengelasan. Besarnya tegangan listrik yang dihasilkan oleh sumber pembangkit listrik belum sesuai dengan tegangan yang dipakai untuk pengelasan.


Bisa terjadi tegangannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga besarnya tegangan perlu diubahsuaikan terlebih dahulu dengan cara menaikkan atau menurunkan tegangan. Alat yang dipakai untuk menaikkan atau menurunkan tegangan ini disebut transformator atau trafo. Kebanyakan trafo yang dipakai pada peralatan las yaitu jenis trafo step-down, yaitu trafo yang berfungsi menurunkan tegangan. Hal ini disebabkan kebanyakan sumber listrik, baik listrik PLN maupun listrik dari sumber yang lain, mempunyai tegangan yang cukup tinggi, padahal kebutuhan tegangan yang dikeluarkan oleh mesin las untuk pengelasan hanya 55 volt hingga 85 volt.


Transformator alat las


Transformator yang dipakai pada peralatan las mempunyai daya yang cukup besar. Untuk mencairkan sebagian logam induk dan elektroda dibutuhkan energi yang besar, lantaran tegangan pada cuilan terminal kumparan sekunder hanya kecil, maka untuk menghasilkan daya yang besar perlu arus besar. Arus yang dipakai untuk peralatan las sekitar 10 ampere hingga 500 ampere. Besarnya arus listrik sanggup diatur sesuai dengan keperluan las. Untuk keperluan daya besar diharapkan arus yang lebih besar pula, dan sebaliknya.


2. Mesin las arus searah (Mesin DC)


Arus listrik yang dipakai untuk memperoleh nyala busur listrik yaitu arus searah. Arus searah ini berasal dari mesin berupa dynamo motor listrik searah.


Dinamo sanggup digerakkan oleh motor listrik, motor bensin, motor diesel, atau alat pencetus yang lain. Mesin arus yang memakai motor listrik sebagai pencetus mulanya memerlukan peralatan yang berfungsi sebagai penyearah arus.


Penyearah arus atau rectifier berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Arus bolak-balik diubah menjadi arus searah pada proses pengelasan mempunyai beberapa keuntungan, antara lain:



  1. Nyala busur listrik yang dihasilkan lebih stabil.

  2. Setiap jenis elektroda sanggup dipakai pada mesin las DC.

  3. Tingkat kebisingan lebih rendah.

  4. Lebih fleksibel, lantaran sanggup diubah ke arus bolak-balik atau arus searah.


Mesin las DC ada 2 macam, yaitu: stasioner atau portabel.



  • Mesin las stasioner biasanya dipakai pada tempat atau bengkel yang mempunyai jaringan listrik permanen, misal listrik PLN.

  • Juga terdapat mesin las portabel mempunyai bentuk relatif kecil biasanya dipakai untuk proses pengelasan pada tempat-tempat yang tidak terjangkau jaringan listrik.


Hal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian mesin las yaitu penggunaan yang sesuai dengan mekanisme yang dikeluarkan oleh prabrik pembuat mesin, perawatan yang sesuai dengan anjuran.


Sering kali gangguan-gangguan timbul pada mesin las, antara lain mesin tidak mengeluarkan arus listrik atau nyala busur listrik lemah.


3. Mesin las ganda (Mesin AC-DC)


Mesin las ini bisa melayani pengelasan dengan arus searah (DC) dan pengelasan dengan arus bolak-balik. Mesin las ganda mempunyai transformator satu fasa dan sebuah alat perata dalam satu unit mesin.


Keluaran arus bolak-balik diambil dari terminal lilitan sekunder transformator melalui regulator arus. Adapun arus searah diambil dari keluaran alat perata arus.


Pengaturan keluaran arus bolak-balik


Pengaturan keluaran arus bolak-balik atau arus searah sanggup dilakukan dengan mudah, yaitu hanya dengan memutar alat pengatur arus dari mesin las.


Mesin yang AC-DC lebih fleksibel lantaran mempunyai semua kemampuan yang dimiliki masing-masing jenis DC atau jenis AC.


Jenis ini sering dipakai untuk bengkel-bengkel yang mempunyai jenis-jenis pekerjaan yang bermacam-macam, sehingga tidak perlu mengganti-ganti las untuk pengelasan berbeda.

 


 yaitu salah satu cara menyambung logam dengan jalan memakai nyala busur listrik yang √ Mesin Las – Jenis-Jenis Las Busur Listrik, Pengaruh dan Cara Menentukan besarnya arus listrik pada mesin las

Mesin Las – Jenis-Jenis Las Busur Listrik, Pengaruh dan Cara Menentukan besarnya arus listrik pada mesin las. Sumber foto: Wikimedia Commons


 


Cara Menentukan besarnya arus listrik pada mesin las



  • Besar arus dan tegangan listrik yang dipakai dalam pengelasan harus diatur sesuai kebutuhan. Daya yang dibutuhkan untuk pengelasan tergantung dari besarnya arus dan tegangan listrik yang digunakan. Tidak ada hukum niscaya besar tegangan listrik pada mesin las yang digunakan. Hal ini berafiliasi dengan keselamatan kerja operator las badan insan tidak akan bisa menahan arus listrik dengan tegangan yang tinggi.

  • Tegangan listrik yang dipakai pada mesin las (tegangan pada ujung terminal) berkisar 55 volt hingga 85 volt. Tegangan ini disebut sebagai tegangan pembakaran. Bila nyala busur listrik sudah terjadi maka tegangan turun menjadi 20 volt hingga 40 volt. Tegangan ini disebut dengan tegangan kerja. Besar kecilnya tegangan kerja yang terjadi tergantung dari besar kecilnya diameter elektroda. Semakin besar arus yang terjadi.

  • Dengan alasan diatas maka pada pengaturan yang dilakukan hanya besar arusnya saja. Pengaturan besar kecilnya arus dilakukan dengan cara memutar tombol pengatur arus. Besar arus yang dipakai sanggup dilihat pada skala yang ditunjukkan oleh amperemeter (alat untuk mengukur besar arus listrik) yang terletak pada mesin las. Pada masing-masing las, arus minimum dan arus maksimum yang sanggup dicapai berbeda-beda, pada umunya berkisar 100 ampere hingga 600 ampere.


Pemilihan besar arus listrik tergantung dari beberapa faktor, antara lain:



  • Diameter elektroda yang digunakan.

  • Tebal benda kerja

  • Jenis elektroda (kawat las) yang digunakan.

  • Polaritas kutub -kutubnya dan posisi pengelasan.


Baca juga: Rumus dan Cara Menghitung Medan Listrik Bersama Contoh Soal dan Jawaban

 


Pengaruh arus listrik pada hasil las


Bila arus terlalu rendah (kecil), akan menyebabkan:



  1. Penyalaan busur listrik sukar dan busur listrik yang terjadi tidak stabil,

  2. Terlalu banyak tumpukan logam las lantaran panas yang terjadi tidak bisa melelehkan elektroda dan materi bakar dengan baik,

  3. Penembusan kurang baik,

  4. Pinggiran-pinggiran dingin.


 


Pengaruh kecepatan elektroda pada hasil las


Untuk menghasilkan rigi–rigi las yang rata dan halus, kecepatan tangan menarik atau mendorong elektroda waktu mengelas harus stabil. Apabila elektroda di gerakkan:



  1. Tepat dan stabil, menghasilkan tempat perpaduan dengan materi dasar dan absorpsi luasnya baik.

  2. Terlalu cepat, menghasilkan absorpsi las yang dangkal lantaran pemanasan materi bakar dasar

  3. Terlalu lambat, menghasilkan alur yang lebar (lihat gambar). Hal ini sanggup mengakibatkan kerusakan sisi las, terutama bila materi dasar yang dilas tipis.


 


Bacaan Lainnya





 


 yaitu salah satu cara menyambung logam dengan jalan memakai nyala busur listrik yang √ Mesin Las – Jenis-Jenis Las Busur Listrik, Pengaruh dan Cara Menentukan besarnya arus listrik pada mesin las

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com


 


 yaitu salah satu cara menyambung logam dengan jalan memakai nyala busur listrik yang √ Mesin Las – Jenis-Jenis Las Busur Listrik, Pengaruh dan Cara Menentukan besarnya arus listrik pada mesin las

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter


 




Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar kalau Anda mengunduh aplikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan gosip yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!




 

Sumber bacaan: Physics ClassroomTutor Vista


                       

 

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)