Monday, May 22, 2017

√ Buku Penguatan Pembelajaran Nilai Dan Etika Pancasila

Wadahguru.com Pendidikan nilai moral Pancasila mengalami pasang surut dalam pengimplementasiannya. Apabila ditelusuri secara historis, upaya pembudayaan atau pewarisan nilai dan moral Pancasila tersebut telah secara konsisten dilakukan semenjak awal kemerdekaan hingga dengan sekarang. Namun, bentuk dan intensitasnya berbeda dari zaman ke zaman. Mengacu pada kondisi dikala ini, pengamalan nilai-nilai Pancasila mengalami penyurutan yang sangat tajam. Banyaknya bencana tawuran pelajar bahkan tawuran antarwarga di masyarakat menunjukkan bahwa nilai toleransi dan persatuan dalam Pancasila mengalami degradasi makna.


Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila


com Pendidikan nilai moral Pancasila mengalami pasang surut dalam pengimplementasiannya √ Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila
Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila wadahguru.com

Banyak sikap dan sikap beberapa pejabat dan elit publik yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, pada kenyataannya banyak yang mempertontonkan hal-hal yang jauh dari nilai-nilai moral Pancasila. Munculnya aneka macam paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila akhir-akhir ini, merupakan hal yang perlu menjadi perhatian serius. Paham tersebut yang mengatasnamakan agama ialah tidak sesuai dengan nilai-nilai dan moral Pancasila ibarat nilai toleransi, kemanusiaan, keberagaman, kesatuan, tanggung jawab, dan keadilan. Hal ini menimbulkan keprihatinan yang mendalam alasannya ialah Pancasila merupakan pandangan hidup Bangsa Indonesia, yang seharusnya menjadi teladan setiap warga negara dalam hidup berbangsa dan bernegara.


Secara etimologis, nilai harga, makna, isi dan pesan, semangat, atau jiwa yang tersurat dan tersirat dalam fakta, konsep, dan teori, sehingga bermakna secara fungsional (Djahiri: 1999), nilai ialah harga atau kualitas sesuatu Artinya, sesuatu dianggap mempunyai nilai apabila sesuatu tersebut secara instrinsik memang berharga. Nilai mempunyai sifat statis, alasannya ialah akan dijadikan oleh seseorang untuk berperilaku. Sedangkan moral berdasarkan Suseno (1998) ialah ukuran baikburuknya seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara. Moral lebih bersifat dinamis. Seseorang sanggup dikatakan mempunyai moral baik alasannya ialah orang tersebut telah menjalankan nilai-nilai kebaikan itu sendiri. Atau dalam bahasa lain ialah bahwa moral merupakan bentuk dinamis dari pada nilai.


Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila


Pembelajaran nilai moral Pancasila pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar dan menengah, serta Pendidikan Luar Biasa (PLB) dilaksanakan melalui pembelajaran secara pribadi (direct) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan secara tidak pribadi (indirect) melalui integrasi ke dalam mata pelajaran lain. Tanpa mengurangi arti dari pembelajaran yang dikala ini berlangsung pada satuan pendidikan, munculnya bencana dan tanda-tanda degradasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, memerlukan suatu sikap dan kebijakan untuk melaksanakan penguatan nilai moral Pancasila.


Penguatan nilai moral Pancasila dibutuhkan sebagai salah satu wahana sosiopedagogis pembentukan identitas, kepribadian, dan moralitas generasi muda Indonesia menyiapkan diri untuk keberlanjutan kepemimpinan bangsa. Internalisasi nilai moral Pancasila merupakan awal untuk melaksanakan penguatan nilai moral Pancasila. Untuk itu dibutuhkan pemahaman dari seluruh unsur pemangku kepentingan pendidikan, khususnya kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Penguatan nilai moral Pancasila dikembangkan secara sinergis dan interaktif melalui bermacam-macam kegiatan, ibarat intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya satuan pendidikan serta dalam kegiatan pembelajaran yang bermakna.


Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila


Penguatan nilai moral Pancasila dikembangkan melalui aktualisasi nilai moral Pancasila yang berwujud acara terstruktur, pembiasaan, keteladanan, dan pengkondisian ekosistem sekolah dengan pemberian kepala satuan pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan. Penguatan nilai moral Pancasila perlu didukung dengan penciptaan kenyamanan dan keramahan lingkungan yang mengundang (inviting) sehingga sekolah dirasakan sebagai rumah kedua (second home). Dengan demikian keterlibatan proaktif Komite Sekolah/Madrasah sangat dibutuhkan. Faktanya dikala ini tantangan pembelajaran nilai moral Pancasila cukup banyak, di antaranya bagaimana memilih bentuk dan format pembelajaran semoga muatan nilai moral Pancasila sanggup terselenggara dengan menarik, menyenangkan, dan bermakna. Proses pembelajaran harus bisa menanamkan nilai moral Pancasila sehingga terinternalisasi pada penerima didik dan terlihat dalam setiap sikap dan perilakunya.


Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila


Penguatan nilai moral Pancasila pada satuan pendidikan bukan hanya dilaksanakan dalam pembelajaran PPKn, tetapi pada semua mata pelajaran. Penguatan nilai moral Pancasila menyasar satuan pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat. Saat ini pengetahuan dan pemahaman nilai moral Pancasila seakan hanya berada di lingkungan satuan pendidikan.


Download Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila UNDUH DISINI


Aktivitas anak yang paling banyak ialah ketika ia berada di lingkungan daerah tinggalnya. Artinya, keluarga, dalam hal ini orang tua, pun bertanggung jawab penuh. Menerapkan nilai moral Pancasila mendesak untuk diaktualisasikan bahkan mulai dari tataran keluarga. Sebagai organisasi terkecil, keluarga merupakan media yang paling strategis untuk menanamkan nilai moral Pancasila. Menanamkan nilai moral Pancasila semenjak dini di lingkungan keluarga berkaitan bersahabat dengan pondasi aliran agama. Satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat harus berkemauan untuk memberdayakan dan membudayakan nilai moral Pancasila tersebut yang dilandasi dengan keteladanan. Proses tersebut intinya merupakan reorientasi nilai moral Pancasila melalui segala kegiatan pembelajaran di keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.


Buku Penguatan Pembelajaran Nilai dan Moral Pancasila yang sering dicari!



 



Sumber acikandzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon