Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF – Di penghujung tahun 2018, tepatnya 31 Desember 2018, persiapan OSN Tingkat Kabupaten 2019 semakin dekat. OSN atau Olimpiade Sains Nasional ialah elektron valensient tahunan untuk mencari bibit-bibit murid berprestasi di aneka macam bidang. Seleksi dimulai dari tingkat Kabupaten, kemudian Provinsi, sampai Nasional. Dalam kesempatan kali ini, saya share ulang pembahasan soal OSK (Olimpiade Sains Kabupaten) 2018 bidang Kimia yang dibentuk oleh URIP.INFO.
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF
Dalam soal OSK Kimia 2018, tersedia 25 nomor dengan macam-macam ruang lingkup. Pembahasan soal ini hanya sebagai alternative dari kunci tanggapan yang dibentuk panitia. Apabila ada kesalahan dalam pembahasan, dipersilahkan menawarkan masukan melalui kolom komentar.
Soal dan Pembahasan OSP Kimia 2019 Klik Disini (fresh)
INFO TERBARU OSK 2019
⇒ Download Soal dan Kunci Jawaban OSK Kimia 2019 PDF
⇒ Download Soal OSK 2019 Semua Bidang Lomba dan Kunci Jawaban (PDF Lengkap)
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 1
Di antara unsur berikut yang mempunyai ion dengan muatan +2 dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 adalah
A. K
B. Si
C. Zn
D. Ca
E. Ge
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 1
X bermuatan +2 = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 ,total elektron = 28, jadi elektron sebelumnya X = 28+2 = 30
Berdasar sistem periodik unsur yang dilampirkan di soal, unsur yang bernomor atom 30 ialah Zn
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 2
Rumus molekul suatu garam ialah XCl2. Ion X dalam garam ini mempunyai 27 elektron, maka logam X adalah
A. Ni
B. Co
C. Fe
D. Cu
E. Zn
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 2
Reaksi ionisasi : XCl2 → X2+ + 2Cl–
X bermuatan +2 = 27 elektron, jadi elektron sebelumnya X = 27+2 = 29
Berdasar sistem periodik unsur yang dilampirkan di soal, unsur yang bernomor atom 29 ialah Cu
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : D.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 3
Larutan natrium sulfat sanggup bereaksi dengan larutan barium klorida sesuai persamaan reaksi yang setara berikut:
Na2SO4(aq) + BaCl2(aq) → 2NaCl(aq) + BaSO4(s)
Seorang siswa mencampurkan larutan yang mengandung 10,0 g Na2SO4 dicampurkan dengan larutan yang mengandung 10,0 g BaCl2, dan diperoleh 12,0 g BaSO4. Persen hasil (rendemen) dari reaksi ini adalah
A. 60,0%
B. 73,1%
C. 82,4%
D. 93,3%
E. >100%, alasannya ialah endapan barium sulfat yang diperoleh masih basah
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 3
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : E.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 4
Di antara larutan dalam air berikut ini yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah
A. 1,0 m asam asetat, CH3COOH
B. 1,0 m asam klorida, HCl
C. 1,0 m asam sulfat, H2SO4
D. 1,0 m asam fosfat, H3PO4
E. 1,0 m glukosa, C6H12O6
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 4
Dengan konsentrasi molal sama maka titik didih paling tinggi biasa dimiliki oleh larutan elektrolit kuat yang hasil ionisasinya lebih banyak. ∆Tb = m.Kb.i (m = molalitas, Kb tetapan titik didih air, i = faktor van Hoff)
Larutan elektrolit kuat yang tersedia ialah HCl yang terurai menjadi 2 ion. H2SO4 terurai menjadi 3 ion. H3PO4 ialah asam lemah, bukan masuk kategori zat yang sanggup terurai sempurna.
Jadi dalam soal ini alternatif Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : H2SO4
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 5
Kalor pembentukan timbal (II) karbonat ialah 699 kJ/mol. Persamaan reaksi yang paling tepat untuk proses tersebut adalah
A. Pb(s) + C(s) + O2 (g) → PbCO3 (s)
B. Pb(s) + C(s) + 3/2 O2 (g) → PbCO3 (s)
C. Pb(s) + 2C(s) + 3O2 (g) → 2PbCO3 (s)
D. PbCO3 (s) → Pb(s) + C(s) + 3/2 O2 (g)
E. 2PbCO3 (s) → 2Pb(s) + 2C(s) + 3O2 (g)
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 5
Persamaan reaksi pembentukan itu ialah pembentukan dari unsur-unsur penyusunnya. Dalam soal dinyatakan kalor pembentukan 699 kJ/mol artinya akan terbentuk 1 mol PbCO3 saja. 1 mol sanggup diwakili dengan koefisien reaksinya juga 1.
Jadi persamaan reaksi yang tepat ialah Pb(s) + C(s) + 3/2 O2 (g) → PbCO3 (s)
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : B.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 6
Di antara larutan garam dengan konsentrasi 0,1 M berikut yang menawarkan nilai pH paling tinggi adalah
A. NaCl
B. NaNO3
C. NaClO4
D. NaHSO4
E. NaHCO3
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 6
pH yang paling tinggi dimiliki oleh larutan yang bersifat basa. Kalau larutan itu garam yang mempunyai pH tinggi biasanya ialah garam-garam dari basa kuat dengan asam lemah.
NaCl → dari basa kuat + asam kuat
NaNO3 → dari basa kuat + asam kuat
NaClO4 → dari basa kuat + asam kuat
NaHSO4 → dari basa kuat + asam kuat
NaHCO3 → dari basa kuat + asam lemah
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : E.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 7
Di antara larutan dalam air berikut:
i. 0,2 M HF
ii. 1,5 M CH3COONa
iii. 3,0 M NH4Br
iv. 0,5 M NH3
v. 0,85 M FeCl3
yang mempunyai pH di bawah 7,0 adalah
A. i, iii, v
B. ii, iv
C. i, ii, iii
D. hanya i
E. tidak ada, semua bersifat basa
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 7
pH larutan di bawah 7 dimiliki oleh larutan yang bersifat asam, atau jikalau larutan itu garam biasa garam asam kuat dengan basa lemah.
0,2 M HF → asam lemah, pH < 7
1,5 M CH3COONa → dari basa kuat + asam lemah, pH > 7
3,0 M NH4Br → dari basa lemah + asam kuat, pH < 7
0,5 M NH3 → basa lemah, pH > 7
0,85 M FeCl3 → dari basa lemah + asam kuat, pH < 7
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : A.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 8
Ke dalam alr HCl 4 M ditambahkan padatan berikut:
i. Zn
ii. Cu
iii. Na2SO3
iv. Na2SO4
Padatan yang akan menghasilkan gas saat ditambaghkan ke dalam larutan HCl 4 M adalah
A. hanya i
B. hanya ii
C. Hanya i dan iii
D. i, ii, dan iii
E. Tidak ada reaksi yang menghasilkan gas
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 8
Zn(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2(g)
Cu(s) + 2HCl(aq) → Tidak sanggup berlangsung, daya reduksi Cu lebih kecil dibanding H.
Na2SO3(s) + 2HCl(aq) → H2O(l) + 2NaCl(aq) + SO2(g)
Na2SO4(s) + 2HCl(aq) → 2NaCl(aq) + H2SO4(aq)
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 9
Panjang ikatan O–O yang paling pendek terdapat dalam molekul:
- O2
- O3
- H2O2
- O2F2
- H2S2O8
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 9
Maksud soal ini ialah membandingkan manakah ikatan yang paling pendek bila atom O membentuk ikatan. Kaprikornus bukan hanya ikatan tunggal O–O, tetapi boleh ikatan rangkap (dobel), pada dasarnya manakah ikatan antara O dengan O yang paling pendek.
Di antara pilihan yang tersedia hanya O2 (O=O) yang mempunyai ikatan rangkap yang murni tanpa dampak dari atom lain. Kaprikornus ikatan O dengan O paling pendek diprediksi dimiliki oleh O2 .
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : A.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 10
Berdasarkan teori VSEPR, pasangan molekul/ion yang mempunyai geometri segiempat planar adalah
A. NH4+ dan S2O32–
B. CCl4 dan SiF4
C. SO42– dan BF4–
D. ICl4– dan XeO4
E. POF3 dan SF4
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 10
Molekul atau ion akan mempunyai geometri segiempat plnar bila mempunyai rumus umua AX4E2 pada teori VSEPR. Terdapat 4 ikatan dan 2 PEB.
Analisis:
NH4+→ N mempunyai 5 elektron valensi (anggaplah dilepas 1 elektron) sisa 4 elektron, kemudian dipakai berikatan dengan 4 atom H. Tanpa sisa elektron bebas → AX4
S2O32–→ S dan O masing-masing mempunyai 6 elektron valensi, total elektron valensi dan muatan = (6×5) + 2 = 32 elektron
Jumlah ikatan = 32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa atau tanpa PEB → AX4
CCl4→ C mempunyai 4 elektron valensi dan setiap Cl mempunyai 7 elektron valensi, total elektron valensi = 4+(7×4) = 32 elektron
Jumlah ikatan = 32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa atau tanpa PEB → AX4
SiF4→ Si mempunyai 4 elektron valensi dan setiap F mempunyai 7 elektron valensi, total elektron valensi = 4+(7×4) = 32 elektron
Jumlah ikatan = 32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa atau tanpa PEB → AX4
SO42–→ S dan O masing-masing mempunyai 6 elektron valensi, total elektron valensi dan muatan = (6×5) + 2 = 32 elektron
Jumlah ikatan = 32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa atau tanpa PEB → AX4
BF4–→ B mempunyai 3 elektron valensi dan setiap F mempunyai 7 elektron valensi, terdapat 1 muatan negatif, total elektron valensi = 3+(7×4)+1= 32 elektron
Jumlah ikatan = 32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa atau tanpa PEB → AX4
ICl4–→ I mempunyai 7 elektron valensi ; setiap Cl mempunyai 7 elektron valensi, terdapat 1 muatan negatif, total elektron = 7+(7×4)+1= 36 elektron; 36/8 = 4 PEI, sisa 4 elektron, 4/2 = 2 PEB,→ AX4E2
XeO4→ Xe mempunyai 8 elektron valensi, O masing-masing mempunyai 6 elektron valensi, total elektron valensi = 8+(6×4) = 32 elektron
32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa, → AX4.
POF3→ P mempunyai 5 elektron valensi, O mempunyai 6 elektron valensi, setiap F mempunyai 7 elektron valensi, total elektron valensi = 5+6+(7×3) = 32 elektron
32/8 = 4 ikatan, tanpa sisa, → AX4.
SF4→ S mempunyai 6 elektron valensi dan setiap F mempunyai 7 elektron valensi, total elektron valensi = 6+(7×4) = 34 elektron
Jumlah ikatan = 34/8 = 4 ikatan, sisa 2 elektron atau 1 PEB → AX4E.
Tidak ada pilihan yang tepat untuk soal ini.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 11
Di antara pernyataan di bawah ini yang benar adalah
A. Energi kisi MgF2 lebih kecil dibandingkan MgCl2
B. Energi kisi NaCl lebih kecil dibandingkan KCl
C. Energi kisi KCl lebih kecil dibandingkan MgCl2
D. Energi kisi MgO lebih kecil dibandingkan CaS
E. Energi kisi NaF lebih kecil dibandingkan NaCl
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 11
Energi kisi ditentukan oleh ukuran jari-jari ion dan banyaknya muatan sesuai dengan aturan Coulomb.
Perkiraan energi kisi memakai rumus = (hasil kali jumlah muatan) : (jumlah jari-jari ion).
Energi kisi berbanding lurus dengan hasil kali jumlah muatan, dan berbanding terbalik dengan jumlah jari-jari ion.
Jadi energi kisi:
MgF2 > MgCl2 → hasil kali jumlah muatan keduanya sama, kationnnya sama dan jari-jari ion F lebih kecil dari ion Cl lebih besar.
NaCl > KCl → hasil kali jumlah muatan keduanya sama, anionnya sama dan jari-jari ion Na lebih kecil dari ion K.
KCl < MgCl2 → hasil kali jumlah muatan KCl < MgCl2 dan meskipun ukuran ion jari-jari K > ion Mg2+ namun faktor hasil kali muatan jauh lebih besar pengaruhnya.
MgO > CaS → hasil kali jumlah muatan sama namun jumlah jari-jari ion CaS lebih besar dibanding MgO.
NaF > NaCl → hasil kali jumlah muatan keduanya sama, kationnya sama dan jari-jari ion F lebih kecil dari ion Cl
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 12
Berikut ini diberikan tabel entalpi dissosiasi ikatan (EDI)
| Ikatan | EDI, kJ.mol-1 | Ikatan | EDI, kJ.mol-1 |
| H–H | 432 | O–O | 146 |
| O–H | 467 | O=O | 495 |
Nilai entalpi pembentukan, ∆Hfo untuk H2O(g) adalah
A. -934 kJ.mol-1
B. -858kJ.mol-1
C. -510 kJ.mol-1
D. -429 kJ.mol-1
E. -255 kJ.mol-1
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 12
∆Hfo atau entalpi pembentukan standar ialah entalpi/energi yang dihasilkan dalam pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsur penyusunnya dalam wujud gas.
Reaksi pembentukan H2O
H2 (g) + ½ O2 (g) → H2O (g)
H–H + ½ O=O → H–O–H ∆Hfo H2O = (H–H + ½ O=O) – 2 O–H
∆Hfo H2O = (432 + ½ . 495) – 2.467
∆Hfo H2O = (432 + 247,5) – 934
∆Hfo H2O = 679,5 – 934
∆Hfo H2O = -254,5 kJ/mol ≈ -255 kJ/mol
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : E.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 13
Diketahui energi ikatan:
C=C = 614 kJ/mol; C–Cl = 328 kJ/mol; C–C = 348 kJ/mol
Cl–Cl = 244 kJ/mol; C–H = 413 kJ/mol
Perubahan entalpi bagi reaksi berikut adalah
H2C=CH2(g) + Cl2(g) → ClH2C-CH2Cl(g)
A. 32 kJ
B. 62 kJ
C. 93 kJ
D. 124 kJ
E. 146 kJ
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 13
∆Hreaksi = Σ energi pemutusan ikatan – Σ energi pembentukan ikatan
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : -146 kJ E
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 14
Perhatikan reaksi berikut:
A + B + C → D Laju = k[A][B]2
Di antara pernyataan berikut yang tidak meningkatkan laju reaksi adalah
A. Menaikkan konsentrasi A
B. Menaikkan konsentrasi B
C. Menaikkan konsentrasi C
D. Menambah katalis ke dalam adonan reaksi
E. Temperatur reaksi dinaikkan
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 14
Dalam persamaan laju reaksi Laju = k[A][B]2 , C tidak muncul sebagai faktor penentu laju reaksi, maka kenaikan konsentrasi C tidak akan mempengaruhi laju reaksi juga.
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C. Menaikkan konsentrasi C
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 15
Diberikan data deret acara berikut ini:
Ion yang sanggup direduksi oleh logam Zn adalah
A. Al dan Mn
B. Al3+ dan Mn2+
C. Cr3+ dan Fe2+
D. Hanya Cr3+
E. Hanya Fe2+
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 15
Zn sanggup mereduksi zat lain, berarti Zn sendiri mengalami oksidasi. Zn hanya sanggup mereduksi zat yang lebih gampang mengalami reduksi dibanding yang lebih gampang mengalami oksidasi.
Jadi Zn akan mereduksi Cr3+ dan Fe2+
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C. Cr3+ dan Fe2+
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 16
Proses hidrometalurgi untuk pemurnian emas melibatkan pembentukan selektif senyawa komples emas yang larut dalam air. Spesi yang direduksi dan dioksidasi dalam reaksi berikut adalah
4Au(s) + CN–(aq) + O2(g) + 2H2O(l) → 4 Au(CN)2–(aq) + 4 OH– (aq)
A. CN– mengalami oskidasi dan Au(s) mengalami reduksi
B. Au(s) mengalami oskidasi dan CN– mengalami reduksi
C. O2 mengalami oskidasi dan Au(s) mengalami reduksi
D. Au(s) mengalami oskidasi dan O2 mengalami reduksi
E. Reaksi ini bukan reaksi reduksi-oskidasi
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 16
Au + 2CN– → Au(CN)2– + 1e– (Au mengalami okaidasi)
O2 + 2H2O + 4e– → 4OH– (O mengalami reduksi)
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : D.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 17
Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut:
2NOBr(g) ⇌ 2NO(g) + B2 (g) Keq = 0,064
Pada kesetimbangan, wadah tertutup yang volumenya 1,00 L mengandung 0,030 mol NOBr dan 0,030 mol NO. Jumlah mol Br2 dalam wadah tersebut adalah
A. 0,0019
B. 0,030
C. 0,064
D. 0,470
E. 0,090
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 17
Keq=[NO]2×[Br2][NOBr]2
0,064=0,32×[Br2]0,32
0,064=[Br2]
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 18
Asam lemah HA mempunyai nilai tetapan disosiasi Ka = 1,0 × 10–7. Di antara pernyataan berikut yang benar untuk larutan 0,30 M HA dalam air adalah
i. [A–] << [HA]
ii. [H+] = (Ka[HA])½
iii. [OH–] >> [A–]
A. hanya i
B. hanya ii
C. hanya i dan ii
D. hanya ii dan iii
E. semua betul i, ii, dan iii
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 18
HA(aq) ⇌ H+(aq) + A–(aq)
[H+] = [A–]
Ka HA=[H+]×[A−][HA]
1,0×10−7=[H+]20,3
[H+]=1,0×10−7×0,3−−−−−−−−−−−−−√ → (Ka[HA])½
[H+]=0,000577
→ [OH−]=1×10140,000577
→ [OH−] = 1,73 × 10–11
[A−]=0,000577
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 19
Diketahui nilai Kb NH3 = 1,8 x. 10–5 dan Ka HC2H3O2 = 1,8 × 10–5. nilai pH dari larutan amonium asetat, NH4C2H3O2 0,065 M adalah
A. 1,19
B. 2,96
C. 7,00
D. 11,06
E. 12,81
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 19
Bila larutan basa lemah dan asam lemah dengan nilai Ka = Kb maka konsentrasi garam tidak lagi kuat terhadap derjat keasamaannya, dan pH-nya = 7 (netral).
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 20
Di antara senyawa berikut ini yang kelarutannya paling besar di dalam air adalah
A. MnS, Ksp = 2,3 × 10–13
B. CoCO3, Ksp = 1,0 × 10–10
C. Fe(OH)2, Ksp = 7,9 × 10–16
D. Ag2CrO4, Ksp = 1,2 × 10–12
E. Al(OH)3, Ksp = 1,2 × 10–33
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 20
Soal ibarat ini biasa dengan gampang membandingkan kelarutan (s) hanya dengan membagi pangkat dari 10 dengan jumlah ion. Bila diperoleh angka yang sama sila periksa angka pengali dari 10n. Pangkat negatif terkecil berarti nilai kelarutannya terbesar.
| Senyawa | Jumlah ion | Ksp | Perkiraan s |
| MnS | 2 | 2,3×10–13 | 10–13/2 = 10–6,5 |
| CoCO3 | 2 | 1,0×10–10 | 10–10/2 = 10–5 |
| Fe(OH)2 | 3 | 7,9×10–16 | 10–16/3 = 10–5,33 |
| Ag2CrO4 | 3 | 1,2×10–12 | 10–12/3 = 10–4 |
| Al(OH)3 | 4 | 1,2×10–33 | 10–33/4 = 10–8,5 |
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : D.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 21
Semua senyawa berikut ialah isomer dari siklopetanon, kecuali
A. 2-metil siklobutanon
B. 2-etil siklopropanon
C. 2,3-dimetil siklo propena
D. metil-siklobutil-eter
E. 1-pentena-3-on
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 21
Pengertian isomer ialah senyawa yang mempunyai jumlah unsur sama namun strukturnya berbeda. Siklopentanon (C5H8O)
2-metil siklobutanon → (C5H8O)
2-etil siklopropanon → (C5H8O)
2,3-dimetil siklopropena → (C5H8)
metil-siklobutil-eter → (C5H10O)
1-pentena-3-on → CH3C4H5O → (C5H8O)
Terdapat 2 Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : yaitu C dan D
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 22
Konformasi Newman yang benar untuk senyawa di bawah ini ialah …
A. Gauche-2-metil pentana
B. Gauche-3-metil pentanan
C. Eclips-4-metil heksana
D. Trans-2-metil heksana
E. Trans-3-metil heksana
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 22 
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : E. trans-3-metilheksana
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 23
Untuk mendapat senyawa jenuh, yaitu senyawa yang tidak mempunyai ikatan rangkap, sanggup dilakukan reaksi-reaksi berikut, kecuali
A. hidrogenasi sikloheksena dengan katalis logam
B. reduksi aseton dengan hidrida logam
C. reaksi alkohol dalam larutan asam sulfat pekat
D. adisi asam halida pada propena
E. pembuatan polietilena
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor
Alkohol dalam larutan asam sulfat pekat merupakan reaksi kehilangan cairan tubuh (pelepasan molekul air) yang justru akan menghasikan senyawa alkena.
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : C.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 24
Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang tidak sanggup dipakai untuk menciptakan CH3CH2Cl adalah
A. CH2=CH2 + HCl
B. CH2=CHCl + H2
C. CH3CH2OH + HCl
D. CH3CH2OH + Cl2
E. CH3CH2OH + PCl3
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 24
CH2=CH2 + HCl → CH3CH2Cl
CH2=CHCl + H2 → CH3CH2Cl
CH3CH2OH + HCl → CH3CH2Cl + H2O
CH3CH2OH + Cl2 → CH3-CHO + 2HCl
3CH3CH2OH + PCl3 → 3CH3CH2Cl + H3PO3
Kunci tanggapan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF : D.
Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 25
Reaksi substitusi nukleofilik ion metoksida (CH3O–) sanggup berlangsung pada senyawa-senyawa berikut, kecuali
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF Nomor 25
Reaksi substitusi atau pergantian akan terjadi pada senyawa yang mempunyai gugus pergi yang baik, ibarat Br, OH, Cl. Kaprikornus yang tidak sanggup berlangsung ialah senyawa di B.
Demikian tadi soal dan pembahasan OSN Kimia 2018 tingkat Kabupaten atau OSK. Semoga bermanfaat pembahasan soal ini untuk Persiapan OSN 2019 yang akan datang.
Untuk soal bidang lain, sanggup di d0wnl0ad di hidangan : Download Soal dan Kunci Jawaban OSK 2018 | Semua Bidang Lomba
Pembahasan Soal OSN Kimia 2018 Tingkat Kabupaten (OSK) PDF
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon