Kini Ada 20 Juta Siswa di AS yang Menggunakan Chromebook – Baru kemarin Google mengadakan event besar, Google mengumumkan beberapa angka mengesankan mengenai meningkatnya penggunaan Chromebook dalam pendidikan. Menurut Google, lebih dari 20 juta pelajar di AS kini memakai Chromebook dilingkungan pendidikan mereka.
Dalam sebuah posting blog, Rajen Sheth, Senior Director of Product Management, Android dan Chrome for Business and Education membuat pengumuman dengan mengklaim bahwa “lebih dari 20 juta pelajar di seluruh dunia memakai Chromebook untuk menciptakan, berkolaborasi dan berkomunikasi.” Pengumuman Google tersebut berhububungan dengan perayaan Hari Guru Sedunia. Berhubungan dengan hari tersebut Google menunjukkan penghargaan kepada guru yang telah mengubah cara mencar ilmu siswanya.
Google menyampaikan 20 juta pengguna aktif ketika ini merupakan kenaikan yang besar dibandingkan tahun kemudian dengan pengguna aktif 10 juta. Chromebook bahkan sukses menguasai pasar dibidang pendidikan di AS mengalahkan Microsoft dan Apple. Ada satu hal yang membuat Chromebook penggunanya terus tumbuh dalam pendidikan yakni hadirnya Play Store di Chrome OS. Diperkirakan hingga tahun 2023 Chromebook akan mencapai 17 juta pengguna aktif.
Chromebook terbukti sukses di AS dan Google sendiri sudah mulai membawa Chromebook ke Indonesia. Bukan mustahil Google juga mencoba memasuki pasar bidang edukasi di Indonesia, mengingat pasar dibidang pendidikan di Indonesia yang masih cukup besar. Saat ini Microsoft masih menguasai pasar pendidikan di Indonesia. Tidak sedikit perguruan tinggi tinggi di Indonesia yang bekerja sama dengan Microsoft, salah satunya membeli lisensi sistem operasi Windows untuk dipakai dilingkungan kampus mereka. Bahkan membuat Microsoft Innovation Center di ITB, ITS, UI dan UGM.
Google hari ini juga mengumumkan agenda Education on Air, sebagai sebuah cara untuk guru membagikan kreativitas mereka dengan guru lainnya. Program ini didesain untuk menolong para guru berkolaborasi dengan yang lainnya, tidak peduli dimanapun mereka.
Google menyampaikan agenda Education on Air yang pertama kali dilaksanakan tahun kemudian telah ada 50.000 penerima yang ikut dari aneka macam negara yang mendengar eksklusif dari ratusan pendidik wacana pendidikan dan teknologi, ibarat dari Lady Michelle Obama, LeVar Burton, dan Michael Fullen. Ini merupakan konferensi online, pada tahun ini kau bisa memilih 100 lebih sesi dan terlibat dengan pendidik secara global dengan tema kunci:
- It takes a teacher to spark creativity: keynote mengenai keterampilan masa depan guru dari pembicara Julia Gillard, Linda Darling Hammond, Professor Robert Winston, Jennie Magiera dan banyak lagi.
- It takes a teacher to improve student learning: penelitian wacana bagaimana pendidik telah mengubah sekolah dan mengukur dampaknya.
- It takes a teacher to prepare students for the world: tips dan tools untuk membantu meningkatkan keterlibatan siswa, kerja sama dan produktivitas di dalam kelas.
Education on Air akan dilaksanakan pada 3 Desember dan gratis, kalau kau tertarik silakan kunjungi halaman ini
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon