Monday, May 15, 2017

√ Teori Pertumbuhan Ekonomi

Teori Pertumbuhan Ekonomi - Materi berikut ini akan membahas tentang Teori Pertumbuhan Ekonomi berdasarkan beberapa Ahli, antara lain: Teori Pertumbuhan Ekonomi Historik Friederich List, Karl Bucher dan Warner Sombart.

Teori Pertumbuhan ekonomi 
Teori Pertumbuhan Ekonomi Historik (Austria)
 
a. Friederich List (1789-1846)
Menurut Frederich List, perkembangan ekonomi dibedakan menjadi 4 masa, ialah :


• Masa berburu dan mengembara
Pada masa berburu dan mengembara, masyarkat yang hidup memakai system ekonomi menyerupai ini, mengenal suatu bentuk nomaden atau hidup berkelompok dan berpindah-pindah tempat tinggal. Karena seluruh pemenuhan dilakukan dengan cara berburu, maka telah ditemukan aneka macam senjata-senjata tradisional menyerupai tombak, watu runcing dan lain sebagainya.

• Masa beternak dan bertani
Kemudian, dalam tahap selanjutnya, insan mulai mempunyai bentuk kesadaran akan kesulitan-kesulitan yang sering dialami dikala insan hidup secara nomaden, mulai dari serangan hewan-hewan buas, ataupun yang lainnya sampai duduk perkara pembagian hasil buruan. Hal ini menimbulkan suatu pedoman untuk hidup dengan teladan bertenak dan bertani dan tinggal secara menetap. Selain itu, didalam masyarakat itu sendiri telah ada suatu struktur masyarakat awal.

• Masa bertani dan kerajinan
Akibat dari munculnya suatu bentuk masyarakat yang menetap dan mengusut pada sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhannya selain beternak, maka ada perkembangan dalam bidang tersebut. Selain itu, juga tercipta juga suatu bentuk kerajinan dan pertukangan untuk pemenuhan dalam kehidupan bertani yang semakin berkembang dan memunculkan suatu bentuk teknologi untuk memudahkan bertani dan suatu bentuk kerajinan yang didapat dari hasil sisa beternak dan bertani. Selain itu juga tercipta suatu teladan ekonomi yang baru, barter. Pertukaran barang terjadi juga sebab adanya pembagian kerja sehingga masing-masing menukarkan hasil usahanya dengan perjuangan individu lainnya.

• Masa kerajinan, industri, dan perniagaan
Setelah adanya perkembangan dalam bidang ekonomi sebab meningkatnya perkembangan teknologi dan pertanian serta beternak, maka ada pergeseran dari desa menjadi sebuah kota yang usang kelamaan menjadi semakin besar dan luas seiring dengan kemajuan di aneka macam sektor. Disamping itu, pasar ekonomi mulai meluas dan tidak dibatasi oleh pertukaran barang saja sesuai dengan kebutuhan individu saja. Selain itu ruang lingkup pasar meningkat sampai ke tempat lain selain dari wilayah sendiri.

b. Karl Bucher (1847-1930)
Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Karl Bucher, pertumbuhan perekonomian terjadi berdasarkan :
• Rumah tangga tertutup
Dalam rumah tangga tertutup, perekonomian yang terjadi masih bersifat pemenuhan individu saja untuk waktu yang terbatas saja dan pemenuhan lingkungan dari kelompoknya sendiri dalam lingkup yang kecil. Selain itu, konsumen dalam pasar ini, bertindak atau mempunyai tugas ganda, yakni sebagai produsen dan konsumen sekaligus, sehingga apa yang dibentuk dipakai sendiri.
• Rumah tangga kota
Rumah tangga kota merupakan perkembangan dari pertumbuhan rumah tangga tertutup. Dalam rumah tangga kota, telah tercipta suatau pertukaran barang antar individu dalam masyarakat tersebut. Selain itu sisitem yang dipakai memakai metode pesanan.
• Rumah tangga bangsa
Rumah tangga bangsa yang merupakan kelanjutan dari pertumbuhan rumah tangga kota, bersifat lebih luas lagi. Dalam rumah tangga bangsa, tidak hanya memakai system pesanan, tetapi juga memakai luasnya pasar dan laba yang akan didapatkan dalam pasar. Sehingga kemudian lintas yang terjadi sangat luas sebanding dengan luasnya area pasar. Dan lingkup dari rumah tangga ini mencapai sampai ke nasional.
• Rumah tangga dunia
Rumah tangga bangsa berkembang sampai rumah tangga dunia. Dalam rumah tangga dunia, pasar terjadi tidak hanya nasional tetapi juga secara populer diseluruh dunia atau internasional. Dan system yang dipakai tidak hanya berdasarkan keuntungan, luas asar, dan pesanan tetapi juga melihat korelasi dengan bangsa lainnya.

c. Warner Sombart (1863-1941)
• Zaman perekonomian tertutup
Pada zaman ini, perekonomian yang terjadi dalam masyarakt hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan individu saja dan itu masih bersifat kekeluargaan dan cenderung untuk terikat pada adapt istiadat yang berlaku dalamnya. Dalam masayarakat perekonomian tertutup, dibedakan 2 zaman, ialah :
o Zaman perekonomian desa
o Zaman feodal dan tuan tanah
• Zaman kerajinan dan pertumbuhan
Selama zaman ini, telah tercipta suatu bentuk masyarakat yang telah mempunyai pembagian kerja didalamnya. Selain itu, telah ada pertukaran hasil dari produksi masing-masing mata pencaharian sehingga sifat kekeluargaan masih kental terasa.
• Zaman Kapitalis
Pada abad ini, mulai bermunculan bibit-bibit dari masyarakat kapitalis sehingga ada beberapa pihak yang menguasai organisasi perekonomian masyarakat secara luas. Menurut Somart, zaman kapitalis sanggup terbagi menjadi :
o Zaman kapitalis purba
Pada zaman kapitalis ini, masyarakat masih sebatas pada mencukupi kebutuhan individunya saja sehingga belum ada keterlibatan dengan masyarakat secara luas. Selain itu, masih bersifat kekeluargaan dan terikat pada adapt istiadat dari masyarakat setempat. Selain itu sebab masih berpegang pada satu sektor saja, yakni pertanian, maka ekonomi didalamnya masih statis saja.
o Zaman kapitalis madya (Fruh Kapitalis)
Pada abad ini, mulai muncul individualis di masyarakatnya akhir dari adanya kebebasan, tidak terikat lagi pada adapt istiadat setempat. Selain itu tujuan atau motif ekonomi telah menjelma menumpuk kekayaan dan tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan saja. Hal ini menimbulkan suatu mata pencaharian gres yakni pedagang. Selain itu muncul uang sebagai alat tukar. Sistem yang dipakai dalam perekonomian yang bersifat dinamis ini berdasarkan pesanan yang diberikan.
o Zaman kapitalis raya (Hoch Kapitalis)
Setelah zaman kapitalis madya, mulai berkembang zaman kapitalis raya. Dalam kapitalis raya, acara ekonominya sudah berdasarkan pada motif untuk mencari laba yang sebesar-besarnya. Sehingga kaum-kaum kapitalis mulai menguasai faktor-faktor produksi. Dan produksi dilaksanakan secara massal dan memakai peralatan modern. Dan ini berakibat terjadinya monopoli dan persaingan yang tidak sehat serta adanya kecenderungan untuk eksploitasi buruh oleh majikannya.
o Zaman kapitalis akhir
Pada zaman kapitalis akhir, mulai muncul usaha-usaha yang bertujuan untuk kesejahteraan secara bersama dan mengesampingkan kepentingan individual secara berimbang dan proporsional sebab terpenuhinya duduk perkara ekonomi dan kebutuhan individu. Selain itu, pemerintah juga turut mengambi kepingan dalam perekonomian. Akibatnya posisi majikan besar Itulah pembahasan singkat tentang
Teori Pertumbuhan Ekonomi berdasarkan beberapa Ahli, antara lain:
Teori Pertumbuhan Ekonomi Historik Friederich List, Karl Bucher dan Warner Sombart.

Sumber http://www.ekonomi-holic.com


EmoticonEmoticon