Friday, June 30, 2017

√ Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar (Ki-Kd) K13 Sma Dan Ma

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) K13 Sekolah Menengan Atas dan MA

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) K13 Sekolah Menengan Atas dan MA - Kompetensi Inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menuntaskan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, citra mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus dipelajari akseptor didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills. 
Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) kompetensi dasar.Sebagai unsur pengorganisasi, Kompetensi Inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal Kompetensi Dasar.

Organisasi vertikal Kompetensi Dasar yaitu keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu kelas atau jenjang pendidikan ke kelas/jenjang di atasnya sehingga memenuhi prinsip berguru yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antara konten yang dipelajari siswa.

Organisasi horizontal yaitu keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu mata pelajaran dengan konten Kompetensi Dasar dari mata pelajaran yang berbeda dalam satu pertemuan mingguan dan kelas yang sama sehingga terjadi proses saling memperkuat.

Kompetensi Inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (kompetensi inti 1), sikap sosial (kompetensi 2), pengetahuan (kompetensi inti 3), dan penerapan pengetahuan (kompetensi 4).Keempat kelompok itu menjadi teladan dari Kompetensi Dasar dan harus dikembangkan dalam setiap insiden pembelajaran secara integratif.

Kompetensi yang berkenaan dengan sikap keagamaan dan sosial dikembangkan secara tidak pribadi (indirect teaching) yaitu pada waktu akseptor didik berguru ihwal pengetahuan (kompetensi kelompok 3) dan penerapan pengetahuan (kompetensi Inti kelompok 4).
Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar yaitu konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai akseptor didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik akseptor didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran.

Kompetensi dasar yaitu sejumlah kemampuan yang harus dikuasai akseptor didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran;

Mata pelajaran sebagai sumber dari konten untuk menguasai kompetensi bersifat terbuka dan tidak selalu diorganisasikan berdasarkan disiplin ilmu yang sangat berorientasi hanya pada filosofi esensialisme dan perenialisme. Mata pelajaran sanggup dijadikan organisasi konten yang dikembangkan dari aneka macam disiplin ilmu atau non disiplin ilmu yang diperbolehkan berdasarkan filosofi rekonstruksi sosial, progresif atau pun humanisme.

Karena filosofi yang dianut dalam kurikulum yaitu eklektik menyerupai dikemukakan di bab landasan filosofi maka nama mata pelajaran dan isi mata pelajaran untuk kurikulum yang akan dikembangkan tidak perlu terikat pada kaedah filosofi esensialisme dan perenialisme.Pengertian ihwal kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, serta tujuan pembelajaran sesuai dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 tahun 2007 ihwal Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah disebutkan :

Indikator pencapaian kompetensi, Indikator pencapaian kompetensi yaitu sikap yang menawarkan ketercapaiankompetensi dasar tertentu. Kata-kata yang dipakai untuk merumuskan indikator harusdapat diukur dan/atau diobservasi pada tamat pelajaran. Oleh lantaran itu indicator pencapaian kompetensi dalam sebuah RPP akan menjadi teladan pada dikala guru menilai hasil belajar.

Kata kerja yang dipakai untuk merumuskan indikator pencapaiankompetensi yaitu kata kerja operasional, artinya kata tersebut mencerminkan perilaku(pengetahuan, sikap, dan keterampilan) yang sanggup diamati dan diukur dengan alat ukuryang jelas.
Penulisan indikator memakai persyaratan kondisi dan ada kriteria yangmenunjukkan siswa telah kompeten atau belum kompeten secara individual.Penulisan indikator pencapaian kompetensi mengikuti hukum penulisan kalimatbaku yang terdiri dari unsur SPOK (subjek, predikat, objek dan keterangan).

  • Subjek dengan menyebutkan  “siswa” 
  • Predikat memakai kata kerja operasional yang sanggup diukur dan diamati,
  • Objek berupa perilaku/kompetensi yang diharapkan akan dicapai.
  • Keterangan diharapkan kalau ada persyaratan kondisi atau kriteria khusus dari sikap dikehendaki menyerupai waktu penyelesaian, daerah pengerjaan, jumlah yang harus diselesaikan, alat yang digunakan, dll).
Penyusunan Tujuan Pembelajaran

Sejalan dengan persyaratan tersebut, sumber lain menjelaskan bahwa tujuan pembelajarandisusun dalam kalimat yang mengandung unsur ABCD ( Audience = Siswa, Behavior = Perilaku,
Competency = Kompetensi danDegree = peringkat/ukuran).

Prinsip yang dipakai dalam perumusan tujuan yaitu SMART (Spesific, Measurable, Achievable/Attainable, Realistic, Timely).

Prinsip ini tidak hanyadigunakan untuk merumuskan tujuan pembelajaran saja, namun dalam perumusantujuan lain menyerupai tujuan program, pendirian lembaga, visi misi juga menggunakanprinsip yang sama.

  1. Lampiran 7 KI dan KD BIOLOGI SMA-MA.doc
  2. Lampiran 7 KI dan KD BIOLOGI SMA-MA.pdf
  3. Lampiran 8 KI dan KD FISIKA SMA-MA.pdf
  4. Lampiran 8 KI dan KD FISIKA SMA-MA.doc
  5. Lampiran 9 KI dan KD KIMIA SMA-MA.doc
  6. Lampiran 9 KI dan KD KIMIA SMA-MA.pdf
  7. Lampiran 12 KI dan KD EKONOMI SMA-MA.doc
  8. Lampiran 12 KI dan KD EKONOMI SMA-MA.pdf
  9. Lampiran 13 KI dan KD SOSIOLOGI SMA-MA.doc
  10. Lampiran 13 KI dan KD SOSIOLOGI SMA-MA.pdf
  11. Lampiran 50 KI dan KD GEOGRAFI SMA-MA.doc
  12. Lampiran 50 KI dan KD GEOGRAFI SMA-MA.pdf
  13. Lampiran 51 KI dan KD SEJARAH SMA-MA.doc
  14. Lampiran 51 KI dan KD SEJARAH SMA-MA.pdf
  15. Lampiran 52 KI dan KD BAHASA INGGRIS PEMINATAN SMA-MA.doc
  16. Lampiran 52 KI dan KD BAHASA INGGRIS PEMINATAN SMA-MA.pdf
  17. Lampiran 53 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA ARAB SMA-MA.doc
  18. Lampiran 53 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA ARAB SMA-MA.pdf
  19. Lampiran 54 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA MANDARIN SMA-MA.doc
  20. Lampiran 54 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA MANDARIN SMA-MA.pdf
  21. Lampiran 55 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA JEPANG SMA-MA.doc
  22. Lampiran 55 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA JEPANG SMA-MA.pdf
  23. Lampiran 56 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA KOREA SMA-MA.doc
  24. Lampiran 57 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA JERMAN SMA-MA.doc
  25. Lampiran 58 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA PERANCIS SMA-MA.doc
  26. Lampiran 57 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA JERMAN SMA-MA.pdf
  27. Lampiran 56 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA KOREA SMA-MA.pdf
  28. Lampiran 58 KI dan KD BAHASA DAN SASTRA PERANCIS SMA-MA.pdf
  29. Lampiran 59 KI dan KD ANTROPOLOGI SMA-MA.doc
  30. Lampiran 59 KI dan KD ANTROPOLOGI SMA-MA.pdf

Demikian klarifikasi singkat bahan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) K13 Sekolah Menengan Atas dan MA biar dengan klarifikasi ini sanggup menambah sedikit tumpuan rekan-rekan pendidik, dan mohon maaf apabila terdapat kesalahan kami dalam menjelaskan. Kami siap mendapatkan kritikan, saran serta masukan dari aneka macam pihak dengan cara berkomentar yang sesuai dengan bahan serta dengan kata sopan serta membangun.



Sumber http://fileledukasi.blogspot.com


EmoticonEmoticon