Siapakah Sinterklas?
Sinterklas ialah tokoh dalam aneka macam budaya yang menceritakan perihal seorang yang menyampaikan hadiah kepada anak-anak, khususnya pada Hari Natal.
Dimana Sinterklas Tinggal?
Bayak orang yakin bahwa Sinterklas atau Santa Claus tinggal di Greenland sementara orang Amerika tinggal di NorthPole, Alaska. Pada tahun 1927, Finlandia memutuskan bahwa Santa Claus tidak bisa tinggal di Kutub Utara lantaran ia harus memberi makan rusa, sehingga kediamannya berada di Lapland, di Korvatunturi.
Dalam bahasa lain, Sinterklas juga dikenal dengan nama:
Santa Klaus
Santo Nikolas
Santo Nick
Bapak Natal
Kris Kringle
Santy Santa
Hari Sinterklas di Dunia
Hari Sinterklas dirayakan di seluruh dunia setiap tanggal 6 Desember.
St Nicholas mempunyai banyak nama berbeda di seluruh Eropa, ibarat Sinterklaas di Belanda dan Nikolaus di Jerman.
Orang-orang di negara-negara Kristen barat, Romania, merayakan hari itu pada 6 Desember. Selama di Belanda, hari St. Nicholas (Sinterklas) dirayakan pada tanggal 5 Desember.
Hari itu di tempat Kristen awal, termasuk Timur Tengah dan Eropa Timur. Namun, hari itu tidak dianggap sebagai Inggris, Australia, Kanada, dan AS.
Asal Sinterklas
Santa berasal dari tokoh dalam dongeng rakyat di Eropa yang berasal dari tokoh Nikolas dari Myra, ialah orang Yunani kelahiran Asia Minor pada kala ketiga masehi di kota Patara (Lycia et Pamphylia), kota pelabuhan di Laut Mediterania, dan tinggal di Myra, Lycia (sekarang bab dari Demre, Turki).
Ia ialah anak tunggal dari keluarga Kristen yang berkecukupan berjulukan Epiphanius (Ἐπιφάνιος) dan Johanna (Ἰωάννα) atau Theophanes (Θεοφάνης) dan Nonna (Νόννα) berdasarkan versi lain. Nikolas ialah seorang uskup yang menyampaikan hadiah kepada orang-orang miskin.
Tokoh Santa kemudian menjadi bab penting dari tradisi Natal di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang dan bab lain di Asia Timur.
Asal Sinterklas Menurut Cerita rakyat Jerman
Menurut konversi orang Jerman dalam Kristen, pada dongeng rakyat Jerman terdapat kisah perihal Dewa Odin (Wodan), yang setiap tahun, pada masa perayaan Yule, melaksanakan pesta perburuan yang dibimbing oleh dewa-dewa dan prajurit yang mati dalam dunianya.
Anak-anak akan menaruh sepatunya, diisi oleh wortel, jerami atau gula, di akrab cerobong asap untuk kuda terbang Odin, Sleipnir, semoga kuda itu memakannya. Odin kemudian akan memberi hadiah belum dewasa itu untuk kebaikannya dengan mengganti makanan Sleipnir dengan hadiah atau permen.
Praktik ini masih ada di Jerman, Belgia dan Belanda sesudah adopsi kekristenan dan kemudian digabungkan dengan perayaan Santo Nikolas. Anak-anak masih menaruh jerami mengisi sepatu di cerobong asap setiap malam ekspresi dominan dingin, dan Santo Nikolas memberi mereka hadiah permen dan hadiah-hadiah. Kemunculan Odin cukup ibarat dengan Santo Nikolas, digambarkan sebagai orang bau tanah yang misterius dengan janggut.
Praktik ini kemudian muncul di Amerika Serikat melalui koloni Belanda di New Amsterdam lebih dulu sebelum serangan Inggris pada kala ke 17, dan berevolusi menjadi menggantung kaus kaki atau kaus kaki natal di akrab cerobong asap. Banyak tempat di Austria dan bekas tempat Italia yang direbut Austria-Hongaria, (Friuli, kota Trieste) belum dewasa memberi permen dan hadiah pada hari Santo Nikolas (San Niccolò dalam Bahasa Italia), berdasarkan kalender Katolik, pada tanggal 6 Desember.
Cerita rakyat lain, berdasarkan dari suku Indo-Jerman, terdapat dongeng bahwa ada orang suci (kadang-kadang Santo Nikolas) dan setan (kadang-kadang Krampus, atau troll).
Laki-laki muda menggunakan baju sebagai Krampus masih ada dalam perayaan hari Santo Nikolas di Kärnten (Austria Selatan) dan Carnia (Italia timur laut).
Cerita itu menyatakan bahwa sebuah daratan diserang teror oleh seorang monster yang pada ketika malam hari melata masuk ke cerobong asap dan membunuh belum dewasa ([[mengeluarkan isi perut mereka atau menyimpan mereka untuk dimakan nanti).
Orang suci itu mencari setan itu, dan menipunya dengan borgol yang diberkati (dalam beberapa versi borgol yang sama untuk memenjarakan Yesus, dalam versi lain borgol itu ialah yang dipakai untuk menahan Santo Petrus atau Paulus dari Tarsus); setan itu terperangkap dan terpaksa untuk mengikuti perintah sang orang suci. Orang Suci itu menyuruhnya untuk pergi ke setiap rumah dan menciptakan perubahan, dengan menyampaikan hadiah kepada anak-anak. Orang suci itu juga membuatnya melaksanakan hal ini setiap tahun, atau sang setan sangat muak dengan melaksanakan hal baik dan menentukan untuk kembali ke Neraka.
Asal Sinterklas Menurut Cerita Rakyat Belanda
Di Belanda, Santo Nikolas (lebih sering disebut “De Goede Sint” ) dibantu oleh seorang budak, yang disebut Zwarte Piet (“Piet Hitam”). Beberapa kisah melukiskan Zwarte Piet memukul anak bandel dengan tongkat atau memasukan mereka ke dalam karung dan membawa mereka ke Spanyol.
Beberapa beropini legenda Zwarte Piet menjadi rasis lantaran itu merujuk kalau Santo Nikolas menggunakan budak Afrika bekerja untuknya dalam hari sebelum pakjesavond (5 Desember — hari ketika kado dibuka), meskipun “Zwarte Pieten tidak digambarkan sebagai budak sekarang.
Zwarte Piet yang berterima kasih tidak tau harus kemana, dimana ia terpisah dari rekannya dan tidak ada pekerjaan untuk membantu dirinya, dan risikonya Santo Nikolas menawarkannya pekerjaan.
Beberapa menyampaikan kalau ia menulis daftar hal yang diingini oleh anak-anak, yang lain menyampaikan kalau Zwarte Piet mengikuti jejak semua anak bandel untuk memasukannya kedalam karung dan membawanya ke Spanyol.
Beberapa dasawarsa yang lalu, dongeng ini telah diubah dan budak itu telah menjadi budak modern yang mempunyai muka hitam, lantaran mereka memanjat cerobong asap dan menjadi hitam karena jelaga (butiran-butiran arang yang halus dan lunak yang terjadi dari asap lampu dan sebagainya yang berwarna hitam) dari api.
Sinterklaas menggunakan baju ibarat dengan uskup. Dia memakai mitra merah dengan salib emas dan membawa tongkat uskup. Kemiripannya dengan uskup dari Myra terlihat terang disini.
Hadiah diberikan selama perayaan ini dan lebih sering diikuti oleh puisi. Lebih banyak hadiah serius mungkin disediakan untuk besok pagi. Karena memberi hadiah ialah pekerjaan Sinterklaas, hadiah tidak diberikan pada hari natal di Belanda, tetapi orang komersial mulai memanfaatkannya di pasar.
Menurut tradisi, Sinterklaas mempunyai Piet untuk aneka macam macam hal,: Piet merupakan navigasi untuk keretanya dari Spanyol menuju Belanda, atau Piet untuk memanjat atap untuk memasukan hadiah kedalam cerobong asap.
Beberapa tahun banyak dongeng telah muncul, paling banyak dibentuk oleh orang bau tanah untuk menciptakan belum dewasa tetap percaya kepada Sinterklaas dalam kebijaksanaan dan untuk menghilangkan kelakuan yang buruk.
Dalam beberapa kasus, Piet agak ceroboh dalam pekerjaan, ibarat Piet sebagai navigasi {Bahasa Belanda “wegwijs piet”) menunjuk ke arah yang salah.
Hal ini lebih sering dipakai untuk menyampaikan komedi kecil dalam parade tahunan ketika Santo Nikolas tiba ke Belanda, dan juga bisa dipakai untuk kemajuan belum dewasa di sekolah dengan menciptakan Piet menyampaikan tanggapan yang salah, sebagai contoh, sebuah soal matematika yang sangat sederhana ibarat 2+2, sehingga belum dewasa sanggup diyakinkan untuk menyampaikan tanggapan yang benar.
Asal Sinterklas Menurut Dari Cerita modern
Hantu Hadiah Natal, versi yang diwarnai dari gambaran awal oleh John Leech dibuat untuk novel Charles Dickens A Christmas Carol(1843).
Gambaran Pra-Modern perihal Sinterklaas yang suka memberi hadiah dari sejarah gereja dan dongeng rakyat bergabung dengan abjad Inggris Father Christmas untuk menciptakan abjad yang diketahui oleh orang Inggris dan Amerika Serikat sebagai Santa Claus. Father Christmas pada kala ke 17 di Inggris, dan ia masih ada pada zaman itu, menggambarkannya sebagai orang yang berjanggut menggunakan baji yang panjang, hijau, jubah berbulu. Dia melambangkan jiwa dari semangat natal, dan digambarkan dalam “Hantu Hadiah Natal” dalam novel A Christmas Carol oleh Charles Dickens.
Nama Santa Claus berasal dari Sinterklaas, nama Bahasa Belanda yang berdasarkan dari abjad Santo Nikolas. Dia juga diketahui denga nama Sint Nikolas dimana menjelaskan penggunaan 2 nama yang berbeda, Santa Claus dan Santo Nikolas atau Santo Nick.
Penggambaran cerita rakyat tentang Father Christmas menaiki seekor kambing. Barangkali, ini ialah versi evolusi dari Tomte Swedia.
Di negara lain, gambaran Santo Nikolas juga dicampur dengan dongeng rakyat loka. Sebagai pola hal yang masih bertahan, penggambaran pagan, di daerah Nordic, ada seekor Kambing Yule (Bahasa Swedia julbock, Bahasa Norwegia “julebukk”, Bahasa Denmark “julebuk” Bahasa Finlandia joulupukki), sebuah figur yang mengejutkan dengan tanduk yang mengantar hadiah pada malam natal. Kambing jerami masih menjadi dekorasi natal di Swedia, Norwegia dan Finlandia.
Pada tahun 1840, peternakan gnome dalam dongeng rakyat Nordic memulai mengantarkan hadiah natal di Denmark, tetapi disebut “Julenisse”, berpakaian baju abu-abu dan topi merah.
Pada final kala ke 19, tradisi ini telah menyebar ke Norwegia dan Swedia (dimana “nisse” disebut Tomte), menggantikan Kambing Yule. Hal yang sama terjadi di Finlandia, tetapi disana lebih banyak figur insan yang menggunakan nama kambing Yule.
Asal Sinterklas Menurut Amerika Serikat
Thomas Nastmengabadikan Santa Claus dengan gambaran pada tanggal 3 January 1863, gosip dari Harper’s Weekly.
Di koloni Inggris di Amerika Utara dan nantinya Amerika Serikat, versi pemberi hadiah Inggris dan Belanda digabungkan lebih jauh.
Sebagai contoh, dalam Sejarah of New York (1809) oleh Washington Irving, Sinterklaas diubah menjadi versi Amerika dengan nama “Santa Claus” tetapi kehilangan pakaian uskupnya, dan ialah yang pertama digambarkan sebagai pelaut Belanda dengan pipa rokok dan mengenakan baju masbodoh berwarna hijau. Buku Irving cercaan dari kebudayaan Belanda di New York, dan lebih banyak gambaran dalam inovasi candaannya.

Sinterklas – Hari Sinterklas di Dunia, Asal-Usul, Cerita dan Kisah Sinterklas… Sumber foto: Wikipedia
Kisah Sinterklas
Ibu dari Nikolas tidak pernah punya anak sebelumnya, tetapi lantaran ia selalu memohon dan berdoa kepada Tuhan, risikonya permohonannya dikabulkan. Ia melahirkan seorang anak lelaki yang diberi nama Nikolas.
Menurut legenda pada ketika masih bayipun Nikolas sudah melaksanakan puasa, ibarat yang sering dilakukan oleh hamba Tuhan pada ketika itu, ialah tiap hari Rabu dan Jumat. Setiap hari-hari itu, ia tidak mau minum air susu ibunya walaupun anak ini usianya belum 1 tahun.
Ia ditahbiskan menjadi pastor pada usia 18 tahun di Katedral dari pamannya, lantaran sifat belas kasihnya yang besar untuk membela umat dan fakir miskin, risikonya ia diangkat menjadi uskup.
Menurut legenda pada ketika Nikolas mengadakan perjalanan ke tanah suci dalam perjalanan kapalnya dilanda angin ribut, sehingga salah satu tiang layarnya patah dan menimpa kepala dari seorang kelasi di kapal itu. Yang menjadikan janjkematian dari kelasi tersebut. Dengan doa risikonya Nicolaas bisa meredakan angin puting-beliung tersebut bahkan ia bisa “menghidupkan” kembali kelasi yang telah meninggal tadi. Sejak ketika itulah Nikolas menjadi populer sebagai santo atau orang suci pelindung dari para pelaut dan semua kapal dagang.
Kepercayaan tersebut semakin besar dan semakin berpengaruh sehingga ia dianggap sebagai wakil Tuhan untuk melindungi mereka oleh para pelaut Yunani maupun Italia pada ketika tersebut.
Tepatnya pada tanggal 9 Mei 1087 para pemilik kapal dari Italia, mengambil semua tulang-tulang dan semua sisa dari badan Nikolas untuk dipindahkan dari Turki ke Italia ke kota Bari. Dan disana dibentuk satu gereja besar yang diberi nama St Nicolaas Katedral. Oleh alasannya ialah itu tiap tanggal 9 Mei orang Italia merayakan hari St Nikolas sebagai pelindung para pelaut.
Sebelum sisa mayat Nikolas dipindahkan ke Italia, orang Italia percaya akan dongeng mengenai seorang nenek sihir yang berjulukan Befana. Ia mendapat kiprah dari malaikat untuk menyampaikan hadiah kepada Yesus pada ketika Yesus dilahirkan, ibarat juga orang majus, tetapi lantaran kelalaiannya ia tiba terlambat. Oleh alasannya ialah itu Befana mendapat eksekusi tiap tahun sebelum kelahiran Yesus, ia harus menyampaikan hadiah sebanyak mungkin kepada belum dewasa kecil yang tidak mampu.
Kepercayaan yang lebih bersifat animisme ini dianut oleh banyak orang Italia, maka dari itu para pemuka agama di Italia mengambil keputusan semoga kepercayaan dari nenek sihir Befana ini dialihkan saja kepada Sinterklas. Diharapkan bisa memulihkan gambaran dan nama baik dari orang Kristen sekalian mengalihkan kepercayaan animisme mereka, menjadi lebih percaya kepada Tuhan.
Inilah awal dari kepercayaan bahwa Sinterklas selalu memberi hadiah kepada anak-ank pada ketika hari ulang tahunnya. Bahkan pengalihan ini memberi imbas sampingan lainnya seperti ada dua Sinterklas, yang satu sebagai pelindung para pelaut sedangkan yang lain ialah pelindung dari belum dewasa dan dua-duanya berasal dari Myra (Turki).
Para pelaut zaman dahulu kebanyakan orang Spanyol, maka dari itu orang Belanda percaya bahwa Sinterklas tiba dari Spanyol dan tentu datangnya dengan kapal laut, alasannya ialah dahulu belum ada pesawat terbang. Kebanyakan kelasi dari para kapal dagang zaman dahulu ialah budak-budak dari Afrika, maka dari itu terang pembantu dari Sinterklas pun seorang budak dari Afrika yang diberi nama Zwarte Piet (Piet Hitam).
Sinterklas selalu berusaha apabila ia memberi sesuatu, semoga tidak dilihat maupun diketahui oleh si penerima, sesuai dengan aliran dari Alkitab. Pada suatu hari ia berusaha untuk membantu seseorang dari sebuah atap rumah dengan menjatuhkan sekantung uang melalui cerobong asap. Dan kebetulan uang tersebut jatuh ke dalam kaos kaki yang sedang digantungkan oleh anak si pemilik rumah untuk dikeringkan di akrab api pemanas. Hal ini rupanya diketahui oleh si pemilik rumah.
Sejak ketika itu timbul kepercayaan bahwa Sinterklas selalu tiba melalui cerobong asap di waktu tengah malam dan memberi hadiah untuk belum dewasa di kaos kaki atau kantong di akrab ranjang atau di bawah pohon Natal.
Ide Tempat Wisata Untuk Liburan
Tempat-tempat berikut ini bisa menjadi wangsit liburan di Indonesia dan luar negeri.
- Tempat Wisata Yang Harus Dikunjungi Di Indonesia Dan Luar Negri
- Bogor
- Singapura: Top 10 Obyek Wisata Yang Harus Anda Kunjungi
- Tokyo: Top 10 Obyek Wisata Yang Harus Anda Kunjungi
- Paris: Top 10 Obyek Wisata Menarik Yang Harus Anda Kunjungi
Bacaan Lainnya
- Hari Natal – 25 Desember – Sejarah, Budaya, Perayaan, Ucapan Selamat Hari Natal
- Pohon Natal – Tradisi, Sejarah dan Fakta
- Cara Memesan Penerbangan Termurah Yang Memungkinkan Ke Mana Saja
- Daftar Hari Penting Di Indonesia: Dari Bulan Januari Sampai Desember
- Raden Ajeng Kartini, Pahlawan Nasional Indonesia – Dampak Perjuanganya Hingga Kini Masih Terasa
- 1 Juni Hari Lahir Pancasila
- 2 Mei Hari Pendidikan Nasional – Ki Hadjar Dewantara, Pahlawan Nasional Indonesia
- Saya Disebut Sebagai Kota Pahlawan? Apa Nama Kota Ini?
- 10 Sungai Terpanjang Di Dunia
- Wisata Tibet Dan Everest – Top Obyek Wisata Yang Harus Anda Kunjungi
- Foto-Foto Tokoh Dan Artis Kidal Terkenal

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter
Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai
Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar bila Anda mengunduh aplikasi kita!
Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!
Sumber bacaan: Smithsonian, Gem Select, Metro, Express
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon