Tuesday, July 4, 2017

√ Pengangkatan Honorer Tetap Pakai Tes

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi √ Pengangkatan Honorer Tetap Pakai TesKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sebentar lagi akan membuka kembali pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K-II) menjadi CPNS. Baca juga: BKN : PNS Otomatis Naik Pangkat Tiap 4 Tahun.


Sempat ada kabar bahwa pengangkatan ini tidak memakai tes, tetapi pribadi penetapan. Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi menegaskan bahwa pengangkatan CPNS dari pelamar tenaga honorer K-II tetap memakai denah tes tulis.


“Saya pastikan di sini bahwa jalur satu-satunya menjadi pegawai pemerintah ialah melalui tes,” kata Yuddy di kantor Kementerian PAN-RB kemarin.


Menteri yang juga politisi Partai Hanura itu menuturkan, tanpa tes seseorang tidak dapat menjadi pegawai negeri. Termasuk bagi para tenaga honorer K-II yang akan diangkat lagi menjadi CPNS Agustus nanti.


Kabar pengangkatan honorer K-II tanpa tes ini bukan tanpa alasan. Kabar ini muncul sebab para tenaga honorer K-II yang valid, sudah pernah mengikuti tes tulis dalam pengangkatan CPNS tahun lalu. Tetapi mereka gagal, sebab kuota terbatas.


Namun ternyata dikala pemberkasan NIP berjalan, kuota CPNS gres dari pelamar tenaga honorer K-II tahun kemudian tidak terserap optimal. Dari total kuota sekitar 150 ribu, masih ada siswa sekitar 30 ribu.


Nah sisa kuota ini yang akan diisi kembali tahun ini oleh para tenaga honorer K-II yang tidak lulus tes tahun lalu. Yuddy mengingatkan bahwa tes tulis bagi tenaga honorer K-II nanti bukan sekedar formalitas.


Tetapi benar-benar tes untuk mengetahui kompetensi dasar (TKD). Menteri kelahiran Bandung itu kembali menegaskan meskipun tenaga honorer K-II sudah pernah mengikuti tes tahun lalu, tetap harus kembali ikut tes dalam pengangkatan tahun ini.


Dia juga menghimbau menjelang pengangkatan tes CPNS selalu saja ad aiming-iming calo. Modusnya dapat berupa derma untuk dapat tembus atau diangkat menjadi CPNS. Yuddy berharap masyarakat tidak lagi mempercayai adanya praktek percaloan ini.


Sebab tes tulis CPNS dilakukan dengan sistem terpusat di panitia seleksi nasional (panselnas). Sehingga orang-orang di tempat atau di instansi tidak mempunyai otoritas menilai hasil tes tulis.


Sumber : JPNN



Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon