11 Tips Mendidik Anak yang Baik di Era Milenial_ keluarga merupakan daerah pendidikan pertama seorang anak selain di sekolah, daerah kursus dan daerah lain. Itulah sebabnya seorang ibu dikatakan sebagai madrasah pertama bagi seorang anak.
Pentingnya pendidikan bagi anak di masa milineal merupakan hal yang harus di perhatikan orang bau tanah khususnya mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu di daerah kerja, sesibuk apapun orang bau tanah mereka harus bisa dan bisa meluangkan waktu untuk memenuhi kebutuhan sang ana khususnya dalam hal mendidik.
Sebagai orang tentunya menginginkan yang tebaik bagi anak-anaknya semoga kedepannya bisa sesuai dengan apa yang di ingin atau yang di harapkan. Dalam hal ini tugas kedua orang bau tanah dalam penerapan didikan sangatlah penting bagi proses perkembangan anak.
Mendidik ana juga tidak asal-asalan yang dimana orang bau tanah harus bakir memporsikan sesuai kebutuhan dan menyesuaikan dengan krakteristik setiap anak dan yang paling penting bagaimana orang bau tanah semoga bisa meningkatkan kualitas dalam mendidik . Berikut 10 tips mendidik anak yang baik di masa milineal.
11 Tips Mendidik Anak yang Baik di Era Milenial
1. Menjadi Pendengar yang Baik
Sebelum mendidik, orang bau tanah harus mempersiapkan diri bukan hanya ingin di dengar tetapi juga harus menjadi pendengar yang baik bagi bawah umur lantaran sebaik-baiknya daerah berkeluh kesah ialah keluarga, namun orang bau tanah tidak bisa mengawasi atau bersama anak selama 24 jam dan tidak tahu apa yang mereka lakukan di luar lingkungan keluarga dan sehingga tidak menutup kemungkinan mereka mempunyai persoalan dengan orang lain.
Untuk itu sebagai orang bau tanah berilah solusi atau pendapat terkait dengan persoalan yang mereka hadapi,tak lupa pula cara bagaimana mereka menghadapi setiap permasalahan dan mencari solusi semoga kedepannya mereka tidak menjadi seorang pengecut bahkan manja dengan keadaan.
2. Menjadi Seorang Panutan Dalam lingkungan keluarga
Dalam lingkungan keluarga, orang bau tanah sangatlah besar lengan berkuasa dalam proses perkembangan anak, orang bau tanah haruslah menjadi panutan bagi anak- anaknya. Orang bijak juga menyampaikan bahwa anak ialah cerminan dari orang tua.
Yang namanya anak kecil sudah niscaya mempunyai idola ibarat superhero atau pahlawan dalam imajinasi mereka dan hal itu mereka inginkan dalam dunia nyata. Makara sebagai orang bau tanah berusahalah untuk bisa menjadi ibarat apa yang di inginkan sang anak selama itu masih dalam hal positif dan mendukung perkembangan anak.
3. Berikan Dukungan atau Motivasi
Selain membutuhkan kasih sayang kedua orang tua, seorang anak tentunya membutuhkan yang namanya pemberian dan motivasi, meskipun berbentuk kalimat ataupun ucapan namun hal ini cukup berpengaruh.
Dengan memberi motivasi anak akan menjadi lebih percaya diri dan bersemangat. Mendidik anak tidak melulu dangan kata-kata berangasan banyak di dapatkan orang bau tanah yang menerapkan hal demikian dengan alasan semoga anak tidak menjadi manja. Namun orang bau tanah perlu mengetahui bahwa anak yang di didik dengan berangasan cenderung menjadi seorang pembangkang. Makara mulai hari ini jadilah orang bau tanah yang bijak dalam mendidik anak .
4. Ajarkan Keterbukaan
Orang bau tanah yang sering mendidik dengan cara berangasan tidak akan menciptakan sang anak menjadi lebihh baik namun akan menjadi sebaliknya, disaat ada waktu luang cobalah untuk menanyakan hal apa saja yang di inginkan sang anak, apa saja yang dia butuhkan dan apa saja yang dia lakukan bersama teman- temannya.
Dengan begitu sang anak akan terbuka dengan orang tuanya tidak hanya itu dengan keterbukaan sang anak, orang bau tanah bisa mencari atau menemukan celah kekurangan dalam diri sang anak dan mengakibatkan ide semoga bisa meningkatkan kualitas didikan kepada anak atau bisa mengubah metode yang di pakai sebelumnya sesuai dengan abjad dan kebutuhan anak.
5. Jangan Mengancam Anak
Mendidik anak memang tidaklah mudah, terkadang rasa kesal akan perilaku dan sifatnya selalu tiba menghampiri. Belajarlah untuk mengontrol emosi semoga kata-kata berangasan tidak terucapkan ,jangan pula meneriaki apalagi hingga mengancam alasannya ialah sang anak juga akan merasa tidak nyaman dan bahkan merasa tertekan, cobalah dengan cara yang lemah lembut namun bijak dengan begitu dia akan gampang luluh dan penurut.
6. Jangan Berbohong.
Yang namanya anak kecil tentu sangat gampang untuk di bohongi, namun hal ini perlu di perhatikan. Banyak orang bau tanah menganggap hal ini sepele bahkan mengakibatkan kebiasaan ini sebagai tujuan tertentu ibarat menakut-nakuti semoga mereka percaya.
Dampak dari berbohong ini mungkin mereka belum rasakan atau dapatkan tetapi akan terlihat pada ketika sang anak beranjak menuju remaja lantaran terbiasa dengan kebohongan maka sang anak tadi tidak menutup kemungkinan akan gampang berbohong baik dengan orang bau tanah maupun orang lain lantaran menurutnya kebohongan ialah hal yang masuk akal dan biasa saja. Makara mulai kini jadilah orang bau tanah yang jujur dan ajarakan anak untuk senantiasa berkata jujur.
7. Jangan Menakuti Anak
Selain berbohong orang bau tanah juga banyak menakut-nakuti sebagai jalan pintas semoga anak mau menuruti impian orang tua, meskipun cara ini salah tetapi masih saja di dapatkan orang bau tanah yang melaksanakan hal demikian.
Seperti berbohong lagi-lagi masih ada saja orang bau tanah yang menganggap ini sepele tanpa mereka sadari dengan menakut-nakuti anak bisa saja mengalami stress berat dan bisa membatasi kreatifitasnya .
8. Ajarkan Agama Sejak kecil
Sejak kecil didiklah anak dengan baik, mereka bukan hanya darah daging tetapi amanah dari ALLAH SWT, dalam hal mendidik perlu ilmu agama biasakan mereka selagi masih bawah umur semoga kedepannya mereka menjadi terbiasa.
Karena di zaman yang semakin canggih ini Nilai-nilai agama semakin di kesampingkan dan parahnya banyak yang mengaggap tidak sesuai zaman. Dalam agama juga tidak hanya mengajarkan bagimana kita beribadah,sikap,sifat dan lainnya,tetapi ilmu yang tidak kalah penting dan tidak bisa dibeli dengan uang.
9. Ajarkan Meminta Maaf
Ada yang menyampaikan bahwa hal tersulit yang di lakukan insan yaitu meminta maaf dan berterima kasih, entah lantaran rasa gengsi atau yang lain. Tapi meminta maaf atau berterima kasih tidak aka mengurangi derajat seseorang.
Jika orang bau tanah yang salah terhadap anak alangkah lebih bagusnya orang bau tanah juga harus meminta maaf. Hilangkanlah ego dan beranggapan bahwa orang bau tanah tidak pantas meminta maaf. Hal-hal ibarat itulah secara tidak eksklusif sanggup mendidik anak semoga terbiasa meminta maaf baik dengan orang bau tanah maupun orang lain.
10. Tumbuhkan perilaku Menghormati
Sikap hormat tidak selalu di tujukan kepada mereka yang lebih tua, tetapi sesama sobat juga harus ada perilaku saling menghormati. Didiklah mulai dari bawah umur semoga ketika beranjak remaja dia muda bergaul dengan siapapun tanpa melupakan perilaku saling menghargai. Hormati orang lain semoga kita juga di hormati.
11. Ajarkan Disiplin
Banyak yang menyampaikan bahwa kesuksesaan dimulai dari kedisiplinan, untuk itu ajarkan anak untuk memulai dari hal-hal kecil ibarat tiba sempurna waktu, mencar ilmu dan berngkat ke sekolah pada sempurna waktu. Itulah 10 tips mendidik anak, jadilah orang bau tanah yang sabar dan selalu menunjukkan yang terbaik untuk kebutuhan mereka. Karena anak ialah cerminan orang tua.
Demikianlah artikel tentang 11 Tips Mendidik Anak yang Baik di Era Milenial, semoga artikel ini bermnafaat untuk anda semua
Sumber http://www.rijal09.com
EmoticonEmoticon