YouTube Menguji Desain Material pada Versi Web – Secara perlahan-lahan semua produk Google mulai menerapkan desain material. Beberapa waktu kemudian Chrome OS versi 50 sudah memakai desain material secara penuh. Sekarang YouTube versi web salah satu website yang akan menerima giliran perubahan desain material. Dilansir dari Android Police beberapa pengguna melihat tampilan gres YouTube yang memakai desain material. Mungkin membutuhkan waktu semoga semua pengguna sanggup melihat YouTube dengan desain material.
Seorang pengguna Reddit dengan nama akun giorgiomarine menemukan cara mengaktifkan desain material untuk pengguna yang belum menerima giliran. Berikut cara mengaktifkannya memakai Google Chrome
- Buka https://www.youtube.com/?gl=US
- Buka developer tools dengan menekan (ctrl + shift + i)
- Pilih tab `Resources´ dan hapus cookie bernama VISITOR_INFO1_LIVE untuk domain youtube.com
- Kemudian pilih tab ‘console’ dan definisikan cookie VISITOR_INFO1_LIVE dengan memakai perintah berikut:
document.cookie="VISITOR_INFO1_LIVE=Qa1hUZu3gtk;path=/;domain=.youtube.com"; - reload kembali halaman web
Catatan: Desain gres Youtube ini akan muncul jikalau kau tidak login
YouTube kini mempunyai toolbar gres dengan kotak pencarian ditengahnya. Pada toolbar bab kanan kau akan melihat tombol Log-In, icon upload dan sajian overflow yang berisi opsi untuk mengubah bahasa, lokasi negara, kanal bantuan, mengaktifkan mode restricted, mengirim umpan balik dan shortcut untuk mengubah ke tampilan “classic”. Sedangkan pada sajian hamburger bab kanan, akan keluar sajian dikala di klik yang berisi link ke Home, Trending, History dan kategori lainnya. Tentu saja semua tombol dengan animasi dampak ripple.
Perubahan besar terjadi dihalaman Channel, icon pada halaman channel kini lebih besar dan bulat, disebelahnya ada nama Channel berikut dengan jumlah subcriber dibawahnya dan tombol subcribe yang berada pada paling kanan. Header-nya pun kini lebih lebar memenuhi layar. Ciri khas desain material, warna pada header dan toolbar otomatis akan berubah warna menurut warna background dari header, warna ini lebih disebut accent color.
Sementara untuk tampilan video player tidak ada berubahan sama sekali, hanya saja isu dan tombol dibawahnya sedikit diubah tata letaknya dan terlihat lebih bersih. Sekarang jikalau kau menekan tombol share akan muncul kotak popup berbeda dengan yang sebelumnya. Ketika kau menonton video dengan mode theater, toolbar akan bermetamorfosis hitam dengan tujuan semoga pengguna menjadi fokus ke video.
Beberapa waktu kemudian Google juga menambahkan teknologi machine learning untuk halaman Home pada YouTube. Teknologi ini dipakai untuk menampilkan Suggested Channel. Sekarang halaman Home pada YouTube juga telah menerapkan infinite scrolling.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com













EmoticonEmoticon