Wednesday, October 25, 2017

√ Kerikil Basal: Bentuk, Ciri Dan Proses Terjadinya

Basal ialah batuan vulkanik berat yang berwarna gelap dan membentuk sebagian besar kerak samudera. Basal sanggup mencapai permukaan bumi namun awal mula kemunculannya ialah di dasar lautan. Dibandingkan dengan granit yang banyak terdapat di benua, basal lebih gelap, padat dan lebih halus. Warna gelap dan pdat alasannya ialah mineral yang terkandung dalam basal ialah magnesium dan besi (lebih basa) dan lebih sedikit mengandung silikon alumunium.

Permukaan basal lebih halus alasannya ialah mendingin lebih cepat erat permukaan bumi dan mempunyai hablur yang kecil. Sebagian besar basalt di dunia meletus dan keluar di dasar perairan bahari dalam di sepanjang Mid Ocean Ridge. Jumlah lebih kecil meletus di pulau-pulau vulkanik samudera, di zona subduksi dan kadang di zona lain.

Basalt Mid Ocean Ridge
Basal ialah tipe lava yang menyusun mantel bumi. Bagian atas mantel terdiri dari peridotit yang lebih basa dari basal, atau disebut juga batuan ultrabasa. Saat lempeng bumi terpisah di pematang tengah bahari (Mid Ocean Ridge), pelepasan tekanan pada peridotit membuatnya mulai mencair dengan komposisi kimia klinopiroksen, plagioklas dengan sedikit olivin, ortopiroksin dan magnetit.

Batuan yang meleleh akan lebih berat dibanding batuan padat. Setelah terbentuk di kerak dalam, basal akan naik dan di tengah pematang lautan mengalir ke tengah bahari dan cepat membeku di air cuek dalam bentuk lava bantal.  Lebih jauh ke dalam basal tidak meletus dan mengeras namun menumpuk secara vertikal menyerupai kartu. Komplek basal ini membentuk bab tengah kerak samudera dan di bab bawahnya terdapat bak magma yang lebih besar yang secara perlahan mengkristal menjadi gabro plutonik.

Basal Mid Ocean Ridge ini sangat penting alasannya ialah sanggup didaur ulang oleh gaya endogen menjadi mantel dan lempeng tektonik. Basal jenis ini jarang terlihat kecuali turun ke dasar lautan dalam.
Basal ialah batuan vulkanik berat yang berwarna gelap dan membentuk sebagian besar kerak  √ Batu Basal: Bentuk, Ciri dan Proses Terjadinya
Columnar Basalt di daratan
Basalt Volcanic 
Basal yang kita kenal bukan berasal dari gunung api bawah bahari namun dari acara letusan yang lebih besar lengan berkuasa di lokasi lain di daratan menyerupai zona subduksi, pulau tengah samudera dan dasar bahari purba yang terangkat. Subduksi membawa basal samudera kembali ke mantel. Bahan-bahan ini kemudian naik sebagai fluida di atas zona subduksi dalam rekahan kulit bumi. Jika basal meletus di dasar bahari akan menghasilkan lava bantal. Jika basal naik di kerak benua maka sering bercampur dengan batuan basa yang lebih sedikit dan menghasilkan banyak sekali jenis lava mulai dari andesit sampai riolit. Tempat terbaik untuk melihat basal ialah di Hawaii dan Islandia.

Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id


EmoticonEmoticon