Sunday, October 15, 2017

√ Rumah Sopan Santun Batak Dan Doktrin Suku Batak

Rumah etika Batak


Rumah Adat Batak Toba Sumatera Utara – Rumah Adat Batak Toba disebut Rumah Bolon, yang mempunyai bangunan empat persegi panjang yang adakala ditempati oleh 50 keluarga.


 


Suku Batak


Suku Batak merupakan salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia. Nama ini merupakan sebuah tema kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Pantai Barat dan Pantai Timur di Provinsi Sumatera Utara. Suku bangsa yang dikategorikan sebagai Batak adalah:




  • Toba




  • Karo




  • Pakpak




  • Simalungun




  • Angkola




  • Mandailing




Batak ialah rumpun suku-suku yang mendiami sebagian besar wilayah Sumatera Utara.


Namun sering sekali orang menganggap penyebutan Batak hanya pada suku Toba padahal Batak tidak diwakili oleh suku Toba. Sehingga tidak ada budaya dan bahasa Batak tetapi budaya dan bahasa Toba, Karo, Simalungun dan suku-suku lain yang serumpun.


 


Cara memasuki rumah etika Batak


Memasuki Rumah Bolon ini harus menaiki tangga yang terletak di tengah-tengah rumah, dengan jumlah anak tangga yang ganjil. Bila orang hendak masuk rumah tersebut, harus menundukkan kepala biar tidak terbentur pada balok yang melintang. Rumah Adat Batak Toba Sumatera Utara, Hal ini diartikan tamu harus menghormati si pemilik rumah.


 


 Rumah Adat Batak Toba disebut Rumah Bolon √ Rumah Adat Batak dan Kepercayaan Suku Batak

Rumah etika Batak Toba. Sumber foto: Wikimedia Commons


 


Kepercayaan Suku Batak


Sebelum suku Batak Toba menganut agama Kristen Protestan, mereka mempunyai sistem kepercayaan dan religi tentang Mulajadi na Bolon yang mempunyai kekuasaan di atas langit dan pancaran kekuasaan-Nya terwujud dalam Debata Natolu.


Menyangkut jiwa dan roh, suku Batak Toba mengenal 3 konsep, yaitu:




  • Tendi / Tondi : ialah jiwa atau roh seseorang yang merupakan kekuatan, oleh alasannya itu tondi memberi nyawa kepada manusia. Tondi di sanggup semenjak seseorang di dalam kandungan.Bila tondi meninggalkan tubuh seseorang, maka orang tersebut akan sakit atau meninggal, maka diadakan upacara mangalap (menjemput) tondi dari sombaon yang menawannya.




  • Sahala : ialah jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. Semua orang mempunyai tondi, tetapi tidak semua orang mempunyai sahala. Sahala sama dengan sumanta, tuah atau kesaktian yang dimiliki para raja atau hula-hula.




  • Begu : ialah tondi orang telah meninggal, yang tingkah lakunya sama dengan tingkah laris manusia, hanya muncul pada waktu malam.




Demikianlah religi dan kepercayaan suku Batak yang terdapat dalam pustaha. Walaupun sudah menganut agama Nasrani dan berpendidikan tinggi, namun orang Batak belum mau meninggalkan religi dan kepercayaan yang sudah tertanam di dalam hati sanubari mereka


 




Sumber bacaan: SG News YahooFacts and Details


                      


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon