Wednesday, November 8, 2017

√ Pola Pidato Singkat Hari Raya Idul Fitri

Sebentar lagi Hari Idul Fitri akan menyambut kita. Berikut tumpuan pidato menyambut Hari Raya Idul Fitri. Semoga bermanfaat.

Assalamualaikum wr.wb
Saudara-saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia, berbahagialah kita semuanya lantaran besok pagi kita umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri. Memang sudah menjadi kebiasaan bahwa hari raya Idul Fitri ini dirayakan dengan meriah sekali. Karena itu marilah kita bersyukur kepada Allah lantaran kita diuji atau ditempa selama satu bulan tersebut. Setelah sebelas bulan kita mengarungi kehidupan yang penuh hitam putih, maka satu bulan kemarin yakni waktunya kita untuk mensucikan diri, introspeksi dan bulan yang sempurna untuk meraih ampunan Allah.

Hadirin sekalian, memang bulan puasa yakni bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan. Siapa yang akan minta ampun akan diampuni, siapa yang berdoa maka akan dikabulkan doanya. Maka beruntunglah kita umat Islam yang memperbanyak amalan-amalan di bulan suci bulan puasa lantaran iktikad dan takwa kepada Allah. Mudah-mudahan amalan yang kita lakukan sebulan kemarin sesuai dengan apa yang kita inginkan yaitu mendapat padahal dan rido Allah SWT. Jangan hingga kita menjadi insan yang merugi. Nabi pernah bersabda : 'banyak sekali orang-orang yang berpuasa itu hanya mendapat lapar dan haus saja lantaran kita tidak sanggup menjauhi larangan yang menghilangkan pahala puasa tersebut'.

Hadirin sekalian, sesudah kita mendapat banyak sekali pelajaran di bulan bulan puasa kita sama-sama sanggup mencicipi bagaimana rasanya lapar dan haus. Dengan nasihat tersebut maka timbulah dalam hati kasih sayang kepada fakir miskin. Oleh lantaran itu kita diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah kepada para mustahiq zakat menyerupai fakir miskin supaya mereka sanggup mendapat kebahagiaan menyerupai orang lain menyerupai makanan, pakaian dan barang lainnya. Kita harus peduli terhadap sesama kaum muslim. Janganlah kita termasuk orang yang mendustakan agama menyerupai sabda "Apakah engkau yang mendustakan agama yaitu yang tidak memikirkan anak yatim dan tidak memperlihatkan makan kepada fakir miskin?".

Hadirin sekalian, dengan itu marilah kita kembali kepada fitrah kita yang bahwasanya yang dituntunkan dalam Islam, saling memaafkan menghilangkan benci, iri, ego, benih kebencian dan memulai kembali merajut perdamaian dan persatuan bangsa. Dengan begitu makan akan terjalin rasa persaudaraan yang harmonis, mempererat ukhuwah Islamiyah yang selama-lamanya. Amin. 

Wassalamualaikum wr. wb.

Sumber http://www.gurugeografi.id


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)