Friday, December 29, 2017

√ Guru Dibunuh Siswa Di Sampang Salah Siapa?

Awal Februari ini info seantero negeri digegerkan dengan info tewasnya seorang guru ditangan seorang siswanya. Suatu fenomena yang luar biasa mencoreng dunia pendidikan di Indonesia. Lalu mengapa hal ini dapat terjadi?. Siapa yang salah?. Berita ini cepat sekali menyebar di semua medsos dan memancing respon netizen tentunya.

Kronologi singkat siswa membunuh gurunya di Sampang terjadi ketika di kelas. Siswa yang tidak memperhatikan pelajaran tidak terima diingatkan gurunya dan kesannya pukulan tinju melayang ke guru. Sehari lalu sang guru wafat alasannya ialah cedera parah di kepala. 

Saya eksklusif melihat respon netizen di medsos khususnya facebook. Dan sudah aku kira bahwa sesudah terjadi fenomena gila di Indonesia maka akan disusul fenomen yang lebih gila lainnya. Saya cek di fb ada yang komen negatif hingga ada yang bilang guru harus dibunuh (entah ini sengaja buat nyari trafik atau bukan), aku ga ngerti. Ada yang simpati terhadap siswa, katanya siswa juga manusia, punya hak hidup,,bla..bla...bla... macam-macam pokonya. Ada yang permintaan segera menciptakan rekenign bantuan untuk keluarga korban dan lain sebagainya.

Nampaknya netizen terutama guru sedang mendengar info ini, belum lagi ngurus UN beberapa bulan lagi, tambah panas aja tuh kepala. Lalu apa yang sebetulnya sedang terjadi pada pendidikan di Indonesia?. Siapa yang salah?. Guru?. Siswa?. Orang Tua?. Lingkungan?. atau lainnya?.

Dalam melihat kasus ini diharapkan analisa komperhensif dan tidak dapat hanya dipandang dari satu sisi. Ingat pendidikan itu ialah sebuah kerja sama antar elemen, bukan hanya guru dan siswa tapi juga orang bau tanah dan lingkugan lain (televisi, agenda sinetron, media umum dll). Gurunya baik tapi orang bau tanah di rumah gak baik ya sama aja bohong. Orang bau tanah baik dan guru baik tapi lingkungan (teman, agenda televisi dll tidak mendukung pendidikan) ya sama aja juga bohong.
Awal Februari ini info seantero negeri digegerkan dengan info tewasnya seorang guru di √ Guru Dibunuh Siswa di Sampang Salah Siapa?
Pendidikan ialah suatu kolaborasi

Jadi membangun pendidikan bagi anak bukan hanya sebatas guru, sekolah dan anak. Makara mari introspeksi sama-sama dari rumah apakah kita sudah menjadi orang bau tanah yang baik di rumah?. Apakah pemerintah sudah menciptakan agenda pendidikan di televisi yang baik baik anak atau mayoritas sinetron yang tidak terang tujuannya?. Apakah anak tersebut sering berkumpul dengan ulama atau pemuka agama dan mendengarkan siraman rohani spiritual biar kebijaksanaan pekerti mereka semakin baik?. Pendidikan memang kompleks dan ketika ini tantangan utama ialah globalisasi. Makara ya begitulah, semoga fenomena jelek ini tidak terjadi lagi meski peluang memang niscaya ada. 

Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id


EmoticonEmoticon