
sifat zat
Pengertian Zat, Sifat, Dan Contohnya
Zat adalah sesuatu yang menempati ruang/area dan memiliki/mempunyai massa. Zat menunjukkan/memperlihatkan cii-ciri atau sifat inersia dan kekenyalan. Dua zat tidak mampu/bisa menempati ruang/area yang sama pada waktu yang bersamaan.
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-3195550932292763"
data-ad-slot="3872680769">
Kita mengenal 3 macam zat, yakni zat ga, zat cair, dan zat padat. Keadaan molekul dan bentuk/wujud zat-zat itu dibedakan menjadi sebagai berikut :
- Zat/benda padat
1). Contoh zat padat
Contoh zat padat : batu, kayu, besi, baja, emas,perak,timah, tembaga, alumunium, dan sebaginya.
Untuk membuktikan/menunjukkan bahwa zat padat mempunyai massa yaitu dengan cara/langkah menimbang zat padat tersebut. Misalnya kita mengambil kerikil untuk ditimbang, dan pastinya kerikil ini mempunyai massa berat 1 kg. Kemudian kerikil tersebut di masukkan ke dalam wadah yang sudah/telah berisi air, maka air didalam wadah tersebut akan/dapat tumpah atau permukaanya naik. Hal berikut sebagai bukti bahwa zat padat mempunai massa dan menempati atau menduduki ruang.
2). Sifat-Sifat Zat/Benda Padat
Zat padat mempunyaicii-ciri/sifat bentuk atau wujud dan volumenya tetap. Bentuknya tetap lantaran partikel-partikel pada zat padat saling berdekatan, tersusun teratur/tertata dan mempunyai gaya tarik-menarik antarpartikel sangat atau benar-benar kuat. Volumenya selalu tetap dikarenakan partikel pada zat padat dapat/bisa bergerak dan berputar pada kedudukannya saja.

sifat zat 1
- Zat/benda cair
1). Contoh zat cair
Contoh zat cair : air, es batu, sirup, minyak sayur, minyak tanah, spritus, kecap, bensin, solar, dan lain-lain. Pembuktian tentang/mengenai zat cair memiliki/mempunyai massa yang menempati/menduduki ruang atau area dapat/bisa dilakukan dengan cara/langkah menuangkan 1/2 gelas minyak sayur ke dalam gelas yang memuat/berisi lebih dari 1/2 gelas air dengan catatan ukuran gelasnya sama. Dengan percobaan tersebut maka airnya yang tersedia digelas akan ada yang tumpah.
2). Sifat-Sifat Zat/Benda Cair
Zat cair mempunyai cii-ciri/sifat bentuk berubah-ubah dan volumenya tetap. Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat cair berdekatan namun renggang, tersusun tidak teratur, gaya tarik-menarik antarpartikel tidak cukup kuat. Volumenya selalu tetap dikarenakan partikel pada zat cair mudah/gampang berubah/berpindah namun tidak dapat/bisa meninggalkan kelompoknya. Bentuk benda cair mengikuti bentuk/wujud wadahnya. Misalnya jikalau air dituangkan ke dalam gelas maka bentuknya seperti/layaknya gelas, dimasukkan botol juga bentuk/wujud air seperti/layaknya botol, dan lain sebagainya.
Bentuk permukaan benda cair yang membisu atau tenangakan selalu tetap datar. Sifat air yang permukaannya yang selalu tetap datar ini juga dimanfaatkan oleh para tukang bangunan yaitu untuk dipakai sebagai alat waterpass. Waterpass ialah alat yang dipakai untuk mengukur atau memilih sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal. Ada banyak jenis, type, dan model, serta tipe alat waterpass yang dipakai didalam dunia pertukangan, tetapi jenis/model yang paling sering/kerap dipergunakan ialah waterpass panjang 120 cm yang terbuat dari materi kayu dengan tepi/pinggir kuningan, di mana alat ini terdapat dua buah alat pengecek kedataran baik untuk vertikal maupun horizontal yang terbuat dari beling di mana didalamnya terdapat gelembung cairan, dan pada posisi tepi/pinggir alat terdapat garisan pembagi yang dapat/bisa dipergunakan sebagai alat ukur panjang.Benda cair mengalir berasal dari daerah/tempat/area yang lebih tinggi ke daerah/tempat/area yang rendah.Zat/Benda cair menekan/menghimpit ke segala arah.
Benda cair mampu/bisa meresap melewati/melalui celah-celah kecil atau yang dinamakan kapilaritas. Kapilaritas ialah fenomena naik atau turunnya permukaan zat cair
di dalam suatu pipa kapiler (pipa dengan luas penampang yang sempit). Dalam kegiatan/kejadian sehari-hari banyak yang memakai/menggunakan prinsip kapilaritas, jikalau kejadian naiknya minyak tanah melewati/melalui sumbu kompor ialah kejadian kapilaritas, pengisapan air dan unsur hara oleh tumbuhan melewati/melalui jaringan kapiler merupakan kejadian kapilaritas, hal lainnya yakni pengisapan air oleh kertas atau kain juga termasuk kejadian kapilaritas.
- Zat/benda gas
1). Contoh benda gas
Contoh gas : udara, oksigen ( O2 ), karbon dioksida ( CO2 ), gas argon, dan sebagainya. Zat gas juga dapat/bisa menempati ruang/area dan memiliki/mempunyai massa. Buktikan hal ini dengan cara/langkah dengan meniup 2 balon yang berukuran sama, setelah itu yang satu kempeskan. Timbanglah 2 balon tersebut dengan alat sederhana/simpel yaitu dengan memasang/menempatkan 2 balon tersebut dengan cara/langkah mengikatnya di dua ujung lidi, sesudah itu kuncir/ikat lah lidi itu di cuilan tengahnya memakai benang. Kemudian gantung lah benang itu. Apa yang terjadi?yang terjadi ialah balon tidak kempes akan turun posisinya.
2). Sifat-sifat Zat/Benda gas
Zat gas mempunya} cii-ciri/sifat bentuk dan wujud berubah-ubah dan volume berubah-ubah. Bentuknya berubah-ubah {karena|dikarenakan|gara-gara|sebab} jarak antarpartikel pada zat gas berjauhan, tersusun tidak teratur, gaya tarik antarpartikel sangat/benar-benar lemah. Volumenya berubah-ubah lantaran lapisan/susunan partikel pada zat gas tidak teratur/tertata dan gaya tarik-menarik antarpartikel sangat/benar-benar lemah sehingga dapat/bisa bergerak bebas meninggalkan kelompoknya.Benda gas dapat/bisa mengisi seluruh/memenuhi ruangan yang ditempatinya. Misalnya balon yang ditiup, ban sepeda yang dipompa.Benda gas menekan/menghimpit ke segala arah.
Demikian klarifikasi singkat ihwal zat dari ane. Jika kau merasa artikel ini bermanfaat, tolong bantu share ya. Terimakasih 🙂
Dan jangan lupa baca artikel ane yang lain disini.
Incoming search terms:
- apa itu zat
- arti zat sifat wujud
EmoticonEmoticon