Contoh Soal dan Jawaban Bahasa Indonesia
Tidak perlu takut dan tegang untuk menghadapi ujian nasional. Asalkan Anda paham materinya, maka semua akan lancar. Untuk memantapkan pemahaman Anda terhadap materi-materi, simak dulu pembahasan soal UN Sekolah Menengan Atas Bahasa Indonesia berikut ini! Berikut ialah rujukan soal UN Bahasa Indonesia:
1. Susunan proses wawancara adalah…
A. Pembukuan, pendahuluan, penutup, tahap inti
B. Penutup, pembuka, pendahuluan, tahap inti
C. Pendahuluan, pembuka, tahap inti dan penutup
D. Tahap inti, penutup, pembuka, pendahuluan
E. Penutup, tahap inti, pembuka, pendahuluan
Jawaban: D
2. Kalimat yang terletak di awal paragraf ialah kalimat….
A. Induktif
B. Deduktif
C. Campuran
D. Oktif
E. Pasif
Jawaban: B
3. Kalimat yang berupa gagasan utama atau inti kalimat yaitu….
A. Utama
B. Induktif
C. Deduktif
D. Ambigu
E. Campuran
Jawaban: A
4. Apa yang dimaksud dengan kalimat induktif….
A. Kalimat yang terletak di selesai paragraf
B. Kalimat yang terletak di awal paragraf
C. Kalimat yang terletak di awal dan selesai paragraf
D. Kalimat yang terletak di tengah paragraf
E. Kalimat yang tidak mempunyai paragraf
Jawaban: A
5. Apa yang membedakan antara kalimat induktif atau deduktif…
A. Kalimat deduktif terletak di selesai paragraf dan sebaliknya
B. Kalimat Induktif terletak di awal paragraf
C. Kalimat induktif adonan deduktif di selesai paragraf
D. Kalimat deduktif adonan di awal paragraf dan sebaliknya
Jawaban: E
6. Wawancara mengapa pada proses…
A. Dialog
B. Surat-suratan
C. Teks
D. Radio
E. Berita
Jawaban: A
7. Susunan penulisan menciptakan kerangka-kerangka adalah…
A. Pendahuluan, pembahasan, penutup
B. Pembahasan, pendahuluan, penutup
C. Penutup, pendahuluan, pembahasan
D. Pembahasan, penutup, pendahuluan
E. Penutup, pembahasan, pendahuluan
Jawaban: A
8. Tulisan, ulasan/ timbangan mengenai nilai sebuah buku atau hasil karya disebut dengan….
A. Resensi
B. Berita
C. Wawancara
D. Topik
E. Gagasan utama
Jawaban: A
9. Keterangan atau laporan mengenai insiden atau insiden yang hangat disebut dengan….
A. Resensi
B. Berita
C. Wawancara
D. Topik
E. Gagasan utama
Jawaban: B
10. Surat resmi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintahan ialah surat…
A. Dinas
B. Niaga
C. Sosial
D. Kuasa umum
E. Umum
Jawaban: A
11. Surat yang dipakai untuk organisasi kemasyarakatan ialah surat…
A. Dinas
B. Pribadi
C. Kuasa
D. Sosial
E. Niaga
Jawaban: D
12. Surat resmi yang dipakai oleh perusahaan atau tubuh perjuangan termasuk surat…
A. Dinas
B. Sosial
C. Kuasa
D. Umum
E. Niaga
Jawaban: E
13. Jenis karangan yang menceritakan rangkaian insiden atau pengalaman menurut waktu disebut karangan….
A. Narasi
B. Deskripsi
C. Eksposisi
D. Argumentasi
E. Persuasi
Jawaban: A
14. Jenis karangan yang melukiskan atau menggambarkan suatu objek apa adanya ialah karangan…
A. Narasi
B. Deskripsi
C. Eksposisi
D. Argumentasi
E. Persuasi
Jawaban: B
15. Kata drama berasal dari bahasa…
A. Jerman
B. Indonesia
C. China
D. Amerika Serikat
E. Yunani
Jawaban: E
16. Surat yang tidak mempunyai kepala surat ialah surat…
A. Dinas
B. Pribadi
C. Kuasa
D. Niaga
E. Umum
Jawaban: C
17. Susunan naskah drama yang benar adalah…
A. Tokoh, perwatakan, alur, tema
B. Tokoh, alur, perwatakan, tema
C. Alur, tokoh, perwatakan, tema
D. Perwatakan, tokoh, alur, tema
E. Tema, alur, tokoh, perwatakan
Jawaban: C
18. Sebagai suatu bentuk dongeng yang berisi konflik, perilaku dan sifat insan dalam bentuk obrolan disebut…
A. Wawancara
B. Surat
C. Karangan
D. Drama
E. Memo
Jawaban: D
19. Kalimat yang tidak mempunyai kemungkinan banyak tafsir ialah kalimat…
A. Induktif
B. Deduktif
C. Campuran
D. Pasif
E. Ambigu
Jawaban: E
20. Kalimat yang berisi gagasan pendukung yang berupa pengulangan dan fakta-fakta adalah…
A. Utama
B. Induktif
C. Penjelas
D. Deduktif
E. Ambigu
Jawaban: C
21. Surat yang berisi pelimpahan kewenangan dari pemberi kuasa ialah surat…
A. Dinas
B. Pribadi
C. Kuasa
D. Niaga
E. Umum
Jawaban: C
22. Jenis karangan yang bertujuan untuk menghipnotis pembaca dengan bukti-bukti atau alasan ialah karangan…
A. Narasi
B. Deskripsi
C. Eksposisi
D. Argumentasi
E. Persuasi
Jawaban: D
23. Jenis karangan yang bertujuan menambah pengetahuan pembaca dengan cara memaparkan informasi secara akurat…
A. Narasi
B. Deskripsi
C. Eksposisi
D. Argumentasi
E. Persuasi
Jawaban: C
24. Jenis karangan yang bertujuan untuk menghipnotis pembaca dengan bukti-bukti, alasan alasan atau pendapat yang berpengaruh sehingga pembaca mau mengikuti gagasan yang dikemukakan oleh penulisan tersebut…
A. Narasi
B. Deskripsi
E. Eksposisi
D. Argumentasi
E. Persuasi
Jawaban: C
25. Proses obrolan antara orang yang mencari informasi dengan orang yang memperlihatkan informasi disebut…
A. Resensi
B. Wawancara
C. Berita
D. Topik
E. Gagasan utama
Jawaban: B
26. Agar menjadi paragraf yang baik urutan kalimat-kalimat di atas yang benar adalah.
(1) Syukur-syukur jadi anak superior dengan IQ di atas 130.
(2) Dalam paradigma IQ dikenal kategori hamper atau genius kalau seorang punya IQ di atas 140.
(3) Hingga hari ini pun masih banyak orang bau tanah yang mengharapkan anak-anaknya pintar, terlahir dengan IQ (intelligence quotient) di atas level normal (lebih dari 100).
(4) Harapan ini tentu sah saja.
(5) Albert Einstein ialah ilmuwan yang IQ-nya disebut-sebut lebih dari 160.
A. (1), (2), (3), (4), (5)
B. (2), (3), (4), (5), (1)
C. (3), (1), (4), (2), (5)
D. (4), (2), (5), (3), (1)
E. (5), (3), (1), (4), (2)
Jawaban: E
Penyelesaian:
Untuk menjadi sebuah paragraf yang baik harus memenuhi syarat bahwa sebuah paragraph harus koherensi (perpaduan antarkalimat) dan juga harus logis, Dengan demikian semoga menjadi paragraf yang baik, urutan yang benar dari keempat kalimat tersebut ialah :
(5) Albert Einstein ialah ilmuwan yang IQ-nya disebut-sebut lebih dari 160. (3) Hingga hari ini pun masih banyak orang bau tanah yang mengharapkan anak-anaknya pintar, terlahir dengan IQ (intelligence quotient) di atas level normal (lebih dari 100). (1) Syukur-syukur jadi anak superior dengan IQ di atas 130. (4) Harapan ini tentu sah saja. (2) Dalam paradigma IQ dikenal kategori hamper atau genius kalau seorang punya IQ di atas 140.
27. Perbaikan kalimat nomor (4) pada obrolan tersebut adalah…
(1) Tono: (tertawa sendirian)
(2) Tini: Jangan tertawa. Saya sungguh-sungguh ini. Kau tahu bahwa saya sudah usang hidup sendirian.
(3) Tono: Kau sudah pernah berbicara dengan dia?
(4) Tini: Sudah.
(5) Tono: Jadi, bagaimana kau sanggup kira-kira beliau mau mendapatkan kau?
(6) Tini: Aku takut, jangan-jangan…
A. Kemarin lusa.
B. Kakakku yang bicara.
C. Belum pernah.
D. Tadi pagi.
E. Pastilah itu.
Jawaban: C
Penyelesaian:
Perbaikan kalimat nomor (4) pada obrolan tersebut ialah belum pernah.
28. Larik bermajas metafora yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah…
AKU
Kalau hingga waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
……..
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan sanggup kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan saya akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Karya: Chairil Anwar
A. Aku insan biasa
B. Aku ini hewan jalang
C. Aku orang tak berguna
D. Aku memang miskin
E. Aku kolot dan malas
Jawaban: B
Penyelesaian:
Majas metafora ialah perbandingan antara dua hal yang dianggap mempunyai persamaan sifat. Larik bermajas metafora yang tepat ialah saya ini hewan jalang.
29. Namun semua terjadi di luar perhitungan. Tidak sanggup dihindari, mereka melihat anak itu dan sanggup menandai dari seragam sekolah yang dikenakannya. Seorang dari mereka tiba ke arah kami, mencengkeram, dan merenggut kerah baju di pecahan lehernya.Terdengar benang putus di pecahan kerah yang direnggut anak itu. Mereka menyeretnya dari sisiku. Aku eksklusif bertindak mencegahnya…
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah…
A. Kelompok pelajar yang sedang diamuk murka itu eksklusif memukuli anak itu.
B. Kemudian dengan sangat brutal mereka melaksanakan penganiayaan pada anak itu.
C. Mereka dengan berang kembali menendang, memukul, dan menghempas anak itu.
D. Akan tetapi, mereka mendorongku dengan kasar, membiarkan saya terjungkal di atas lantai.
E. Untunglah pada ketika yang sama seorang polisi sedang merazia pelajar di gerbong lain.
Jawaban: D
Penyelesaian:
Kalimat terakhir berbunyi : “Aku eksklusif bertindak mencegahnya …… (dari kalimat ini sanggup ditarik kesimpulan adanya tindakan pembelaanku terhadap anak tersebut yang menimbulkan tindakan jawaban dari mereka terhadap diriku). Kalimat yang tepat untuk melengkapinya adalah akan tetapi, mereka mendorongku dengan kasar, membiarkan saya terjungkal di atas lantai.
30. Carilah jawaban yang tepat dari dongeng berikut ini:
Semburan Baru Muncul di Mindi
Semburan lumpur, air, dan gas gres keluar dari halaman belakang rumah salah seorang penduduk, warga Desa Mindi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Semburan itu merupakan semburan ke-59 yang muncul di sekitar sentra semburan utama.
Menurut spesialis dan Leader Team Fergaco, perusahaan yang mengawasi gas-gas berbahaya di sekitar sentra semburan, semburan itu sama dengan 58 semburan liar sebelumnya. Semburan liar itu juga tidak berbahaya dan tidak akan membesar. Kalau dibiarkan semburan itu akan mengecil sendiri. Untuk menutup semburan, hari ini akan dimasukkan 100 kilogram semen ke dalam lubang asal semburan.
Ide pokok paragraf kedua teks tersebut yang tepat adalah…
A. Pengawasan gas oleh tim ahli.
B. Pendapat perihal semburan liar.
C. Munculnya semburan liar.
D. Mengecilnya semburan liar.
E. Penutupan lubang semburan.
Jawaban: C
Penyelesaian:
Ide pokok atau gagasan utama paragraf kedua dari wacana tersebut ialah munculnya semburan liar.
Fakta dalam teks tersebut yang tepat adalah…
A. Semburan lumpur gres merupakan semburan ke-59.
B. Semburan liar itu tidak berbahaya menyerupai semburan yang lainnya.
C. Semburan liar itu sama dengan semburan sebelumnya.
D. Semburan liar itu akan mengecil dengan sendirinya.
A. Untuk menutup semua semburan liar itu, diharapkan 100 kilogram semen.
Jawaban: A
Penyelesaian :
Sebuah fakta ialah hal (keadaan/peristiwa) yang merupakan kenyataan, sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi dan tidak ditambah atau dikurangi. Dari wacana tersebut yang merupakan fakta ialah semburan lumpur gres merupakan semburan ke-59.
Opini dalam teks tersebut adalah…
A. Semburan liar itu terjadi di halaman rumah seorang warga.
B. Semburan liar itu tidak berbahaya dan akan mengecil dengan sendirinya.
C. Semburan itu merupakan semburan yang ke-59.
D. Rumah warga yang terkena semburan terletak di Desa Mindi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
E. Hari ini ke dalam lubang asal semburan dimasukkan 100 kilogram semen.
Jawaban: B
Penyelesaian:
Pendapat atau opini ialah pernyataan yang mengemukakan suatu argumen atau tanggapan mengenai suatu hal. Kalimat yang dikategorikan opini dari wacana tersebut ialah semburan liar itu tidak berbahaya dan akan mengecil dengan sendirinya.
Simpulan yang tepat untuk paragraf ke-2 adalah…
A. Semburan lumpur, air, dan gas gres yang keluar di Desa Mindi berbahaya.
B. Semburan yang keluar di Desa Mindi merupakan semburan liar yang ke-59.
C. Warga Desa Mindi menemukan semburan lumpur liar di belakang rumah seorang warga.
D. Semburan liar yang ke-59 tersebut tidak berbahaya dan akan mengecil sendiri.
E. Untuk menutup semburan liar yang gres di Desa Mindi diharapkan 100 kilogram semen.
Jawaban: D
Penyelesaian:
Simpulan yang tepat dari paragraf kedua wacana tersebut ialah semburan liar yang ke-59 tersebut tidak berbahaya dan akan mengecil sendiri.
31. Dalam perjalanan menuju lokasi Festival Seni di Jepang, saya melihat goresan pena besar. Tulisan ini terus terang menggelitikimajinatif dan pikiran saya. Saya bertanya pada sahabat apa arti “Osama”. Ternyata berarti raja. Jepang memang mempunyai beberapa obyek wisata menarik.
Perbaikan kata-kata tidak baku dalam paragraf tersebut adalah…
A. festifal, imaji, obyek
B. festival, imajinasi, objek
C. pestipal, imaji, objek
D. festival, imajinasi, obyek
E. festifal, imajinasi, objek
Jawaban: B
Penyelesaian:
Perbaikan kata-kata tidak baku dalam paragraf tersebut ialah :
- a. pameran tetap festival
- b. imajinatif menjadi imajinasi
- c. obyek menjadi objek
32. Pada dasarnya ada dua jeniskeritik sastra, yakni kritik sastra intrinsik dan kritik sastra extrinsik. Kritik sastra intrinsik menganalisis karya menurut bentuk dan gayanya, secara komplek. Penulisan kata serapan dalam kutipan di atas tidak sesuai dengan EYD.
Perbaikan penulisan kata serapan yang sesuai EYD adalah…
A. kritik, ektrinsik, komplek
B. kritiks, ekstrinsik, kompleks
C. kritis, ekstrinsik, komplek
D. kritik, ekstrinsik, kompleks
E. kritis, ekstrinsik, komplek
Jawaban: D
Penyelesaian:
Kata serapan ialah kata yang diserap dari bahasa aneh atau bahasa daerah.
Perbaikan penulisan kata serapan yang sesuai EYD yaitu :
- a. keritik menjadi kritik
- b. extrinsik menjadi ekstrinsik
- c. komplek menjadi kompleks
33. (1) Hanya helaan napas yang terdengar berat dan panjang. (2) Pak Kus gelisah semenjak tadi, perasaannya campur aduk. (3) Jangan-jangan Ketua Yayasan telah tahu kalau dirinya suka mendapatkan amplop dari orang bau tanah murid. (4) Gajinya dibawa pulang untuk kebutuhan keluarga. (5) Sebab orang nomor satu di sekolah itu populer tegas, disiplin, dan mengagungkan kejujuran dalam hidupnya.
Kalimat yang tidak padu atau sumbang dalam paragraf tersebut ialah nomor…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban: D
Penyelesaian:
Gagasan utama dalam paragraf wacana di atas ialah kegelisahan Pak Kus. Kalimat yang tidak berisikan kegelisahan Pak Kus ialah kalimat (4) Gajinya dibawa pulang untuk kebutuhan keluarga.
34. Kalimat yang tepat untuk melengkapi obrolan tersebut adalah…
Ica : Sudah usang kita tidak bertemu sahabat kita ya, Gus?
Gus : Benar, Ca. Sudah rindu rasanya berkumpul menyerupai dulu.
Ica : ……..
Gus : Itu inspirasi yang bagus. Kapan kita wujudkan?
Ica : Liburan selesai tahun pelajaran saja.
A. Bagaimana kalau kita adakan reuni?
B. Berkumpul-kumpul menyerupai apa yang kau maksudkan?
C. Kapan kita berkumpul dengan teman-teman?
D. Di mana kita laksanakan program kumpul tersebut?
E. Ah, itu sangat gampang untuk dilakukan lagi, asal mau saja?
Jawaban: A
Penyelesaian:
Kalimat tanya yang tepat untuk memberikan suatu gagasan sanggup dipakai kata Tanya bagaimana. Kata tanya kapan digunakan untuk menanyakan waktu, kata tanya di mana untuk menanyakan tempat. Jadi, kalimat yang tepat untuk melengkapi obrolan tersebut ialah bagaimana kalau kita adakan reuni?
35. Sebutkan peristiwa-peristiwa penting perihal terjadinya Bahasa Indonesia:
Jawaban:
Tahun 1908 pemerintah kolonial mendirikan sebuah tubuh penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Bacaan Rakyat), yang kemudian pada tahun 1917 diubah menjadi Balai Pustaka. Badan penerbit ini menerbitkan novel-novel, seperti Siti Nurbaya dan Salah Asuhan, buku-buku penuntun bercocok tanam, penuntun memelihara kesehatan, yang tidak sedikit membantu penyebaran bahasa Melayu di kalangan masyarakat luas.
Tanggal 16 Juni 1927 Jahja Datoek Kajo menggunakan bahasa Indonesia dalam pidatonya. Hal ini untuk pertamakalinya dalam sidang Volksraad, seseorang berpidato memakai bahasa Indonesia.[17]
Tanggal 28 Oktober 1928 secara resmi Muhammad Yamin mengusulkan semoga bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan Indonesia.
Tahun 1933 bangkit sebuah angkatan sastrawan muda yang menamakan dirinya sebagai Pujangga Baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana.
Tahun 1936 Sutan Takdir Alisyahbana menyusun Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia.
Tanggal 25-28 Juni 1938 dilangsungkan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Dari hasil kongres itu sanggup disimpulkan bahwa perjuangan training dan pengembangan bahasa Indonesia telah dilakukan secara sadar oleh cendekiawan dan budayawan Indonesia ketika itu.
Tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-Undang Dasar 1945, yang salah satu pasalnya (Pasal 36) memutuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.
Tanggal 19 Maret 1947 diresmikan penggunaan ejaan Republik sebagai pengganti ejaan Van Ophuijsen yang berlaku sebelumnya.
Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1954 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan. Kongres ini merupakan perwujudan tekad bangsa Indonesia untuk terus-menerus menyempurnakan bahasa Indonesia yang diangkat sebagai bahasa kebangsaan dan ditetapkan sebagai bahasa negara.
Tanggal 16 Agustus 1972 H. M. Soeharto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) melalui pidato kenegaraan di hadapan sidang dewan perwakilan rakyat yang dikuatkan pula dengan Keputusan Presiden No. 57 tahun 1972.
Tanggal 31 Agustus 1972 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah resmi berlaku di seluruh wilayah Indonesia (Wawasan Nusantara).
Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1978 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia III di Jakarta. Kongres yang diadakan dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang ke-50 ini selain memperlihatkan kemajuan, pertumbuhan, dan perkembangan bahasa Indonesia semenjak tahun 1928, juga berusaha memantapkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia.
Tanggal 21-26 November 1983 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia IV di Jakarta. Kongres ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-55. Dalam putusannya disebutkan bahwa training dan pengembangan bahasa Indonesia harus lebih ditingkatkan sehingga amanat yang tercantum di dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara, yang mewajibkan kepada semua warga negara Indonesia untuk memakai bahasa Indonesia dengan baik dan benar, sanggup tercapai semaksimal mungkin.
Tanggal 28 Oktober s.d 3 November 1988 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta. Kongres ini dihadiri oleh kira-kira tujuh ratus pakar bahasa Indonesia dari seluruh Indonesia dan penerima tamu dari negara sahabat seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Belanda, Jerman, dan Australia. Kongres itu ditandatangani dengan dipersembahkannya karya besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa kepada pencinta bahasa di Nusantara, yakni Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.
Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1993 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VI di Jakarta. Pesertanya sebanyak 770 pakar bahasa dari Indonesia dan 53 penerima tamu dari mancanegara mencakup Australia, Brunei Darussalam, Jerman, Hongkong, India, Italia, Jepang, Rusia, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Kongres mengusulkan semoga Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa ditingkatkan statusnya menjadi Lembaga Bahasa Indonesia, serta mengusulkan disusunnya Undang-Undang Bahasa Indonesia.
Tanggal 26-30 Oktober 1998 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VII di Hotel Indonesia, Jakarta. Kongres itu mengusulkan dibentuknya Badan Pertimbangan Bahasa.
36. Premis umum: Pada hari raya Idul Fitri jalur pantura macet.
Premis khusus:…
Kesimpulan: Hari ini jalur pantura macet.
Premis khusus yang tepat untuk melengkapi silogisme tersebut adalah…
A. Hari ini hari raya.
B. Hari ini hari Minggu.
C. Hari ini banyak orang berlibur.
D. Hari ini sebagian jalur pantura macet.
E. Hari ini hari raya Idul Fitri.
Jawaban: E
Penyelesaian:
Dari silogisme tersebut diuraikan menjadi:
(Pada) hari raya Idul Fitri = A
Jalan pantura macet = B
Hari ini = C
Rumus silogisme :
Premis Umum (PU) : A = B
Premis Khusus (PK) : C = A
Kesimpulan (K) : C = B
Jadi Premis Khusus yang tepat ialah C = A yaitu Hari ini hari raya Idul Fitri.
Bacaan Lainnya Yang Dapat Membuat Anda lebih Pintar
- Peribahasa Indonesia dan Artinya – Pepatah – Kiasan – Kata-Kata Perumpamaan dari A hingga Z
- Bahasa Indonesia EYD – Ejaan yang Disempurnakan
- Kata Ulang Bahasa Indonesia – Kata bahasa Indonesia yang selalu dalam bentuk terulang
- Puisi – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur dan Contoh
- Prosa – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur dan Contoh
- Contoh Soal UN Biologi Beserta Jawabannya
- Contoh Soal UN Kimia Beserta Jawabannya
- Tabel Periodik Lengkap Dengan Daftar Unsur Kimia Berdasarkan Nama, Warna Dan Jenis
- Berapa Kecerdasan IQ Anda? Tes IQ Anda Disini
- 10 Cara Belajar Pintar, Efektif, Cepat Dan Praktis Di Ingat – Untuk Ulangan & Ujian Pasti Sukses!
- Tulisan Menunjukkan Kepribadian Anda & Bagaimana Cara Anda Menulis?
- Penyakit yang sanggup dicegah dengan vaksin – Wajib diketahui
- Top 10 Sungai Terpanjang Di Dunia
- Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi Di Indonesia Dan Luar Negri
- Kepalan Tangan Menandakan Karakter Anda & Kepalan nomer berapa yang Anda miliki?
- Bentuk Kaki Menandakan Karakter Anda – Bentuk Kaki nomer berapa yang Anda miliki?

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter
Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai
Respons “Ohh begitu ya…” akan sering terdengar jikalau Anda memasang applikasi kita!
Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon