Thursday, January 18, 2018

√ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Teladan Soal Dan Jawaban

Intuisi Teorema Dasar Kalkulus


Secara intuitif, teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal suatu kuantitas terhadap waktu (atau terhadap kuantitas lainnya) akan menumpuk menjadi perubahan total kuantitas.


Untuk memahami pernyataan ini, diberikan sebuah contoh: Misalkan sebuah partikel berpindah mengikuti garis lurus dengan posisinya diberikan sebagai x(t), dengan t adalah waktu dan x(t) berarti x adalah fungsi dari t. Turunan dari fungsi ini sama dengan perbuahan infinitesimal kuantitas, dx, per perubahan infinitesimal waktu, dt (tentu saja turunannya sendiri tergantung pada waktu). Didefinisikan pula perubahan jarak per perubahan waktu ini sebagai kecepatan v partikel. Dalam notasi Leibniz:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Dengan menata ulang persamaan ini, terlihat bahwa:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Dengan logika di atas, sebuah perubahan x (atau Δx) yaitu jumlah dari perbuahan infinitesimal dx. Ia juga sama dengan jumlah dari hasil kali infinitesimal dari turunan dan waktu. Penjumlahahan takterhingga ini yaitu pengintegralan; sehingga operasi penginteralan mengizinkan pemulihan fungsi semula dari turunannya. Dengan pedoman yang sama, operasi ini juga sanggup bekerja terbalik dikala kita menurunkan hasil dari sebuah integral untuk memulihkan turunan semula.


 


2 Bagian Teorema Dasar Kalkulus



Terdapat dua bab teorema dasar kalkulus. Secara kasar, bab pertama berkutat pada turunan sebuah antiturunan (integral tak tentu), sedangkan bab kedua berkutat pada hubungan antara antiturunan dan integral tertentu.


Bagian pertama Teorema Dasar Kalkulus


Bagian ini kadang kala dirujuk sebagai teorema dasar kalkulus pertama.


Misalkan f adalah fungsi bernilai real yang kontinu, didefinisikan pada sebuah interval tertutup [ab]. Misalkan juga F adalah fungsi yang didefinisikan, untuk semua x pada [ab], dengan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Maka F adalah kontinu pada [ab], terdiferensialkan (differentiable) pada interval terbuka (ab), dan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


untuk semua x pada (ab)



 



Bagian kedua Teorema Dasar Kalkulus


Bagian ini kadang kala dirujuk sebagai teorema dasar kalkulus kedua.


Misalkan f adalah sebuah fungsi bernilai real yang kontinu, didefinisikan pada interval tertutup [ab]. Misalkan juga F adalah antiturunan dari f, yakni salah satu dari fungsi-fungsi yang tak terhingga banyaknya yang untuk semua x pada [ab],



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Maka



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


 


Korolari


Misalkan f adalah fungsi bernilai real yang didefinisikan pada sebuah interval tertutup [ab]. Misalkan juga F adalah sebuah fungsi yang untuk semua x pada [ab],



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Maka untuk semua x pada [ab],



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


dan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban



 


Teorema dasar kalkulus


Teorema dasar kalkulus menjelaskan hubungan antara dua operasi pusat kalkulus, yaitu pendiferensialan (differentiation) dan pengintegralan (integration).






Bagian pertama dari teorema ini, kadanng disebut sebagai telurma dasar kalkulus pertama, mengatakan bahwa sebuah integral taktentu sanggup dibalikkan memakai pendiferensialan.


Bagian kedua, kadang kala disebut sebagai teorema dasar kalkulus kedua, mengizinkan seseorang menghitung integral tertentu sebuah fungsi memakai salah satu dari banyak antiturunan (integral tak tentu). Bagian teorema ini mempunyai aplikasi yang sangat penting, alasannya ia dengan signifikan mempermudah perhitungan integral tertentu.


Penyataan yang pertama kali dipublikasikan dan bukti matematika dari versi terbatas teorema dasar ini diberikan oleh James Gregory (1638-1675). Isaac Barrow membuktikan versi umum bab pertama teorema ini, sedangkan anak didik Barrow, Isaac Newton (1643-1727) menuntaskan perkembangan dari teori matematika di sekitarnya. Gottfried Leibniz (1646–1716) mensistematisasi ilmu ini menjadi kalkulus untuk kuantitas infinitesimal.


Teorema dasar kalkulus kadang-kadang juga disebut sebagai Teorema dasar kalkulus Leibniz atau Teorema dasar kalkulus Torricelli-Barrow.



 



Contoh Soal Teorema Dasar Kalkulus


Misalkan kita perlu menghitung


Di sini,  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban dan kita sanggup menggunakan  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban sebagai antiturunan. Sehingga:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Atau lebih umumnya, misalkan kita perlu menghitung



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Di sini,  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban dan kita sanggup menggunakan  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban sebagai antiturunan. Sehingga:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Namun hasil ini akan lebih gampang didapatkan apabila menggunakan:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


 


Pembuktian bab pertama Teorema Dasar Kalkulus


Andaikan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Misalkan terdapat dua bilangan x1 dan x1 + Δx pada [ab]. Sehingga didapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


dan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Pengurangan kedua persamaan di atas menghasilkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Bisa ditunjukan bahwa



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban

(Jumlah dari luas wilayah yang bersampingan sama dengan jumlah kedua wilayah yang digabungkan.)


Dengan memanipulasi persamaan ini, kita dapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Substitusikan persamaan di atas ke (1), sehingga



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Menurut teorema nilai antara untuk pengintegralan, terdapat sebuah c pada [x1x1 + Δx] sehingga



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Substitusikan persamaan di atas ke (2), kita dapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Bagi kedua sisi dengan Δx, menghasilkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban

Perhatikan pula ekspresi pada sisi kiri persamaannya adalah hasil bagi beda Newton untuk F pada x1.


Dengan mengambil limit Δx → 0 pada kedua sisi persamaan:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Ekspresi pada sisi kiri persamaan yaitu definisi turunan dari F pada x1.



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Untuk mencari limit lainnya, kita gunakan teorema apit. c ada pada interval [x1x1 + Δx], sehingga x1 ≤ c ≤ x1 + Δx.


Juga,  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban dan  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Sehingga berdasarkan teori apit,



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Substitusikan ke (3), kita dapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Fungsi f kontinu pada c, sehingga limit sanggup diambil di dalam fungsi. Oleh alasannya itu, kita dapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


yang menuntaskan pembuktian


(Leithold dkk., 1996)


 


Pembuktian bab kedua Teorema Dasar Kalkulus


Ini yaitu pembuktian limit menggunakan penjumlahan Riemann.


Misalnya f kontinu pada interval [ab], dan F adalah antiturunan dari f. Dimulai dengan kuantitas



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Misalkan pula terdapat bilangan-bilangan



x1, …, xn


sehingga


Maka



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Sekarang kita tambahkan setiap F(xi) bersamaan dengan balikan aditif (inverse additive), sehingga kuantitas yang dihasilkan yaitu sama:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Kuantitas di atas sanggup ditulis sebagai penjumalhan berikut:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Kemudan kita akan menggunakan teorema nilai purata. Dinyatakan dengan singkat,


Misalkan F kontinu pada interval tertutup [ab] dan terdiferensialkan pada interval terbuka (ab). Maka terdapat c pada (ab) yang



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Sehingga



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Fungsi F terdiferensialkan pada interval [ab]; sehingga ia juga terdiferensialkan dan kontinu pada setiap interval xi-1. Oleh alasannya itu, berdasarkan teorema nilai purata,



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Substitusikan persamaan di atas ke (1), kita dapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Asumsi ini mengimplikasikan  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban Juga,  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban dapat diekspresikan sebagai  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban dari partisi  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban.



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban




 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Deret yang konvergen dari penjumlahan Riemann. Angka pada kanan atas yaitu luas dari persegi panjang abu-abu. Ia konvergen ke intergal fungsi tersebut.



Perhatikan bahwa kita sedang menjelaskan luas persegi panjang, dengan lebar kali tinggi, dan kita menggabungkan total semua luas persegi panjang tersebut. Setiap persegi panjang, dengan teorema nilai purata atau teorema nilai rata-rata, merupakan pendekatan dari bab kurva yang digambar. Juga perhatikan bahwa  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban tidak perlulah sama untuk setiap nilai  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban, atau dengan kata lain lebar persegi panjang sanggup berbeda-beda. Apa yang perlu kita lakukan yaitu mendekatkan kurva tersebut dengan  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban persegi panjang. Semakin kecil partisi ini dan semakin besar n, maka kita akan mendapat luas wilayah kurva yang semakin mendekati nilai sebenarnya.


Dengan mengambil limit ekspresi norma partisi mendekati nol, kita mendapatkan integral Riemann. Yakni, kita mengambil limit partisi yang terbesar mendekati nol dalam hal ukuran, sehingga partisi-partisi lainnya lebih kecil dan jumlah partisi mendekati tak terhingga.


Maka kita mengambil limit pada kedua sisi (2). Kita dapatkan



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Baik F(b) maupuan F(a) tidak bergantung pada ||Δ||, sehingga limit pada bab sisi kiri tetaplah F(b) – F(a).



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Ekspresi pada sisi kanan persamaan merupakan definisi dari integral terhadap f dari a ke b. Sehingga kita dapatkan:



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


yang menuntaskan pembuktian.



 



Perampatan


Kita tidak perlu mengasumsikan kekontinuan f pada keseluruhan interval. Bagian I dari teorema menyatakan: Jika f adalah setiap fungsi terintegral Lebesgue pada [ab] dan x0 adalah bilangan pada [ab] sehingga f kontinu pada x0, maka



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


terdiferensialkan untuk x = x0 dengan F’(x0) = f(x0). Kita sanggup melonggarkan kondisi f lebih jauh dan andaikan bahwa ia hanyalah terintegralkan secara lokal/setempat. Pada kasus ini, kita sanggup menyimpulkan bahwa fungsi F terdiferensialkan hampir di mana-mana dan F’(x) = f(x) hampir di mana-mana. Ini kadang kala dikenal sebagai Teorema pendiferensialan Lebesgue.


Bagian II dari teorema yaitu benar untuk setiap fungsi terintegral (integrable fungction) Lebesgue f yang mempunyai sebuah antiturunan F (tidak semua fungsi terintegral mempunyainya).


Versi teorema Taylor yang mengekspresikan suku galat (error term) sebagai sebuah integral sanggup dilihat sebagai sebuah perampatan (generalization) dari teorema dasar.


Terdapat sebuah versi teorema untuk fungsi kompleks: andaikan U adalah himpunan terbuka pada C dan fU → C adalah fungsi yang mempunyai sebuah antiturunan holomorfik F pada U. Maka untuk setiap kurva γ: [ab] → U, integral kurva dapat dihitung sebagai



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Teorema dasar sanggup dirampatkan ke integral kurva dan permukaan pada dimensi yang lebih tinggi dan pada manifold.


Salah satu pernyataan yang paling kuasa (powerful) adalah teorema Stokes: Diberikan M sebagai manifold mulus sesepenggaldimensin berorientasi dan omega  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban adalah sebuah bentuk n−1, yakni bentuk diferensial yang disangga secara kompak pada M kelas C1. Jika ∂M menandakan sempadanM dengan orientasi terinduksinya, maka



 teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban


Di sini  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban adalah turunan luar yang hanya terdefinisikan memakai struktur manifold.


Teorema ini seringkali dipakai dalam situasi ketika M adalah submanifold berorientasi terbenam (embedded oriented submanifold) dari manifold yang lebih besar di mana bentuk omega  teorema dasar kalkulus dengan sederhana menyatakan bahwa jumlah perubahan infinitesimal s √ Teorema Dasar Kalkulus Beserta Contoh Soal dan Jawaban didefinisikan.



 


Bacaan Lainnya Yang Dapat Membuat Anda lebih Pintar



 


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ohh begitu ya…” akan sering terdengar jikalau Anda memasang applikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan isu yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!



                       


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya











Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon