Thursday, March 1, 2018

√ 7 Cara Mendidik Anak Semoga Sholeh Dan Berbakti Pada Orangtua

7 Cara Mendidik Anak Agar Sholeh dan Berbakti Pada Orangtua_ Sebagian bahkan bisa jadi setiap orangtua berharap mempunyai anak yang tumbuh menjadi langsung yang sholeh dan bisa berbakti pada orangtua, hal tersebut memang masuk akal lantaran anak merupakan investasi bagi orangtua baik di dunia maupun di darul abadi kelak.


Salah satu amalan yang tidak akan terputus ialah dengan mempunyai anak yang sholeh, sehingga banyak orangtua yang berharap bisa mendidik anak-ananknya tumbuh menjadi sosok yang sholeh.

Mendidik anak butuh ketelatenan, kesabaran serta konsistensi biar anak tersebut bisa tumbuh menjadi sosok yang diperlukan oleh setiap orangtua, namun orangtua juga mesti menyadari bahwa terlalu menekan anak juga bisa berdampak jelek terhadap psikologis anak, terlalu menekan anak bisa menciptakan anak merasa tidak nyaman dan tidak bisa mengeksplorasi kemampuannya.

Maka dari itu kiprah orangtua sejatinya bukan berusaha mendikte/menekan anak biar bisa menjadi sosok yang diinginkan melainkan kiprah orangtua ialah mengarahkan dan mendampingi anak secara proporsional

Mendidik anak biar bisa menjadi sosok yang religius (sholeh) tidak hanya mulai berlansung ketika anak tersebut terlahir ke dunia, tapi ketika masih dalam kandungan, seorang anak bisa diberikan stimulasi yang bisa menciptakan anak tersebut kelak menjadi sosok yang religius dan berbakti pada orangtuanya.
Lantas hal apa saja yang bisa dilakukan untuk membentuk langsung anak menjadi sholeh/religius serta berbakti pada orangtua? Berikut ulasannya

 7 Cara Mendidik Anak Agar Sholeh dan Berbakti Pada Orangtua

1. Banyak-banyak mendengar murotal ketika masih hamil
Langkah pertama yang bisa anda lakukan biar anak anda bisa tumbuh menjadi langsung yang sholeh dan sholehah yakni rutin mendengar murotal (lantunan ayat-ayat suci Al-Quran) baik yang dalam bentuk MP3 maupun yang dalam versi video.

Dengan rutin mendengar murotal (lantunan ayat-ayat suci Al-Quran) akan menciptakan pikiran anda menjadi  serta gelombang frekuensi bunyi lantunan ayat-ayat suci Al-Quran bisa jadi juga bisa didengar oleh anak anda yang masi dalam kandungan.

2. Melakukan ibadah bersama anak
Selanjutnya hal yang bisa anda lakukan sebagai upaya penanaman nilai-nilai religius dalam diri anak yakni dengan senantiasa mengikut sertakan anak anda ketika anda sedang beribadah (shalat, mengaji, berdzikir dsb). Seperti kata pepatah “ala bisa lantaran biasa” jadi intinya apa yang menjadi potongan dari kebiasaan seorang anak ialah hal yang selama ini menjadi potongan dalam perilaku/tingkah lakunya.

Kaprikornus tidak mesti menunggu dewasa/baligh untuk menyuruh anak anda untuk shalat namunsedini mungkin anak harus diajarkan untuk melaksanakan ibdah-ibadah spritual biar hal-hal yang dillakukannya tersebut menjadi potongan dari kepribadiannya.

3. Memberi pola yang baik pada anak
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya yang artinya kebiasaan seorang anak biasanya tidak jauh dari kebiasaan-kebiasaan orangtuanya, maka dari itu biar anak anda bisa mejadi sosok yang religius/sholeh maka anda yang terlebih dahulu harus mengakibatkan diri anda sholeh dengan begitu belum dewasa anda akan menggandakan tingkah laris anda.

Ayah dan ibu mempunyai peranan yang sangat besar dalam proses pembentukan langsung seorang anak, sehingga sikap aktif orangtua dalam mendidik anak akan mempunyai implikasi besar terhadap kepribadian anak nantinya.

4. Hindari memarahi dan membentak anak
Hal yang sangat mesti dihindari oleh orangtua terhadap anaknya yakni bersikap berlebihan pada anak, contohnya saja selalu memarahi anak dan membentak anak, tahukah anda luka yang disebakan oleh perkataan lebih ancaman terhadap psikologis anak ketimbang dengan luka yang terjadi fisik anak?

Oleh lantaran itu jikalau anak melaksanakan kesalahan atau keteledoran usahakan untuk tidak memarahinya namun yang lebihpentng yakni bagaimana anda sebagai orangtua memperlihatkan pesan yang tersirat dan motivasi biar anak tidak mengulangi melaksanakan kesalahan yang sama.

5. Ikut majelis (Libatkan anak dalam kegiatan-kegiatan keagamaan)
Agar anak bisa mejadi langsung yang sholeh maka anak harus banyak berinteraksi dengan belum dewasa yang sholeh pula, bagaimana caranya? Caranya gampang saja yakni mdengan melibbatkan anak anda dalam acara majelis ilmu agama, pesantren dan kelompok mengaji dengan begitu perkara-perkara agama yang senantiasa anak anda lakukan bersama teman-temannya akan menjadi bagain dari karakternya.

Jika ikut kursus bahasa inggirs, less musik dan kursus matematika saja anda berani bayar mahal asalkan anak anda bisa pintar maka kenapa tidak melaksanakan hal yang sama dengan kasus agama/akhlak anak anda.

Kaprikornus jangan lantaran melihat ada beberapa biaya yang mesti dibayar biar anak anda bisa ikut/belajar ilmu agama lantas anda batal/menunda mengikutkan anak anda dalam acara keagamaan. Malah yang sebaliknya, urusan yang berkaitan dengan budpekerti anak lebih harus diutamakan ketimbang urusan lainnya.

6. Menceritakan kisah-kisah nabi dan sahabat
Slah satu metode yang bisa anda coba untuk menumbuhkan sikap cinta terhadap agama islam pada anak anda yakni dengan menceritakan kisah-kisah nabi terutama kisah nabi muhammad, yakni ihwal budpekerti beliau, perangai beliau, kesantunan beliau, cinta dan kasih sayang beliau, sehingga anak anda menjadikannya sebagai teladan dalam hidupnya.

Selain itu kish-kisah kesholehan para sahabat nabi muhammad juga bisa menjadi  opsi untuk mendidik anak anda menjadi langsung yang sholeh

7. Mendoakan anak
Doa orangtua terutama doa ibu terhadap anaknya merupakan doa yang mustajab maka dari itu jangan pernah lelah meminta kebaikan pada anak anda, berdoa ibaratkan sedang mengayuh sepeda yang pada hasilnya akan mengantarkan si pengayuh pada tujuaannya. Doa orangtua selain bisa menjadi alasannya ialah diberikannya fasilitas pada anaknya juga bisa mejadi pelindung dari aneka macam hal jelek yang akan menimpa anak anda.

Demikianlah 7 Cara mendidik anak biar sholeh dan berbakti pada orangtua yang biasa nada coba lakukan, semoga artikel tersebut bermanfaat bagi anda
Sumber http://www.rijal09.com


EmoticonEmoticon