Thursday, March 29, 2018

√ Thales Dari Miletos (624-546 Sm) – Filsuf Yunani

Thales


Terkenal karena: mencoba menjelaskan dunia dan gejala-gejala di dalamnya tanpa bersandar pada mitos melainkan pada rasio manusia. Thales juga dikenal sebagai salah seorang dari Tujuh Orang Bijaksana (dalam bahasa Yunani hoi hepta sophoi), yang oleh Aristoteles diberi gelar ‘filsuf yang pertama’.


Thales dari Miletos adalah seorang filsuf yang mengawali sejarah filsafat Barat pada kala ke-6 SM. Sebelum Thales, pemikiran Yunani dikuasai cara berpikir mitologis dalam menjelaskan segala sesuatu. Pemikiran Thales dianggap sebagai acara berfilsafat pertama dan di sebut sebagai bapak filsafat.  Selain sebagai filsuf, ia juga dikenal sebagai ahli geometri, astronomi, dan politik. Bersama dengan Anaximandros dan Anaximenes, Thales digolongkan ke dalam Mazhab Miletos.


Ia tidak meninggalkan bukti-bukti tertulis mengenai aliran filsafatnya. Pemikirannya terutama didapatkan melalui goresan pena Aristoteles perihal dirinya. Aristoteles menyampaikan bahwa Thales yaitu orang yang pertama kali memikirkan perihal asal mula terjadinya alam semesta. Karena itulah, Thales juga dianggap sebagai perintis filsafat alam (natural philosophy).


 


gejala di dalamnya tanpa bersandar pada mitos melainkan pada rasio insan √ Thales dari Miletos (624-546 SM) – Filsuf Yunani

Thales – Filsuf. Sumber foto: Ernst Wallis et al / Wikimedia Commons


 


Pemikiran Filsuf Thales


Minat utama: Etika, Metafisika, Matematika, Astronomi.


Air sebagai Prinsip Dasar Segala Sesuatu


Thales menyatakan bahwa air yaitu prinsip dasar (dalam bahasa Yunani arche) segala sesuatu. Air menjadi pangkal, pokok, dan dasar dari segala-galanya yang ada di alam semesta. Berkat kekuatan dan daya kreatifnya sendiri, tanpa ada sebab-sebab di luar dirinya, air bisa tampil dalam segala bentuk, bersifat mantap, dan tak terbinasakan.


Menurut Thales air sebagai sumber kehidupan. Argumentasinya terhadap pandangan tersebut yaitu bagaimana materi makanan semua makhluk hidup mengandung air dan bagaimana semua makhluk hidup juga memerlukan air untuk hidup. Selain itu, air yaitu zat yang sanggup berubah-ubah bentuk (padat, cair, dan gas) tanpa menjadi berkurang.


Selain itu, ia juga mengemukakan pandangan bahwa bumi terletak di atas air. Bumi dipandang sebagai materi yang satu kali keluar dari maritim dan kemudian terapung-apung di atasnya.


 


Pandangan perihal Jiwa


Ia beropini bahwa segala sesuatu di jagat raya mempunyai jiwa. Jiwa tidak hanya terdapat di dalam benda hidup tetapi juga benda mati. Teori perihal materi yang berjiwa ini disebut hylezoisme.


Argumentasi Thales didasarkan pada magnet yang dikatakan mempunyai jiwa lantaran bisa menggerakkan besi.


 


Teorema Thales


Di dalam geometri, Ia dikenal lantaran menyumbangkan apa yang disebut teorema Thales, kendati belum tentu seluruhnya merupakan buah pikiran aslinya. Teorema Thales berisi sebagai berikut:




gejala di dalamnya tanpa bersandar pada mitos melainkan pada rasio insan √ Thales dari Miletos (624-546 SM) – Filsuf Yunani




Jika AC adalah sebuah diameter, maka sudut B adalah selalu sudut siku-siku







gejala di dalamnya tanpa bersandar pada mitos melainkan pada rasio insan √ Thales dari Miletos (624-546 SM) – Filsuf Yunani




Teorema Thales : gejala di dalamnya tanpa bersandar pada mitos melainkan pada rasio insan √ Thales dari Miletos (624-546 SM) – Filsuf Yunani






  • 1. Sebuah bundar terbagi dua sama besar oleh diameternya.

  • 2. Sudut serpihan dasar dari sebuah segitiga samakaki yaitu sama besar.

  • 3. Jika ada dua garis lurus bersilangan, maka besar kedua sudut yang saling berlawanan akan sama.

  • 4. Sudut yang terdapat di dalam setengah bundar yaitu sudut siku-siku.

  • 5. Sebuah segitiga terbentuk bila serpihan dasarnya serta sudut-sudut yang bersinggungan dengan serpihan dasar tersebut telah ditentukan.


 


Pandangan Politik



Berdasarkan catatan Herodotus, Thales pernah menunjukkan hikmah kepada orang-orang Ionia yang sedang terancam oleh serangan dari Kerajaan Persia pada pertengahan kala ke-6 SM.


Ia menyarankan orang-orang Ionia untuk membentuk pusat pemerintahan dan manajemen bersama di kota Teos yang mempunyai posisi sentral di seluruh Ionia. Di dalam sistem tersebut, kota-kota lain di Ionia sanggup dianggap ibarat distrik dari keseluruhan sistem pemerintahan Ionia. Dengan demikian, Ionia telah menjadi sebuah polis yang bersatu dan tersentralisasi.


 


Ketahuilah Filsuf Lainnya yang Terkenal bersama Filosofinya


Filosofi, yang secara harfiah berarti “cinta kebijaksanaan,” yaitu salah satu disiplin tertua dalam sejarah. Ada banyak gagasan perihal para filsuf dan apa yang mereka lakukan. Beberapa bahkan menganggap bidang itu sebagai ilmu yang bekerjasama dengan logika dan alasan. Banyak filsuf populer telah menciptakan bantuan mereka diketahui dunia melalui tulisan-tulisan mereka dan siswa mereka. Klik disini untuk mengetahui daftar filsuf terkenal.


 


Bacaan Lainnya



 


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jikalau Anda mengunduh aplikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan isu yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!



Sumber bacaan: Philo Simply


                      


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon