Sunday, April 15, 2018

√ Herpes Zoster Atau Shingles Atau Cacar Ular – Cacar Api

Herpes Zoster


Herpes Zoster (nama lain: shingles atau cacar ular cacar api) ialah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster.


Setelah seseorang menderita cacar air, virus varicella-zoster akan menetap dalam kondisi dorman (tidak aktif atau laten) pada satu atau lebih ganglia (pusat saraf) posterior.


Apabila seseorang mengalami penurunan imunitas seluler maka virus tersebut sanggup aktif kembali dan menyebar melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster.


Di kulit, virus akan memperbanyak diri (multiplikasi) dan membentuk bintil-bintil kecil berwarna merah, berisi cairan, dan menggembung pada kawasan sekitar kulit yang dilalui virus tersebut.


Herper zoster cenderung menyerang orang lanjut usia dan penderita penyakit imunosupresif (sistem imun lemah) mirip penderita AIDS, leukemia, lupus (penyakit autoimun) dan limfoma (salah satu jenis kanker darah).


 


Gejala Herpes Zoster




  • Pada awal terinfeksi virus tersebut, pasien akan menderita rasa sakit mirip terbakar dan kulit menjadi sensitif selama beberapa hari sampai satu minggu. Penyebab terjadinya rasa sakit yang akut tersebut sulit dideteksi apabila ruam (bintil merah pada kulit) belum muncul.




  • Ruam shingles mulai muncul dari lepuhan (blister) kecil di atas dasar kulit merah dengan lepuhan lainnya terus muncul dalam 3-5 hari.




  • Lepuhan atau bintil merah akan timbul mengikuti saraf dari sumsum tulang belakang dan membentuk pola mirip pita pada area kulit.




  • Penyebaran bintil-bintil tersebut ibarat sinar (ray-like) yang disebut pola dermatomal. Bintil akan muncul di seluruh atau hanya sebagian jalur saraf yang terkait.




  • Biasanya, hanya satu saraf yang terlibat, namun di beberapa kasus sanggup jadi lebih dari satu saraf ikut terlibat. Bintil atau lepuh akan pecah dan berair, kemudian kawasan sekitarnya akan mengeras dan mulai sembuh.




  • Gejala tersebut akan terjadi dalam selama 3-4 minggu. Pada sebagian kecil kasus, ruam tidak muncul tetapi hanya ada rasa sakit.




 


 ialah penyakit yang disebabkan oleh virus  √ Herpes Zoster atau Shingles atau Cacar Ular – Cacar Api

Herpes Zoster atau Shingles atau Cacar Ular – Cacar Api. Sumber foto: Wikimedia Commons


 


Pengobatan Herpes Zoster




  • Pengobatan terhadap herpes zoster terdiri dari tiga hal utama yaitu pengobatan nanah virus akut, pengobatan rasa sakit akut yang berkaitan dengan penyakit tersebut dan pencegahan terhadap neuralgia pascaherpes.




  • Penggunaan distributor antiviral dalam kurun waktu 72 jam sehabis terbentuk ruam akan mempersingkat durasi terbentuknya ruam dan meringankan rasa sakit akhir ruam tersebut.




  • Apabila ruam telah pecah, maka penggunaan antiviral tidak efektif lagi. Contoh beberapa antiviral yang biasa dipakai untuk perawatan herpes zoster adalah Acyclovir, Famciclovir, dan Valacyclovir.




  • Untuk meringankan rasa sakit akhir herpes zoster, sering dipakai kortikosteroid oral (contoh prednisone). Sedangkan untuk mengatasi neuralgia pascaherpes dipakai analgesik (Topic agents), antidepresan trisiklik, dan antikonvulsan (antikejang). Contoh analgesik yang sering dipakai ialah krim (lotion) yang mengandung senyawa calamine, kapsaisin, dan xylocaine. Antidepresan trisiklik sanggup aktif mengurangi sakit akhir neuralgia pascaherpes lantaran menghambat absorpsi kembali neurotransmiter serotonin dan norepinefrin.




  • Contoh antidepresan trisiklik yang dipakai untuk perawatan herpes zoster ialah Amitriptyline, Nortriptyline, Nortriptyline, dan Nortriptyline. Untuk mengontrol sakit neuropatik, dipakai antikonvulsan mirip Phenytoin, carbamazepine dan gabapentin.




 


Pencegahan Herpes Zoster




  • Untuk mencegah herper zoster, salah satu cara yang sanggup ditempuh ialah pemberian vaksinasi. Vaksin berfungsi untuk meningkatkan respon spesifik limfosit sitotoksik terhadap virus tersebut pada pasien seropositif usia lanjut.




  • Vaksin herpes zoster sanggup berupa virus herpes zoster yang telah dilemahkan atau komponen seluler virus tersebut yang berperan sebagai antigen.




  • Penggunaan virus yang telah dilemahkan telah terbukti sanggup mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit tersebut pada pasien yang rentan, yaitu orang lanjut usia dan penderita imunokompeten, serta imunosupresi.




  • Zostavax bekerjsama ialah konsentrat vaksin cacar air biasa dan lebih ditujukan kepada manula yang kekebalannya telah menurun. Zostavax berhasil mengurangi lepuh sampai 50%.




 




Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda mempunyai tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya ihwal penyakit, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.



 Sumber bacaan: MerckCDC

                      


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon