Saturday, May 26, 2018

√ Sejarah Kerajaan Singasari (1222–1292) Di Malang

Kerajaan Singasari


Singhasari atau Singosari, yaitu sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lokasi kerajaan Singasari kini diperkirakan berada di daerah Singosari, Malang.


Beberapa candi di Jawa Timur, khususnya di sekitar Malang, mempunyai relasi historis yang bersahabat dengan Kerajaan Singasari. Kerajaan Singasari diturunkan dari Ken Dedes dan dua suaminya, Tunggul Ametung dan akuwu (kepala kawasan yang sebanding dengan wilayah sekarang) Tumapel dan Ken Arok, orang biasa yang membunuh Tunggul Ametung dan merebut kekuasaan dan istrinya.


Tidak banyak sisa-sisa dari kerajaan Singosari di Jawa Timur yang pernah jaya apada kala ke-13. Candi-candi yang belum selesai dan dua patung raksasa yang pernah berdiri berjaga di depan istana yaitu satu-satunya jejak yang tersisa dari kerajaan besar ini.


 


Ibukota Kerajaan Singasari


Berdasarkan prasasti Kudadu, nama resmi Kerajaan Singhasari yang bersama-sama ialah Kerajaan Tumapel. Menurut Nagarakretagama, dikala pertama kali didirikan tahun 1222, ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja.


Pada tahun 1253, Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih populer daripada nama Tumapel. Maka, Kerajaan Tumapel pun populer pula dengan nama Kerajaan Singhasari.


Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina (berita Tiongkok) dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan.


 


 yaitu sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun  √ Sejarah Kerajaan Singasari (1222–1292) di Malang

Sejarah Kerajaan Singasari (1222–1292) di Malang. Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara, raja terakhir Singhasari. Sumber foto: Edi W. / Wikimedia


 


Kejayaan Kerajaan Singasari


Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1272 – 1292). Ia yaitu raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi perluasan bangsa Mongol. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). Kerajaan ini risikonya dianggap telah ditundukkan, dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara, sebagai tanda persahabatan kedua negara.


Pada tahun 1284, Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Namun undangan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain, Melayu, Bali, Pahang, Gurun, dan Bakulapura.


 


Keruntuhan Kerajaan Singasari


Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bab dalam. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang, yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh.


Setelah runtuhnya Singhasari, Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota gres di Kerajaan Kadiri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir.


 


Bacaan Lainnya



 


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “oooh begitu ya…” akan lebih sering terdengar jikalau Anda mengunduh aplikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!



Sumber bacaan: Global SecurityBritannica


                       


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon