Untuk pembangunan Sirkuit Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC memakai infrastruktur dasar menyerupai jalan, sedangkan untuk pengembangannya, ITDC bekerja sama dengan perusahaan asal Prancis, Vinci Construction Grands Project, untuk melapisi jalan sirkuit, pembangunan kemudahan dan pengembangan daerah sekitar sirkuit. Pembangunan sirkuit sendiri akan memakan waktu sekitar 6 sampai 9 bulan.
Sirkuit Mandalika digadang akan berbeda. Jika biasanya sehabis balapan final sirkuit kosong, sirkuit Mandalika justru tetap beroperasi sebagai jalan raya yang dilalui kendaraan umum.Sirkuit jalan akan dibangun dari nol, tidak menyerupai trek di Singapura dan Monako yang memanfaatkan jalanan yang sudah ada. Sirkuit Jalan Raya Mandalika ini akan tercatat sebagai Sirkuit Jalan Raya Pertama dalam balapan MotoGP.
Sirkuit Mandalika akan mempunyai panjang 4,32 km. Sirkuit tersebut mempunyai satu lintasan lurus, yang tampaknya akan menjadi garis start/finis. Sirkuit akan terdiri dari 18 tikungan. Belum diketahui apakah arah putaran sama dengan jarum jam atau justru berkebalikan. Beberapa sirkuit MotoGP yang arah putarannya berkebalikan dengan jarum jam ialah Austin, Aragon, dan Phillip Island.
Untuk sarana penunjang, area paddock akan mempunyai 40 garasi untuk operasional tim balap. Sementara kapasitas grand stand mencapai 93.200 tempat duduk. Itu belum termasuk 138.700 area tanpa tempat duduk dan hospitality suites yang bisa menampung 7.700 penonton. Selain kemudahan utama sirkuit, akan dibangun pula resort glamor di sekitar sirkuit untuk menunjang pariwisata, Paramount Lombok Resort & Residence. Targetnya, resort ini sudah bisa mengoperasikan lebih dari 400 kamar. Sebelumnya hotel Royal Pullman dan Royal Tulip juga sudah dibangun di Mandalika.
Demikian sajian isu mengenai Sirkuit Mandalika; Sirkuit Balapan MotoGP Indonesia yang sanggup disajikan pada kesempatan ini. Semoga Bermanfaat !!! ...


EmoticonEmoticon