Saturday, December 8, 2018

√ Memahami Metode Sistem Regu (Team Teaching) Dalam Pembelajaran

Metode Sistem Regu (Team Teaching) dalam Pembelajaran || Metode Sistem Regu atau Metode Team Teaching intinya merupakan teknik mengajar yang dilakukan oleh dua orang guru maupun lebih, mereka bekerja sama dalam memperlihatkan pelajaran kepada sekelompok anak didik, jadi suasana kelas menjadi lebih hidup lantaran beberapa guru.
Sistem regu banyak macamnya, lantaran untuk satu regu tidak senantiasa guru secara formal saja, tetapi sanggup melibatkan orang luar yang dianggap perlu sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Metode Sistem Regu (Team Teaching) yaitu sebagai berikut:
  1. Harus ada jadwal pelajaran yang disusun bersama oleh team tersebut, sehingga betul-betul terang dan terarah sesuai dengan kiprah masing-masing dalam team tersebut.
  2. Membagi kiprah tiap topik kepada guru tersebut, sehingga persoalan bimbingan pada siswa terarah dengan baik.
  3. Harus dicegah jangan hingga terjadi jam bebas akhir ketidak hadiran seseorang guru anggota tim.
Tahapan Pembelajaran dengan Strategi Sistem Regu atau Team Teaching

1. Tahap Awal

a. Perencanaan Pembelajaran Disusun secara Bersama
Perencanaan pembelajaran atau yang ketika ini lebih terkenal dengan istilah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) harus disusun secara tolong-menolong oleh setiap guru yang tergabung dalam Team Teaching. Agar setiap guru yang tergabung dalam team teaching memahami perihal apa-apa yang tercantum dalam isi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tersebut, mulai dari standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator yang harus diraih oleh siswa dari proses pembelajaran, hingga kepada sistem penilaian hasil penilaian siswa.

b. Metode Pembelajaran Disusun Bersama
Selain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang harus disusun bersama oleh team, metode yang akan dipakai oleh mereka dalam proses pembelajaran Team Teaching pun harus direncanakan tolong-menolong oleh anggota Team Teaching. Perencanaan metode secara bersama ini dilakukan supaya setiap guru Team Teaching mengetahui alur proses pembelajaran dan tidak kehilangan arah pembelajaran.

c. Partner Team Teaching Memahami Materi dan Isi Pembelajaran
Guru sebagai partner dalam Team Teaching bukan hanya harus mengetahui tema dari bahan yang akan disampaikan kepada siswa saja, lebih jauh dari itu, mereka juga harus sama-sama mengetahui dan memahami isi dari bahan pelajaran tersebut. Hal ini supaya keduanya sanggup saling melengkapi kekurangan pengetahuan yang ada di dalam diri masing-masing. Terutama ini sanggup dirasakan keuntungannya dalam penyampaian bahan pada siswa dan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa atas klarifikasi guru.

d. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab Secara Jelas
Dalam Team Teaching, pembagian kiprah dan tanggung jawab masing-masing guru harus dibicarakan secara terang ketika merencanakan proses pembelajaran yang akan dilaksanakan, supaya ketika proses pembelajaran berlangsung di dalam kelas, mereka tahu kiprah dan tugasnya masing-masing. Tidak ada lagi yang namanya ketidakjelasan kiprah dan tanggung jawab dalam hal ini.

2. Tahap Inti

Satu guru sebagai pemateri dalam dua jam mata pelajaran penuh, dan satu orang sebagai pengawas dan pembantu team. Dua orang guru bergantian sebagai pemateri dalam dua jam pelajaran, dalam hal ini berarti kiprah sebagai pemateri dibagi dua dalam dua jam pelajaran yang ada.

3. Tahap Evaluasi

a. Evaluasi Guru
Evaluasi guru selama proses pembelajaran dilakukan oleh partner team sehabis jam pelajaran berakhir. Evaluasi dilakukan oleh masing-masing partner dengan cara memberi kritikan-kritikan dan saran yang membangun untuk perbaikan proses pembelajaran selanjutnya. Dalam hal ini setiap guru yang diberi saran harus mendapatkan dengan baik saran-saran tersebut, lantaran hakekatnya itulah kelebihan dari team teaching. Setiap guru harus merasa bahwa mereka banyak mengalami kekurangan dalam diri mereka, tidak merasa diri paling benar dan paling pintar. Evaluasi ini dilakukan di luar ruang kelas, ini dilakukan untuk menjaga image masing-masing guru dihadapan siswa.

b. Evaluasi Siswa
Evaluasi siswa dalam hal ini meliputi pembuatan soal penilaian dan merencanakan metode evaluasi, yang semuanya dilakukan secara tolong-menolong oleh guru Team Teaching. Atas komitmen bersama guru harus menciptakan soal-soal penilaian yang akan diberikan kepada siswa, disini guru Team Teaching harus secara tolong-menolong memilih bentuk soal evaluasi, baik verbal ataupun tulisan, baik pilihan ganda, uraian, atau kombinasi antara keduanya. Satu hal yang tak kalah pentingnya yaitu dalam penilaian siswa, guru juga diharuskan merencanakan metode evaluasi. Perencanaan metode penilaian siswa ini di dalamnya meliputi pembagian kiprah dan tanggung jawab setiap guru Team Teaching dalam pelaksanaan evaluasi, serta pembagian pos-pos pengawasan.

Silahkan Baca Juga; Metode Pembelajaran Lainnya - [klik di sini]

Demikian sajian informasi mengenai Metode Sistem Regu dalam Pembelajaran yang sanggup disampaikan pada kesempatan ini.

Semoga Bermanfaat !!!

Sumber http://www.tozsugianto.com/


EmoticonEmoticon