Menyelesaikan pendidikan di SD 2 Sugihwaras, Sekolah Menengah Pertama 1 Karanganyar dan Sekolah Menengan Atas 1 Karanganyar, Kebumen kemudian melanjutkan ke Program Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Pengalaman bisnisnya dimulai dari mengikuti Bisnis MLM dengan perusahaan tertentu dan kemudian sehabis mencapai posisi tertentu menyatakan mengundurkan diri. Sambil kuliah juga, Novi bekerja di sebuah Warnet, dan di situlah mulai mencar ilmu trading, membuat blog, website, dan sedikit menjadi h4ck3r.
Kisah hidup Novi dalam berbisnis serius mulai dilakukan dengan bermain trading Forex Valas secara online. Dengan modal Rp 3 juta dari hasil menjual laptop miliknya, beliau berhasil mengantongi Rp 25 juta. Dari hasil bermain trading inilah Novi jadinya membuat CV, perusahaan yang diperuntukkan untuk mencari investor dan mendapat modal untuk memajukan bisnisnya. Novi juga menjadi marketing di salah satu perusahaan Angel Investor di Kuala Lumpur dan China. Saat jadi marketing Novi bisa mengumpulkan omzet hampir Rp 10 miliar dan Novi mendapat bonus 10% dari omzet tersebut.
Novi juga pernah terjun di dunia politik praktis. Yakni dengan ditandai dengan keseriusannya mencalonkan diri sebagai anggota dewan perwakilan rakyat RI pada pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 untuk kawasan pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VII (Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara). Novi menjadi salah satu calon legislatif termuda di Indonesia yakni umur 20 tahun. Meski gagal melaju ke senayan, beliau mendapat bunyi sebanyak 43.000. Angka yang cukup besar untuk usia yang belum banyak ditempa ujian dan pengalaman berpolitik.
Saat ini duduk di “Kursi Pertama” atau Posisi Puncak sejumlah perusahaan. Antara lain menjadi CEO PT Wahyu Global Abadi, PT Callind Network International, PT Rise Solution International, dan Komisaris PT Rise Halcyon Solution.
Dengan jaringan yang sangat luas, Novi begitu cepat membuatkan bisnis yang dirintisnya. Semangat dan jiwa mudanya yang membara, keberanian mengambil keputusan serta doa restu dari kedua orang tua, dan selalu mencar ilmu menjaga amanah dari orang lain yaitu kunci dari semua pencapaiannya tersebut.
Dari perannya dan kesuksesannya, sangat layak bila Novi menjadi inspirator belum dewasa muda Indonesia. Tak berlebihan bila Novi terpilih menjadi satu dari 14 Perempuan Inspiratif versi Majalah Nova Tahun 2016.
Nama Novi pun tidak hanya terkenal di Kebumen dan Jawa Tengah, namun semakin dikenal di ibukota Jakarta. Beberapa tahun terakhir, Novi menjadi perbincangan di kalangan praktisi teknologi informasi.
Novi terbilang berhasil membuat aplikasi chatting ibarat Meotalk yang sukses di Malaysia. Saat ini beliau sedang menikmati kebahagiaan sehabis aplikasi chatting hasil kreasinya yaitu CALLIND diresmikan peluncurannya tanggal 21 April 2018 bertepetan dengan Hari Kartini.
Demikian hidangan warta mengenai Novi Wahyuningsih; Pembuat Aplikasi CALLIND, Dari Penjaga Warnet Sampai Komisaris Perusahaan yang sanggup disajikan pada kesempatan ini.
Semoga Bermanfaat !!!

EmoticonEmoticon