Showing posts with label Animasi Geografi. Show all posts
Showing posts with label Animasi Geografi. Show all posts

Tuesday, May 1, 2018

√ Animasi Siklus Air Di Bumi

Halo teman-teman, selamat bejumpa lagi di blog saya. Kali ini aku akan coba bagikan pola animasi flash wacana siklus air. Animasi in aku dapatkan dari web luar negeri dan aku embed di blog ini. Mudah-mudahan sanggup dipakai untuk aktivitas belajar. Siklus air intinya merupakan sebuah perputaran air di bumi dan ini merupakan sebuah sistem yang teratur. Siklus air ini memungkinkan air berada pada volume yang sama dan tidak berubah. Tahapan siklus air secara umum yaitu sebagai berikut:
1. Evaporasi = penguapan
2. Kondensasi = pembentukan awan
3. Presepitasi = jatuhnya butir air dari atmosfer
4. Infiltrasi = absorpsi air ke pori tanah
5. Run off = anutan air di atas tanah
6. Ground water = anutan air di bawah tanah
 Kali ini aku akan coba bagikan pola animasi flash wacana siklus air √ Animasi Siklus Air di Bumi

Siklus air terbagi menjadi siklus pendek, sedang dan panjang. Hal ini dipengaruhi oleh jarak terbentuknya. SIklus pendek terjadi kalau perputaran air hanya terjadi di atas lautan, siklus sedang terjadi kalau air jatuh di dataran rendah bersahabat pantai, siklus panjang terjadi kalau presepitasi turun hingga di tempat puncak pegunungan. Gambar: disini

Jika animasi tidak berjalan di handphone anda, berarti harus instal dulu plugin flash di playstore.

Berikut animasi siklus air:
Sumber: 
http://www.phschool.com/atschool/phsciexp/active_art/water_cycle/water_cycle.swf



Sumber http://www.gurugeografi.id

√ Animasi Fenomena El Nino Dan La Nina Di Pasifik

El Nino dan La Nina merupakan suatu fenomena anomali cuaca yang terjadi di Samudera Pasifik bab timur dan tengah. Kedua fenomena tersebut sangat kuat pada contoh animo di Indonesia. El Nino terjadi ketika lautan Pasifik bab tengah dan timur menghangat sehingga evaporasi di sana tinggi. Dampak dari evaporasi tersebut menjadikan banyaknya awan hujan di tempat sekitar Pasifik sehingga hujan lebat terjadi disana. Sementara di Indonesia penguapan sangat minim dan awan hujan jarang terbentuk sehingga menjadikan kemarau panjang.

La Nina merupakan kebalikan dari El Nino dimana lautan Pasifik timur dan tengah mendingin. Hal ini mengkibatkan pembentukan awan hujan tidak terjadi di sana. Sementara itu di Pasifik bab barat, evaporasi sangat tinggi alasannya suhu lautan memanas sehingga awan hujan banyak terbentuk. Indonesia mengalami animo hujan yang panjang dan lebat di kala La Nina. Untuk lebih memahami fenomena anomali ini lhat animasi di bawah:

Sumber: http://esminfo.prenhall.com/science/geoanimations/animations/26_NinoNina.swf


Sumber http://www.gurugeografi.id

Monday, April 30, 2018

√ Animasi Gempa Bumi Tektonik

Gempa bumi atau earthquake merupaka fenomena getaran di permukaan bumi yang disebabkan oleh banyak sekali faktor. Gempa bumi yang paling sering terjadi yaitu gempa bumi tektonik. Gempa tektonik merupakan gempa yang dihasilkan oleh adanya pergerakan atau tumbukan lempeng tektonik. 
merupaka fenomena getaran di permukaan bumi yang disebabkan oleh banyak sekali faktor √ Animasi Gempa Bumi Tektonik

Gempa tektonik banyak terjadi di kawasan batas tumbukan lempeng menyerupai Indonesia. Getaran yang dihasilkan gempa ini dapat sangat kecil sampai sangat besar dan menjadikan peristiwa dahsyat. Tsunami di Aceh tahun 2004 diawali oleh gempa di dasar laut. Daerah-daerah yang berada di zona ancaman gempa harus meragukan ancaman ini. Masyarakat harus dibekali pengetahuan ihwal mitigasi peristiwa yang tepat. Gambar: disini

Untuk melihat proses terjadinya gempa, dapat dilihat pada animasi flash di bawah. 
Sumber: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

√ Animasi Pembentukan Hujan Konvektif, Frontal Dan Orografis

Animasi Pembentukan Hujan Konveksi, Frontal dan Zenital - Hujan merupakan fenomena alami di atmosfer.
Pembentukan hujan di bumi ini sangat bersahabat kaitannya dengan siklus air. Menurut genesanya, hujan terbagi menjadi hujan konveksi, hujan frontal dan hujan orografis. Hujan konvektif merupakan hujan yang diakibatkan oleh pertemuan dua massa udara yang naik dan menghasilkan hujan. Hujan menyerupai ini biasa terjadi di sore hari alasannya ialah pemanasan di siang hari. Baca juga: Jenis-jenis front cuaca

 Hujan merupakan fenomena alami di atmosfer √ Animasi Pembentukan Hujan Konvektif, Frontal dan Orografis
Hujan frontal diakibatkan oleh pertemuan dua massa udara yang berbeda yaitu hangat dan dingin. Pertemuan dua massa udara ini menghasilkan suatu bidang batas yang dinamakna fornt. Nah, hujan terjadi di sepanjang batas front ini.

Baca juga:
Karakteristik tempat doldrum itu apa?
Pengertian konsep dasar geografi

Hujan orografis merupakan hujan yang terjadi di lereng pegunungan. Udara dari daratan naik menuju puncak dan terhalang gunung. Awan hujan terbentuk di sisi gunung dan hujan terjadi. Sisi gunung lainnya menjadi tempat bayang hujan dan sering terjadi angin fohn. Untuk lebih memahaminya silahkan pelajari animasi di bawah ini:

Sumber: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

Sunday, April 29, 2018

√ Animasi Gunung Api Strato, Perisai, Caldera

Animasi Gunung Api Strato, Perisai, Caldera - Indonesia mempunyai banyak gunung api dan bahkan yang terbanyak di dunia mungkin. Gunung api meruakan sebuah fenomena yang dihasilkan dari adanya penerobosan magma dari dalam bumi ke luar permukaan bumi. Apakah semua tempat di bumi ini terdapat gunung api?. Tidak, kebanyaka gunung api terbentuk di kawasan subduksi lempeng dan hot spot. Gambar: disini
Add caption
Lalu apakah semua bentuk gunung api sama?. Tidak juga, ada 3 bentuk gunung api yang umum dijumpai yaitu strato, perisai dan kaldera. Gunung api strato terbentuk dari hasil endapan bubuk vulkanik dan lava sehingg membentuk kerucut menjulang ke atas. Gunung api perisai lahir alasannya erupsi magma encer sehingga berbentuk datar tidak menjulang ke atas. Umumnya banyak dijumpai di tengah samudera atau batas divergen. Kaldera merupakan gunung api yang terbentuk dari runtuhan kawah utama sehingga menghasilkan kawah gres yang luas menyerupai di Bromo.

Mayoritas gunung api di Indonesia bertipe strato dan kaldera. Hal tersebut dipengaruhi oleh posisi Indonesia yang berada di zona subduksi lempeng. Gunung api tipe perisai misalnya yakni Kilauea dan Maona Loa di Hawaii. 

Sumber: disini
Sumber http://www.gurugeografi.id

Saturday, April 28, 2018

√ Animasi Siklus Batuan Beku, Sedimen, Metamorf

Animasi Siklus Batuan Beku, Sedimen, Metamorf - Siklus batuan merupakan sebuah fenomena perubahan fisik dan kimia batuan di bumi. Kam tentu sering melihat batuan di sekitarmu bukan?. Tapi tahukah kau bahwa materi dasar batuan itu semuanya sama yaitu magma. Tapi mengapa dari magma tersebut dapat terbentuk bermacam-macam jenis batuan?. Faktor lingkungan lah yang mengakibatkan jenis batuan dapat berbeda-beda. Gambar: disini
Menurut genesa pembentukannya, batuan terbagi menjadi batuan beku, sedimen dan metamorf. Batuan beku berasal dari pembekuan magma baik di dalam maupun di luar permukaan bumi. Batuan sedimen terbentuk dari hasil penghancuran batuan beku yang lalu mengendap. Batuan metamorf yaitu batuan yang mengalami perubahan fisik dan kimia dari batuan asalnya. Untuk lebih memahami ihwal urutan siklus batuan, coba lihat animasi di bawah ini:

Sumber: disini
Sumber http://www.gurugeografi.id

Thursday, April 26, 2018

√ Animasi Gerak Semu Tahunan Matahari

Coba perhatikan di pagi hari, matahari berada di ufuk timur bukan?. Lalu kau perhatikan siang hari maka matahari akan berada di atas kepala dan kala sore hari matahari akan berada di ufuk barat. Itu yaitu fenomena gerak semu harian matahari. Sebenarnya dinamakan gerak semu lantaran intinya matahari terlihat bergerak namun sejatinya bumi lah yang bergerak. Hal ini disebabkan oleh rotasi bumi. Lalu bagaimana dengan gerak semu tahunan matahari?. Gambar: disini
 Lalu kau perhatikan siang hari maka matahari akan berada di atas kepala dan kala sore ha √ Animasi Gerak Semu Tahunan Matahari
Gerak semu tahunan yaitu gerakan posisi matahari dikarenakan revolusi bumi. Gerak semu tahunan ini akan berdampak pada perubahan kondisi musim. Perubahan demam isu paling mencolok terlihat di kawasan lintang tinggi alias subtropis. Untuk lebih memahaminya coba lihat animasinya di bawah ini:
Sumber: disini



Sumber http://www.gurugeografi.id