Dunia pendidikan Indonesia pada akhir-akhir ini telah melalui sebuah periode gres dalam sistem pembelajarannya. Seiring dengan kebijakan ujian nasional menggunakan Computer-Base Test (CBT) di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan SMA, sekolah telah mengakrabkan diri menggunakan aneka macam macam aplikasi pembelajaran menggunakan Teknologi Informasi berbasis komputer. Penggunaan TIK kebanyakan digunakan untuk melaksanakan evaluasi pembelajaran oleh guru contohnya ialah untuk ulangan harian, ulangan mid semester dan ulangan semester. Aplikasi CBT ibarat Beesmart, WokaCBT, moodle dan aplikasi berbayar lainnya menjadi pilihan guru dan tenaga pendidikan di sekolah/lembaganya. Setiap aplikasi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Moodle berdasarkan saya mempunyai aneka macam kelebihan yang tidak dimiliki oleh aplikasi CBT lainnya. Selain gratis, moodle juga merupakan sebuah aplikasi open source yang terus berkembang dan digunakan di seluruh dunia. Berikut ini saya sajikan bagaimana Cara Install Moodle di Ubuntu 16.04 LTS Menggunakan Nginx, MariadB, PHP7.2-FPM .
Moodle sangat fleksibel alasannya bisa di-Install di aneka macam platform sistem operasi ibarat windows, linux, MacOs, dan FreeBSD. Bagi Anda yang hanya mengerti sistem operasi windows bisa melaksanakan Instalasi sendiri menggunakan Xampp, namun secara umum penggunakan moodle di xampp-windows kurang powerfull, cenderung agak berat alasannya membutuhkan resource memory yang besar. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa menggunakan Linux sebagai server daerah instalasi moodle yang diharapkan lebih cepat, ringan dan membutuhkan resources memory yang lebih kecil. Pada kesempatan ini, saya menentukan Ubuntu 16.04 LTS sebagai server moodle. Walaupun suduh muncul versi ubuntu yang terbaru yaitu Ubuntu 17.04 atau ubuntu 17.10, saya menentukan Ubuntu 16.04 alasannya lebih stabil dan mendapat support hingga tahun 2021.
Untuk web server yang harus diinstall di Ubuntu tolong-menolong ada sua pilihan utama yaitu menggunakan Apache bisa juga menggunakan Nginx, mana yang lebih baik, silahkan cari informasinya di Mbah Gugel 🙂 . Demikian juga dengan database server, ada aneka macam pilihan bisa menggunakan Mysql, MariadB atau Posgresql. Dan yang terakhir ialah versi PHP, kita bisa menggunakan versi PHP dari yang usang hingga yang terbaru. Nah diantara aneka macam pilihan yang ada, di sini saya menentukan Nginx, mariadb dan PHP7.2 yang dipasang di server ubuntu 16.04 LTS, sementara Moodle yang digunakan ialah moodle terakhir dikala goresan pena ini muncul yaitu Moodle 3.4.1+. Langsung saja kita mulai bagaimana Cara Install Moodle di Ubuntu 16.04 LTS Menggunakan Nginx, MariadB, PHP7.2-FPM. Langkah-langkahnya ialah sebagi berikut :
1. Install Ubuntu Server 16.04 LTS
Pada tutorial ini Install Ubuntu Server 16.04 LTS sengaja dilewati alasannya kalau dijelaskan dari awal tentunya kan panjang dan lama. Anda bisa mencari tutorial cara Install Ubuntu server 16.04 di Mbah Gugel jumlahnya sangat banyak. Rekomendasi saya silahkan cari tutorial di howtoforge.com dengan keyword howto install Ubuntu 16.04 minimal server. Namun kalau Anda ingin simpel dan melewati langkah ini tapi tetap melanjutkan ke langkah berikutnya saya sudah menyediakan VHD Ubuntu 16.04 LTS minimal server. Anda tinggal memasangnya pada virtual box dan menjalankannya. VHD ini hanya berisi kelengkapan dasar bawaan ubuntu server ibarat nano dan openssh yang nantinya sangat diharapkan untuk kebutuhan instalasi komponen lainnya. Untuk mendapat VHD Ubuntu kosongan ini silahkan d0wnl0ad melalui link berikut ini :
VHD Ubuntu 16.04 Minimal server ini sudah dilakukan pengubahan dari mode IP DHCP ke IP Statis 192.168.0.200 ibarat halnya yang digunakan pada IP VHD UNBK. Openssh juga sudah terpasang semoga nantinya server ini bisa diremote menggunakan Putty, winscp atau aplikasi remote server lainnya. Akses ssh juga sudah saya aktifkan Root Login Akses semoga bisa susukan melalui SSH.
Sebelum melaksanakan instalasi paket-paket yang dibutuhkan, ketikkan perintah berikut ini untuk update Ubuntu di console linux :
2. Install Web Server Nginx
Masuk ke console linux dengan mengetikkan perintah :
Setelah proses install webserver selesai, untuk memastikan bahwa apache sudah terinstall dengan baik, buka browser dengan mengetikkan IP server pada URL address, maka akan muncul halaman default Nginx ibarat ini :
setelah Nginx terpasang, berikut ini perintah yang sanggup dilankan untuk mematikan, menghidupkan dan mengaktifkan Nginx dikala server mulai dijalankan :
3. Install Database MariadB
Moodle juga memerlukan database server. MariadB merupakan pilihan yang sangat sempurna untuk digunakan pada database server. Untuk Install database MariadB jalankan perintah berikut ini :
setelah mariadb terpasang, berikut ini perintah yang sanggup dilankan untuk mematikan, menghidupkan dan mengaktifkan MariadB dikala server mulai dijalankan :
Selanjutnya silahkan jalankan perintah berikut ini untuk mengamankan MariadB server :
akan muncul baris pertanyaan untuk dikonfirmasi y (yes) atau n (no), berikut pertanyaan dan panduan menjawabnya :
- Enter current password for root (enter for none): Tekan Enter Saja
- Set root password? [Y/n]: Y
- New password: Masukkan Password
- Re-enter new password: Ulangi Password
- Remove anonymous users? [Y/n]: Y
- Disallow root login remotely? [Y/n]: Y
- Remove test database and access to it? [Y/n]: Y
- Reload privilege tables now? [Y/n]: Y
Selanjutnya, silahkan buka konfigurasi bawaan MariadB dengan menjalankan perintah :
Setelah terbuka, tambahkan konfigurasi pemanis berikut sempurna di bawah baris [mysqld]
innodb_file_per_table = 1
innodb_file_format = Barracuda
innodb_large_prefix = 1
simpan (ctrl + O, kemudian tekan enter) dan keluar (ctrl + x), selanjutnya restart MariadB server melalui perintah :
4. Install PHP 7.2-FPM dan Module Yang Dibutuhkan
Repository bawaan Ubuntu tidak menyediakan PHP7.2, maka kita membutuhkan repository pihak ketiga untuk mendapatkannya.
Jalankan perintah berikut ini untuk menambahkan repositori pihak ketiga :
dan Install modul-modul yang dibutuhkan oleh Moodle :
allow_url_fopen = On
memory_limit = 512M
upload_max_file_size = 64M
max_execution_time = 360
cgi.fix_pathinfo = 0
5. Membuat Database Moodle
Berikut ini ialah langkah-langkah Membuat database Moodle, bila ada pertanyaan perihal password masukkan password yang telah dibentuk dikala Instalasi MariadB pada langkah 3.
Berikutnya buat nama database, buat contohnya dengan nama moodle, dan jalankan dengan perintah :
Buat Nama User database contohnya moodleuser dan gunakan password gres user :
Berikutnya ketikkan perintah berikut ini :
6. Install Moodle
Langkah berikutnya ialah melaksanakan pemasangan Moodle di server. Saat goresan pena ini muncul Moodle terbaru mempunyai versi 3.4.1+. Jalankan perintah berikut ini untuk mend0wnl0ad Moodle release terbaru.
Jalankan perintah berikut untuk mengekstrak file d0wnl0ad Moodle ke folder default root Apache2.
Berikutnya ialah menciptakan folder moodledata sebagai daerah database moodle
berikutnya ialah change modify the directory permission folder moodle dan moodledata
Lakukan Reboot pada server, dengan menjalankan perintah :
7. Konfigurasi Situs Moodle di Nginx
Langkah berikutnya ialah mengkonfigurasi pengaturan file di Nginx untuk Moodle. Pada file inilah akan dikontrol bagaimana user bisa mengakses konten Moodle. Jalankan perintah berikut ini untuk menciptakan file konfigurasi dan namakan saja filenya dengan moodle :
Selanjutnya, copy dan paste script berikut dan sesuaikan dengan domain yang kita pakai, sesudah itu simpan dan tutup :
server {
listen 80;
listen [::]:80;
root /var/www/html/moodle;
index index.php index.html index.htm;
server_name 192.168.0.200;
location / {
try_files $uri $uri/ =404;
}
location /dataroot/ {
internal;
alias /var/moodledata/;
}
location [^/]\.php(/|$) {
include snippets/fastcgi-php.conf;
fastcgi_pass unix:/var/run/php/php7.2-fpm.sock;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
}
}
Untuk memastikan konfigurasi yang kita lakukan benar ketikkan perintah berikut ini :
dan apabila konfigurasi benar, maka outputnya ialah ibarat ini :
nginx: the configuration file /etc/nginx/nginx.conf syntax is ok
nginx: configuration file /etc/nginx/nginx.conf test is successful
restart nginx dengan mengetikkan perintah :
8. Jalankan Moodle
Langkah terakhir ialah mengusut keberhasilan Install Moodle di Ubuntu 16.04 LTS Menggunakan Apache2, MariadB, PHP7.2-FPM. Untuk memanggil moodle, buka browser dan ketikkan alamat http://alamatIPServer/. Karena pada server yang telah kita berdiri menggunakan IP Server 192.168.0.200 maka alamat IP yang kita ketikkan di url address browser ialah http://192.168.0.200/ , dan jadinya ialah ibarat ini, dan tekan next :
pastikan direktori Moodle dan direktori ibarat tampilan di bawah ini. Selanjutnya klik Next
Pilih nama database driver MariaDB. Klik Next
Sesuaikan database name, database user, dan database password dengan yang telah diisikan pada langkah 5. Untuk Table prefix, database port dan Unix socket dikosongi saja tidak masalah. Klik Next
Tekan Continue
Tekan Continue lagi, dan lakukan beberapa isian dan pengaturan yang ditampilkan.
Apabila sudah selesai, maka tampilannya ialah ibarat ini :
Nah selesai sudah pekerjaan kita untuk Install Moodle di Ubuntu 16.04 LTS. Akan sangat bahagia dan besar hati apabila kita sanggup melakukannya sendiri ibarat awal mula saya berguru melaksanakan ini. Langkah berikutnya ialah memaksimalkan dan mengoptimalkan penggunaan Moodle untuk pembelajaran. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca goresan pena perihal Cara Install Moodle di Ubuntu 16.04 LTS Menggunakan Nginx, MariadB, PHP7.2-FPM ini. Untuk mendapat hasil dari Installasi ini dari awal hingga simpulan berupa VHD silahkan d0wnl0ad melalui tautan berikut ini :
Download VHD Moodle 3.4.1+ di Ubuntu 16.04 Menggunakan Nginx, MariadB, PHP7.2-FPM
Baca Juga :
Cara Install Moodle di Ubuntu 16.04 LTS Menggunakan Apache2, MariadB, PHP7.2
semoga bermanfaat.
Sumber acikandzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon