Cara tetap sehat dengan sistem kekebalan badan yang lemah
Sebagian besar waktu, sistem kekebalan melindungi badan dari infeksi. Namun, beberapa orang mempunyai sistem kekebalan badan yang lemah; memungkin menciptakan mereka rentan terhadap abses yang lebih sering.
Sel darah putih, antibodi, dan komponen lainnya, termasuk organ dan kelenjar getah bening, membentuk sistem kekebalan tubuh.
Banyak gangguan sanggup melemahkan sistem kekebalan badan dan mengakibatkan seseorang menjadi sistem kekebalan badan yang terganggu. Gangguan imunodefisiensi ini, yang berkisar dari ringan sampai berat, sanggup muncul semenjak lahir atau sanggup terjadi sebagai akhir dari faktor lingkungan. Mereka termasuk:
Kadang-kadang, gangguan imunodefisiensi sanggup sangat ringan sehingga seseorang mungkin tidak menyadarinya selama bertahun-tahun. Di waktu lain, kelainan ini lebih parah dan mengakibatkan seseorang sering mengalami abses sepanjang hidupnya.
Pada artikel ini, kita melihat tanda-tanda dari sistem kekebalan badan yang lemah dan mengatakan beberapa langkah yang sanggup dilakukan orang untuk meningkatkan peluang mereka untuk tetap sehat. Baca juga: Tips Kesehatan Yang Baik – Penting dan Harus Anda Ketahui

Sistem kekebalan badan yang lemah: Gejala dan apa yang harus dilakukan (Gejala, Penyebab dan Pengobatan). Ilustrasi dan sumber foto: Pixabay
Gejala sistem kekebalan badan yang lemah
Seseorang harus mempraktikkan kebersihan yang baik untuk tetap sehat dan menghindari infeksi.
Gejala utama dari sistem kekebalan badan yang lemah yaitu kerentanan terhadap infeksi.
Seseorang dengan sistem kekebalan yang lemah cenderung mendapat abses lebih sering daripada kebanyakan orang lain, dan penyakit-penyakit ini mungkin lebih parah atau lebih sulit diobati.
Orang-orang ini juga mungkin menemukan diri mereka berurusan dengan abses yang tidak akan didapat oleh seseorang dengan sistem kekebalan yang lebih kuat.
Gejala atau tanda seseorang yang mempunyai kekebalan badan yang lemah
Salah satu tanda paling umum dari defisiensi imun primer yaitu mengalami abses yang lebih sering, lebih tahan usang atau lebih sulit diobati daripada abses seseorang dengan sistem kekebalan normal. Anda mungkin juga mendapat abses yang kemungkinan tidak akan didapat oleh seseorang dengan sistem kekebalan badan yang sehat (infeksi oportunistik).
Tanda dan gejalanya berbeda tergantung pada jenis gangguan imunodefisiensi primer, dan bervariasi dari orang ke orang.
Infeksi yang sering dialami orang dengan sistem kekebalan yang lemah meliputi:
- Pneumonia, bronkitis, abses sinus, abses telinga, meningitis, atau abses kulit yang sering dan berulang.
- Meningitis.
- Bronkitis.
- Infeksi kulit.
Infeksi ini sanggup kambuh dengan frekuensi tinggi.
Gejala-gejala lain dari sistem kekebalan badan yang lemah sanggup mencakup yang berikut:
- Gangguan autoimun, menyerupai lupus, rheumatoid arthritis atau diabetes tipe 1.
- Radang organ-organ internal.
- Gangguan darah, menyerupai jumlah trombosit yang rendah atau anemia.
- Masalah pencernaan, termasuk kehilangan nafsu makan, diare, kram perut dan mual.
- Pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan pada bayi dan anak-anak.
Perawatan sistem kekebalan tubuh
Kiat untuk tetap sehat bila Anda mengalami sistem kekebalan badan yang lemah
Orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah sanggup mengambil beberapa langkah untuk memaksimalkan peluang mereka untuk tetap sehat dan menghindari infeksi.
Kebersihan yang baik
Salah satu cara termudah bagi seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah untuk tetap sehat yaitu dengan mempraktikkan kebersihan yang baik, termasuk mencuci tangan sesering mungkin. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention (CDC)) merekomendasikan untuk mencuci tangan pada waktu-waktu berikut:
- Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan masakan dan camilan.
- Sebelum dan setelah makan.
- Setelah meniup hidung, bersin, atau batuk.
- Sebelum dan setelah merawat luka atau luka kulit terbuka lainnya.
- Setelah melaksanakan kontak dengan seseorang yang tidak sehat.
- Setelah memakai atau membantu anak memakai kamar mandi.
- Setelah mengganti popok.
- Setelah menyentuh binatang atau masakan hewani atau limbah.
- Setelah menyentuh sampah.
Cuci tangan yang benar secara signifikan mengurangi penyakit. Menurut CDC, mencuci tangan mengurangi masalah diare menular sampai 58% pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Pencegahan sistem kekebalan badan yang lemah
Karena gangguan kekebalan primer disebabkan oleh cacat genetik, tidak ada cara untuk mencegahnya. Tetapi ketika Anda atau anak Anda mempunyai sistem kekebalan yang lemah, Anda sanggup mengambil langkah-langkah untuk mencegah infeksi:
- Lakukan kebersihan yang baik. Cuci tangan Anda dengan sabun ringan setelah memakai toilet dan sebelum makan.
- Jaga gigi Anda. Sikat gigi Anda setidaknya 2 kali sehari.
Makan dengan benar. Pola makan yang sehat dan seimbang sanggup membantu mencegah infeksi. Baca juga: Makanan Gizi Seimbang - Aktif secara fisik. Tetap bugar penting bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Tanyakan kepada dokter Anda acara apa yang sesuai untuk Anda.
- Tidur yang cukup. Cobalah tidur dan berdiri pada waktu yang sama setiap hari, dan dapatkan jumlah jam tidur yang sama setiap malam.
- Kelola stres. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa stres sanggup menghambat sistem kekebalan Anda. Jaga stres dengan pijat, meditasi, yoga atau hobi. Temukan apa yang sesuai untuk Anda. Baca juga:Pengobatan Alternatif dan Contoh Pengobatannya
- Hindari paparan dari orang yang sakit. Jauhi penderita pilek atau abses lain dan hindari keramaian.
- Tanyakan kepada dokter Anda wacana vaksinasi. Cari tahu mana yang harus Anda miliki.
Penyebab sistem kekebalan badan yang lemah
Banyak gangguan imunodefisiensi primer diturunkan – diturunkan dari satu atau kedua orang tua. Masalah dalam instruksi genetik yang bertindak sebagai cetak biru untuk memproduksi sel-sel badan (DNA) mengakibatkan banyak cacat sistem kekebalan tubuh.
Ada lebih dari 300 jenis gangguan imunodefisiensi primer, dan peneliti terus mengidentifikasi lebih banyak. Mereka sanggup secara luas diklasifikasikan menjadi 6 kelompok menurut pada kepingan dari sistem kekebalan yang terpengaruh:
- Kekurangan sel B (antibodi).
- Kekurangan sel T.
- Kombinasi defisiensi B dan sel T.
- Fagosit yang rusak. Fagosit yaitu sel-sel yang berfungsi mematikan mikroorganisme aneh di sekitarnya dengan cara meluluhkannya ke dalam plasma selnya, contohnya sel darah putih memakan kuman.
- Kekurangan komplemen.
- Tidak dikenal (idiopatik).
Pengobatan sistem kekebalan badan yang lemah
Pengobantan untuk imunodefisiensi primer mencakup mencegah dan mengobati infeksi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengobati penyebab duduk kasus imun yang mendasarinya.
Dalam beberapa kasus, gangguan imun primer dihubungkan dengan penyakit serius, menyerupai gangguan autoimun atau kanker, yang juga perlu diobati.
Mengelola infeksi
Mengobati infeksi
Infeksi memerlukan perawatan yang cepat dan garang dengan antibiotik. Pengobatan mungkin memerlukan antibiotik yang lebih usang daripada yang biasanya diresepkan. Infeksi yang tidak merespons mungkin memerlukan rawat inap dan antibiotik intravena (IV).
Mencegah infeksi
Beberapa orang membutuhkan antibiotik jangka panjang untuk mencegah abses pernapasan dan kerusakan permanen pada paru-paru dan telinga. Anak-anak dengan defisiensi imun primer mungkin tidak sanggup mempunyai vaksin yang mengandung virus hidup, menyerupai polio oral dan campak-gondong-rubella.
Mengobati gejala
Obat-obatan menyerupai ibuprofen (Advil, Motrin IB, yang lain) untuk nyeri dan demam, dekongestan untuk hidung tersumbat, dan ekspektoran pada lendir yang menipis di kanal udara sanggup membantu meringankan tanda-tanda yang disebabkan oleh infeksi.
Perawatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Terapi imunoglobulin
Immunoglobulin terdiri dari protein antibodi yang dibutuhkan sistem kekebalan badan untuk melawan infeksi. Ini sanggup disuntikkan ke dalam pembuluh darah melalui infus atau dimasukkan di bawah kulit (infus subkutan). Perawatan IV diharapkan setiap beberapa minggu, dan infus subkutan diharapkan sekali atau dua kali seminggu.
Terapi interferon-gamma
Interferon yaitu zat alami yang melawan virus dan merangsang sel sistem kekebalan tubuh. Interferon-gamma yaitu zat (sintetis) buatan yang diberikan sebagai suntikan di paha atau lengan 3 kali seminggu. Ini dipakai untuk mengobati penyakit granulomatosa kronis, salah satu bentuk defisiensi imun primer.
Faktor pertumbuhan
Ketika kekurangan kekebalan disebabkan oleh kurangnya sel darah putih tertentu, terapi faktor pertumbuhan sanggup membantu meningkatkan kadar sel darah putih yang memperkuat kekebalan.
Transplantasi sel induk (stemcell)
Transplantasi sel induk mengatakan penyembuhan permanen untuk beberapa bentuk imunodefisiensi yang mengancam jiwa. Sel-sel induk normal ditransfer ke orang dengan defisiensi imun, memberinya sistem kekebalan yang berfungsi normal. Sel induk sanggup dipanen melalui sumsum tulang, atau mereka sanggup diperoleh dari plasenta ketika lahir (darah dant tali pusat).
Donor sel induk – biasanya orang renta atau kerabat erat lainnya – harus mempunyai jaringan badan yang cocok secara biologis dengan orang-orang dengan defisiensi imun primer. Meskipun dengan kecocokan yang baik, transplantasi sel induk tidak selalu berhasil.
Perawatan seringkali mengharuskan sel-sel kekebalan yang berfungsi dihancurkan memakai kemoterapi atau radiasi sebelum transplantasi, menciptakan akseptor transplantasi sementara lebih rentan terhadap infeksi.
Apa 5 Klasifikasi Antibodi dan Fungsinya?
Lima pembagian terstruktur mengenai antibodi atau kelas yang berbeda diketahui berada pada badan mamalia dan memainkan tugas yang berbeda dan menolong mengarahkan respon imun yang sempurna untuk tiap tipe benda aneh berlainan yang masuk ke dalam tubuh, yaitu: IgM, IgD, IgG, IgA, dan IgE. Mereka yang mengatakan setiap isotipe dengan karakteristik dan tugas yang berbeda. Untuk lebih detilnya baca: Klasifikasi Antibodi Beserta Contoh dan Fungsinya: IgM, IgD, IgG, IgA, IgE)

Contoh Penyakit Autoimun – Saat sistem kekebalan badan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Ilustrasi dan sumber foto: Pixabay
Bacaan Lainnya
- Contoh Penyakit Autoimun – Saat sistem kekebalan badan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh
- Penyakit yang sanggup dicegah dengan vaksin
- Contoh Penyakit Autoimun – Saat sistem kekebalan badan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh
- Batuk biasa dan Batuk Rejan Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pencegahan
- Penyakit Kusta Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pencegahan
- Penyakit Alzheimer / Pelupa Apa yang Terjadi di Otak?
- Seperti Apa Psikopat Itu Sebenarnya?
- Penyakit Kusta Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pencegahan
- Prinsip Peter – Manajer Tidak Kompeten
- Pengertian Inflasi Contoh, Indikator, Pengelompokan, Cara Mengatasi & Menghitung
- Daftar Hari Penting Di Indonesia: Hari Libur / Hari Besar / Hari Raya Keagamaan
- Mengapa Suhu Udara Lebih Dingin Saat Ketinggian Tempat Meningkat?
- Kanker Payudara Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan, Pencegahan, Diteksi Dini
- Sistem Reproduksi Manusia, Hewan dan Tumbuhan
- Kepalan Tangan Menandakan Karakter Anda & Kepalan nomer berapa yang Anda miliki?

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter
Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai
Respons “oooh begitu ya…” akan lebih sering terdengar bila Anda mengunduh aplikasi kita!
Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!
Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda mempunyai tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.
Sumber bacaan: Medical News Today, Live Science, Mayo Clinic
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
EmoticonEmoticon