Saturday, March 18, 2017

√ Batasan Menuju Angkasa – Seberapa Jauhnya?

Batasan menuju angkasa


Karena atmosfer Bumi tidak mempunyai batas yang jelas, namun terdiri dari lapisan yang secara sedikit demi sedikit semakin menipis dengan naiknya ketinggian, tidak ada batasan yang terang antara atmosfer dan angkasa. Ketinggian 100 kilometer (62 mil) ditetapkan oleh Fédération Aéronautique Internationale merupakan definisi yang paling banyak diterima sebagai batasan antara atmosfer dan angkasa. Berikut yaitu batasan menuju angkasa:




  • 4,6 km (15.000 kaki) — FAA memutuskan dibutuhkannya dukungan oksigen untuk pilot pesawat dan penumpangnya.




  • 5,3 km (17.400 kaki) — Setengah atmosfer Bumi berada di bawah ketinggian ini




  • 16 km (52.500 kaki) — Kabin bertekanan atau pakaian bertekanan dibutuhkan




  • 18 km (59.000 kaki) — Batasan atas dari Troposfer




  • 20 km (65.600 kaki) — Air pada suhu ruangan akan mendidih tanpa sebuah wadah bertekanan (kepercayaan tradisional yang menyatakan bahwa cairan tubuh akan mulai mendidih pada titik ini yaitu salah sebab tubuh akan membuat tekanan yang cukup untuk mencegah pendidihan nyata)




  • 24 km (78.700 kaki) — Sistem tekanan pesawat biasa tidak lagi berfungsi




  • 32 km (105.000 kaki) — Turbojet tidak lagi berfungsi




  • 45 km (148.000 kaki) — Ramjet tidak lagi berfungsi




  • 50 km (164.000 kaki) — Stratosfer berakhir




  • 80 km (262.000 kaki) — Mesosfer berakhir




  • 100 km (328.000 kaki) — Permukaan aerodinamika tidak lagi berfungsi




  • Proses masuk-kembali dari orbit dimulai pada 122 km (400.000 ft).




 


Karena atmosfer Bumi tidak mempunyai batas yang terang √ Batasan Menuju Angkasa – Seberapa Jauhnya?

Atmosfer batasan menuju angkasa. Ilustrasi dan sumber foto: Pixabay


 


Angkasa tidak sama dengan orbit


Kesalahan pengertian umum wacana batasan ke angkasa yaitu orbit terjadi dengan mencapai ketinggian ini. Orbit membutuhkan kecepatan orbit dan secara teoretis sanggup terjadi pada ketinggian berapa saja. Gesekan atmosfer mencegah sebuah orbit yang terlalu rendah.


Ketinggian minimal untuk orbit stabil


Ketinggian minimal untuk orbit stabil dimulai sekitar 350 km (220 mil) di atas permukaan maritim rata-rata, jadi untuk melakukan penerbangan angkasa orbital nyata, sebuah pesawat harus terbang lebih tinggi dan (yang lebih penting) lebih cepat dari yang diharapkan untuk penerbangan angkasa sub-orbital.


Mencapai orbit membutuhkan kecepatan tinggi – batasan menuju angkasa


Sebuah pesawat belum mencapai orbit hingga ia memutari Bumi begitu cepat sehingga gaya sentrifugal ke atas membatalkan gaya gravitasi ke bawah pesawat.


Apa yang harus dilakukan sehabis pesawat luar angkasa sehabis mencapai di luar atmosfer?


Setelah mencapai di luar atmosfer, sebuah pesawat memasuki orbit harus berputar ke samping dan melanjutkan pendorongan roketnya untuk mencapai kecepatan yang dibutuhkan; untuk orbit Bumi rendah, kecepatannya sekitar 7,9 km/s (28.400 km/jam — 18.000 mill/jam). Oleh sebab itu, mencapai ketinggian yang diharapkan merupakan langkah pertama untuk mencapai orbit.


Energi yang diharapkan untuk mencapai kecepatan untuk orbit bumi rendah 32MJ/kg sekitar dua puluh kali energi yang diharapkan untuk mencapai ketinggian dasar 10 kJ/km/kg.


Batasan menuju angkasa


Di Amerika Serikat, seseorang yang berada di atas ketinggian 80 km ditetapkan sebagai astronot. 120 km (75 mil atau 400.000 kaki) menandai batasan di mana imbas atmosfer menjadi terang sewaktu proses memasuki kembali atmosfer (re-entry).

 


Bacaan Lainnya




 


Karena atmosfer Bumi tidak mempunyai batas yang terang √ Batasan Menuju Angkasa – Seberapa Jauhnya?

Apakah Anda mempunyai sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda kini juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com


 


Karena atmosfer Bumi tidak mempunyai batas yang terang √ Batasan Menuju Angkasa – Seberapa Jauhnya?

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter


 




Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar bila Anda mengunduh aplikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan isu yang membuat Anda menjadi lebih smart!



Sumber bacaan: NASA, Wikipedia, Science 2.0



                       


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon