Monday, May 8, 2017

√ Fajar/Rian: Ganda Putra Pelapis Kevin/Gideon

Fajar/Rian Juara Malaysia Masters 2018
Publik Malaysia eksklusif tertunduk lesu ketika wakil satu-satunya di Final, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, gagal mempersembahkan gelar Juara Perodua Malaysia Masters 2018 sesudah kalah dari pasangan muda Indonesia, Fajar Alfian/Rian Ardianto (21/01). Fajar/Rian yang notabene bukan unggulan berhasil menghempaskan peraih medali perak Olimpiade 2016 dengan skor dramatis 14-21 24-22 21-13 dalam waktu 58 menit.

Pada set pertama, Fajar/Rian nampak masih kurang "in"dan banyak melaksanakan kesalahan sendiri, sehingga mengalah mudah. Pada set dua pelapis Kevin/Gideon ini juga sempat tertinggal 13-17 dan hanya empat poin lagi Ganda Malaysia itu bakal juara. Namun, apa hendak dikata mental juara pasangan Indonesia ini terus menyala, sampai pada akibatnya set dua berhasil menang dramatis 24-22.

Pada set penentuan, Goh/ Tan menyerupai kurang ngotot dalam bermain. Mereka hanya meladeni permainan dan mengembalikan smash-smash pemain Indonesia. Dari pengamatan saya, Tan Wee Kiong tidak pada kesehatan prima (seperti terkena flu) sehingga banyak eror dan menjadi incaran pemain muda Indonesia. Fajar/Rian pun berhasil merengkuh gelar Juara di turnamen yang selevel super series ini.

Satu hal yang dilarang dilewatkan yaitu tugas tangan cuek seorang Herry IP. Pelatih yang berjuluk "coach naga api" ini dengan sabar menunjukkan isyarat disetiap jeda biar Fajar/Rian terus bermain dengan seni administrasi tepat. Variasi smash dan pukulan net silang yaitu hal yang selalu didengungkan Koh Herry.

Beberapa kali Koh Herry juga mengingatkan biar Fajar/Rian tidak aib berteriak "so so so" ketika mendapat poin. Ini yaitu sebuah simbol optimisme apalagi menghadapi wakil tuan rumah. Diakui memang sentuhan tangan cuek Herry IP sangat kuat. Beberapa waktu kemudian saya sempat membaca sebuah artikel di media online yang menyebut Koh Herry akan memoles Fajar/Rian sebagaimana Kevin/Gideon dulu. Dan sekarang polesan itu telah membuahkan hasil positif.

Herry IP,coach naga api, menunjukkan arahan

Dengan demikian, Indonesia berhasil meraih satu gelar di ajang Perodua Malaysia Masters 2018. Adapun Malaysia selaku tuan rumah dipaksa gigit jari. Menariknya, dua wakil Tiongkok di Final juga kandas sehingga Tiongkok pulang tanpa gelar.

Hasil lengkap Final Malaysia Masters 2018 (dari Badminton News Flash/fb):

Mixed Doubles
Tang Chun Man/Tse Ying Suet [2][HKG] vs Zheng Siwei/Huang Yaqiong [5][CHN]
19-21 22-20 21-18 0:52

Women's Doubles
Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen [3][DEN] vs Chen Qingchen [1][CHN]
22-20 21-18 0:44

Men's Singles
Viktor Axelsen [1][DEN] vs Kenta Nishimoto [JPN]
21-13 21-23 21-18 1:12

Women's Singles
Ratchanok Intanon [5][THA] vs Tai Tzu Ying [1][TPE]
21-16 14-21 24-22 1:05

Men's Doubles
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto [INA] vs Goh V Shem/Tan Wee Kiong [MAS]
14-21 24-22 21-13 0:58

Distribusi Gelar :
Denmark : 2 Gelar Juara
Indonesia : 1 Gelar Juara
Hong Kong China : 1 Gelar Juara
Thailand : 1 Gelar Juara
China : 2 Runner Up
Japan : 1 Runner Up
Chinese Taipei : 1 Runner Up
Malaysia : 1 Runner Up
---

Turnamen selanjutnya yaitu Indonesia Masters 2018 yangakan digelar di Istora Senayan, Jakarta, 23-28 Januari 2018.Indonesia menurunkan kekuatan penuh alasannya sebagai tuan rumah. Kevin/Gideon dan Tontowi/Liliyana hadir sesudah bolos di dua turnamen sebelumnya.

Maju terus bulutangkis Indonesia...!!!
*) Tulisan ini pernah saya publikasikan di Kompasiana
Sumber http://www.pagunpost.com


EmoticonEmoticon