Teman-teman tentu sudah familiar perihal kata urbanisasi kan?. Pastinya kita akan menjawab urbanisasi yaitu perpindahan dari desa ke kota. Jawaban tersebut memang benar, namun tahukah kau bahwa ada definisi urbanisasi lainnya yang dikemukakan oleh seorang geograf yaitu De Bruijne.
Urbanisasi bergotong-royong itu yaitu pengkotaan yaitu proses menjadi kota, jadi logisnya nih yang mengalami pengkotaan itu justru daerah permukiman yang bukan kota. Pengkotaan juga sanggup diterapkan pada suatu negeri.
Pengkotaan yaitu keadaan meningkatnya bab penduduknya yang bermukim di kota. Kemudian kota-kota itu sendiri yang tumbuh dan meluas atau mekar istilahnya, pinggiran yang semula pedesaan lambat laun berubah jadi kota. Adapun dalam bahasa sehari-hari, urbanisasi diasosiasikan dengan arus penduduk desa yang masuk ke kota.
![]() |
| Kota besar padat bangunan |
Lalu ketidaksepahaman arti menciptakan Grunfeld mendefinisikan kota sebagai suatu tipe pemukiman yang secara nasional kepadatan penduduknya tinggi, struktur mata pencahariannya non agraris, tata guna lahan bervariasi dan banyak gedung-gedung yang rapat.
Dari sanalah muncul definisi urbanisasi yang jumlah ada 7 dikumpulkan geograf De Bruijne yaitu:
1. Pertumbuhan persentase penduduk yang bertempat tinggal di perkotaan, baik secara mondial, nasional maupun regional.
2. Berpindahnya penduduk ke kota dari desa.
3. Bertambahnya penduduk bermatapencaharian non agraris di pedesaan.
4. Tumbuhnya suatu pemukiman menjadi kota.
5. Mekarnya atau meluasnya struktur artefaktial-morfologis suatu kota di daerah sekelilingnya.
6. Meluasnya efek suasana ekonomi keota ke pedesaan.
7. Meluasnya efek suasana sosial, psikologis dan kultural kota ke pedesaan, atau meluasnya nilai dan norma kekotaan ke daerah luar.
Sumber: Daldjoeni. Geografi Kota dan Desa Sumber http://www.gurugeografi.id

EmoticonEmoticon