Saturday, July 8, 2017

√ Musibah Geologis Gempa Bumi Dan Longsor

Bencana alam merupakan fenomena alam yang bersifat merusak dan menjadikan korban jiwa. Kali ini kita akan mencar ilmu perihal tragedi geologis. Bencana alam geologis ialah musibah yang terjadi akhir dari proses tektonisme yang berpotensi merusak lingkungan dan menimbulkan korban jiwa, gangguan sosial dan ekonomi. Contoh tragedi geologis ialah gempa, tanah longose, tsunami dan erupsi. Kali ini kita akan bahas perihal gempa dan longsor dulu ya.

a. Gempa Bumi
Gempa bumi ialah getara bumi yang merupakan hasil pelepasan energi alasannya ialah cuilan dan gerakan batuan di dalam bumi atau kerak bumi tiba-tiba. Skala kekuatan gempa bumi dicatat dalam skala richter dan intensitasi kekuatan biasa diukur dengan skala mercalli. Ada dua jenis gempa yang umum terjadi di dunia yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik.

Gempa tektonik ialah gempa yang terjadi alasannya ialah proses tektonik yaitu pergeseran lempeng. Wilayah subduksi lempeng dan patahan ialah kawasan yang sering dilanda gempa tektonik. Gempa tektonik ialah gempa yang paling merusak dan banyak menimbulkan korban jiwa. 

Gempa vulkanik ialah gempa yang terjadi alasannya ialah adanya kegiatan gunung api dan biasa menjadi mengambarkan bahwa gunung akan meletus. Tekanan magma yang naik menciptakan lapisan kerak bumi menjadi bergetar.

Indonesia ialah negara yang punya kerentanan gempa tinggi alasannya ialah berada di ring of fire dan menjadi lokasi pertemuan tiga lempeng aktif yaitu Eurasia, Indo Australia dan Pasifik. Gempa terakhir yang terjadi di Indonesia ialah gempa Lombok dan gempa Palu yang menelan banyak korban jiwa.

Indonesia rawan gempa bumi
b. Longor
Tanah longsor ialah gerakan tanah atau massa batuan yang menuruni lereng akhir dampak gravitasi bumi. Longsor dikendalikan oleh kondisi geologi, curah hujan dan kemiringan lereng. Tanah longsor ialah fenomena yang paling banyak menelan korban jiwa alasannya ialah sifatnya yang sering tiba-tiba sehingga tidak ada waktu menyelamatkan diri. Ada beberapa jenis tanah longsor yaitu sebagai berikut:
1. Rayapan ialah gerakan massa tanah atau batuan yang bergerak dengan kecepatan lambat, kurang dari 1 meter/tahun. Tanah longsor rayapan muncul pada lereng landai yaitu antara 10-20 derajat. Rayapan tanah biasanya hanya merusak bangunan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
2. Luncuran ialah tanah longsor yang biasa muncul pada lereng dengan kemiringan 20-40 derajat. Kecepatan luncuran tanah mencapai 25 m/menit.
3. Jatuhan ialah keadaan dikala sejumlah besar batuan atau bahan lain bergerak dengan jatuh bebas. Jatuhan sering muncul di sepanjang jalan atau tebing terjal.
4. Aliran tanah ialah keadaan dikala ada adonan tanah, batuan dan air yang membentuk suatu cairan kental. Awalnya pedoman ini ialah endapan longsoran dalam suatu lembah dan alasannya ialah kemiringan lereng, endapan itu meluncur dan berubah menjadi massa pekat menuruni lereng.
Jenis longsoran tanah


Sumber http://www.gurugeografi.id


EmoticonEmoticon