Wednesday, February 21, 2018

√ Pgri Menerima Dana 367 Milyar, Guru Honorer Menerima Jatah 500 Ribu Per Bulan

 DKI Jakarta akan mendapat dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp √ PGRI Mendapat Dana 367 Milyar, Guru Honorer Mendapat Jatah 500 ribu per Bulan


Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DKI Jakarta akan mendapat dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp367 miliar. Angka tersebut terbilang melonjak fantastis alasannya ialah jatah PGRI tahun sebelumnya Rp27,9 miliar.


Sekretaris Umum PGRI Adi Dasmin menyampaikan dana hibah tersebut diajukan semenjak tahun kemudian dan melalui proses yang cukup panjang.







Dana hibah untuk PGRI diajukan ke Pemprov DKI semasa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama. Pengajuan dana kemudian diproses di kurun Djarot Saiful Hidayat, dan gres direalisasikan ketika Jakarta dipimpin Gubernur DKI Anies Baswedan.


“Alhamdulillah kami senang. Semoga dengan dana hibah ini, pendidikan di DKI Jakarta sanggup meningkat,” tutur Dasmin ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (28/11).


Dasmin menyebut angka Rp367 miliar itu nantinya diperuntukkan bagi kesejahteraan guru swasta di Jakarta. Tahun lalu, kata Dasmin, PGRI mendapat banyak keluhan dari guru swasta alasannya ialah berpenghasilan rendah.


Menurut Dasmin, Masih banyak guru swasta di DKI Jakarta yang mendapat honor sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu setiap bulannya. Berbeda dengan pendapatan guru-guru PNS yang sanggup mendapat hingga Rp7 juta dalam sebulan.


Dasmin mengatakan, pada awalnya PGRI ingin mengajukan undangan dana kepada Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp3,1 juta untuk setiap guru swasta per bulannya.


Setelah pembahasan panjang, PGRI risikonya mengajukan undangan sebesar Rp1 juta per guru per bulan. Namun Pemprov DKI Jakarta hanya menyetujui tunjangan sebesar Rp500 ribu per guru setiap bulannya.


“Kami mengusulkan ke Pemprov DKI Jakarta untuk guru-guru swasta di DKI Jakarta. Berdasarkan RAPBD tersebut, kami sanggup sebesar Rp367 miliar. Itu untuk tunjangan kepada guru swasta di DKI sebanyak 52 ribuan orang,” ungkapnya.


PGRI DKI Jakarta ketika ini tengah menyempurnakan daftar guru swasta yang akan mendapat dana hibah tersebut. Mereka masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Dasmin menegaskan, tak semua guru swasta akan mendapat tunjangan tersebut.


“Banyak syaratnya, di antaranya terdaftar di Dinas Pendidikan DKI, bukan PNS, kemudian sekolahnya terakreditasi, dan ia masih aktif sebagai guru, dibuktikan lewat surat dari kepala sekolah dan ditanda tangan oleh ketua yayasan,” kata Dasmin.


Proses pencairan dana tersebut, berdasarkan Dasmin, akan pribadi diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta ke rekening guru-guru tersebut. Dasmin memastikan, dana tersebut tidak akan melewati kas PGRI DKI Jakarta terlebih dulu.


Ia meminta masyarakat dan media massa untuk mengawal proses pencairan dana ini biar hingga pribadi kepada para guru yang membutuhkan.


“Kami terbuka. Siapa saja sanggup lihat. Kami menginginkan dana ini tidak masuk terlebih dulu ke kas PGRI, pribadi saja dikirim ke rekening guru yang bersangkutan,” ucapnya.


Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto menyatakan pihaknya sudah mendapat aba-aba untuk menelaah permohonan PGRI tersebut semenjak Juli lalu.


“Awalnya PGRI mengajukan. PGRI sudah mendata, sudah ada datanya berupa nama, alamat, dan lainnya dari guru-guru swasta di Jakarta. Lalu diajukan ke Pemprov, terus diturunkan ke Dinas Pendidikan untuk ditelaah,” Kata Bowo kepada CNNIndonesia.com.


Pengajuan dana hibah Pemprov DKI yang tercantum di RAPBD 2018 mempunyai fokus pada sektor pendidikan swasta. Selain menggelontorkan porsi terbesar dari dana hibah ke PGRI DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta juga menganggarkan total Rp640 miliar ke beberapa instansi pendidikan swasta di Jakarta, antara lain:


– Belanja Hibah Dana BOS ke Sekolah Menengah kejuruan Swasta 232,3 miliar

– Belanja Hibah Dana BOS ke SD/SDLB Swasta 178,9 miliar

– Belanja Hibah Dana BOS ke SMP/SMPLB/SMPT/SATAP Swasta 141,5 miliar

– Belanja Hibah Dana BOS ke Sekolah Menengan Atas Swasta 87,4 miliar

– Belanja Hibah Kepada Badan/Lembaga/Organisasi Swasta/Organisasi Masyarakat 315,7 juta

– Belanja Hibah Kepada Badan/Lembaga/Organisasi Swasta/Organisasi Masyarakat 217 juta


Berita ini Disitat dari CNN Indonesia. Untuk melihat artikel aslinya silakan KLIK DISINI


Sumber Gambar: Tribun News



Sumber aciknadzirah.blogspot.com


EmoticonEmoticon