Friday, April 13, 2018

√ Faktor Perkembangan Kota Di Indonesia

Perkembangan kota sangat bersahabat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat di dalamnya. Ada beberapa faktor yang menghipnotis perkembangan kota di Indonesia. Kamu tentu pernah berfikir mengapa harga tanah/properti makin hari makin melambung tinggi?. Saat ini lahan dan transportasi yaitu satu kesatuan yang tidak sanggup dipisahkan. Tata guna lahan dan sistem transportasi menjadi bab sistem keruangan yang dipengaruhi faktor eskternal. Komponen kedua variabel tersebut terus berkembang alasannya yaitu perubahan teknologi, kebijakan politik, ekonomi, demografi sampai budaya.

Baca juga:
Perbedaan meteorologi dan klimatologi
Potensi air tanah dangkal dan dalam

Hasilnya yaitu interaksi tata guna lahan dengan jaringan transportasi selalu dikontrol oleh kebijakan daerah, pemilik properti dan masyarakat. Inilah yang menghasilkan evolusi sebuah kota. Coba lihat dahulu kawasan Cikarang yaitu lahan yang sangat tidak produktif, kini sudah menjadi kota raksasa dengan akomodasi kelas atas di dalamnya. Atau coba lihat Majalengka yang dulu merupakan kota pensiun kini sedang berbenah menjadi kota metropolitan. Berikut ini faktor perkembangan kota di Indonesia lebih jelasnya:

1. Tata Guna Lahan
Komponen ini yaitu yang paling stabil pada sebuah dinamika kota. Dampak utama dari perubahan tata guna lahan yaitu fungsinya sebagai pelopor dan penarik mobilitas penduduk. Perubahan tata guna lahan akan memicu lonjakan harga sewa/jual tanah dan menjadi salah satu taktik investasi jangka panjang.

2. Jaringan Transportasi
Kehadiran sarana dan prasarana transportasi yang handal sangat penting bagi dinamika sebuah kota. Di banyak sekali tempat banyak dijumpai terminal/stasiun yang dibangun semenjak berabad kemudian dan masih eksis sampai dikala ini. Kontribusi transportasi yaitu penyedia aksesibilitas penduduk. Baca juga: Sistem pembagian terstruktur mengenai iklim Koppen

Perkembangan kota sangat bersahabat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat di dalamnya √ Faktor Perkembangan Kota di Indonesia
Pembangunan Stasiun Cikarang mendongkrak nilai harga tanah disekitarnya
3. Mobilitas
Perubahan fisik kota akan memicu gerakan-gerakan penduduk baik secara horizontal atau vertikal. Kehadiran transportasi massal menciptakan penduduk sanggup gampang menglaju dari satu lokasi ke lokasi lain. Mobilitas juga akan membawa hal-hal baru, inspirasi baru, modal gres dan variabel lainnya.

4. Pekerja
Kota dibangun untuk aktivitas bisnis, pendidikan, jasa, sampai pemerintahan. Hal ini akan berdampak pada pesatnya undangan tenaga kerja ke kota tersebut. Komuter yaitu suatu fenomena yang umum dijumpai di kota besar menyerupai Jabodetabek.

5. Pemukiman
Pemukiman yaitu sumber pekerja dan berfungsi sebagai penggerak. Perbedaan tingkat pendapatan juga biasanya akan menghipnotis terhadap unit lokasi perumahan setiap penduduk sehingga akan ada stratifikasi perumahan. Kaum elite akan beli rumah di cluster perumahan elit, kaum menengah di pemukiman biasa, kaum bawah akan bermukim di kontrakan atau rumah susun. Baca juga: Menghitung teori titik henti
Gambar: sindonews

Sumber http://www.gurugeografi.id


EmoticonEmoticon