Metode Pemberian Tugas dan Resitasi dalam Pembelajaran || Metode Pemberian Tugas dan Resitasi tidak sama dengan pekerjaan rumah, tetapi lebih luas dari itu. Tugas dan resitasi merangsang anak untuk aktif berguru baik secara individu atau kelompok. Tugas bisa dilaksanakan di rumah, di sekolah, di perpustakaan atau di daerah lainnya. Pemberian kiprah ialah suatu pekerjaan yang harus anak didik selesaikan tanpa terkait dengan tempat.
Sumber http://www.tozsugianto.com/ Jenis-jenis kiprah sangat banyak tergantung pada tujuan yang akan dicapai, ibarat kiprah meneliti, menyusun laporan, dan kiprah di laboratorium. Pemberian kiprah itu biasanya dikaitkan dengan resitasi. Resitasi ialah suatu dilema yang bergayut dengan kasus pelaporan anak didik sesudah mereka final mengerjakan suatu tugas.
Langkah-langkah menggunakan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi:
Fase Pemberian Tugas
Tugas yang diberikan kepada siswa hendaknya mempertimbangkan tujuan yang akan dicapai, jenis kiprah dan tempat, sesuai dengan kemampuan siswa. Tugas yang diberikan harus terperinci dan petunjuk yang diberikan harus terarah.
Langkah Pelaksanaan Tugas, hal yang perlu diperhatikan adalah:
a) Diberikan bimbingan/pengawasan oleh guru.
b) Diberikan dorongan sehingga anak mau melaksanakannya.
c) Diusahakan atau dikerjakan oleh anak sendiri.
d) Mencatat semua hasil yang diperoleh dengan baik dan sistematik.
Fase Pertanggungjawaban Tugas, hal yang perlu diperhatikan adalah:
a) Laporan siswa baik lisan/tertulis dari apa yang telah dikerjakan.
b) Ada tanya jawab dan diskusi.
c) Penilaian hasil pekerjaan siswa baik dengan tes atau non tes.
Fase mempertangungjawabkan kiprah inilah yang disebut Resitasi.
Silahkan Baca Juga; Metode Pembelajaran Lainnya - [klik di sini]
Silahkan Baca Juga; Metode Pembelajaran Lainnya - [klik di sini]
Demikian hidangan warta yang sanggup disampaikan mengenai Metode Pemberian Tugas dan Resitasi dalam Pembelajaran yang sanggup disajikan pada kesempatan ini.
Semoga Bermanfaat !!!

EmoticonEmoticon