Tuesday, August 8, 2017

√ 12 Cara Menangani Siswa Yang Sering Absen Sekolah

12 Cara Menangani Siswa yang Sering Bolos Sekolah_ Siswa yang tidak masuk sekolah dengan alasan tidak terperinci atau sering di sebut dengan istilah absen kerap kali di temukan baik di sekolah-sekolah perkotaan maupun pedesaan. Membolos juga merupakan salah satu dari kenakalan siswa dan akan menimbulkan dampak yang lebih parah bila tidak di berikan solusi atau di atasi.


Kata ”BOLOS” juga sangat terkenal di kalangan pelajar atau siswa, baik di sekolah dasar maupun tingkat menengah. Perilaku membolos bahu-membahu bukan merupakan hal yang gres lagi bagi kebanyakan pelajar atau bagi mereka yang pernah mengenyam pendidikan.

Dan kegiatan ini sudah menjadi salah satu kegemaran bagi pelajar yang suka melanggar aturan. Penanganan terhadap siswa yang sering absen menjadi hal yang harus di perhatikan oleh setiap sekolah khususnya guru BK (Bimbingan Konseling).

Menjadi guru BK harus peka terhadap situasi dan keadaan siswa yang sedang bermasalah atau sering absen sekolah. Seorang guru tidak hanya berbicara kepada siswa yang bersangkutan untuk menuntaskan permasalahan tetapi juga harus membangun komunikasi yang baik dengan orang tua/wali siswa supaya bisa memecahkan problem dan bisa mendapat solusi dari permasalahan yang sedang di hadapi siswa. Berikut Tips Menangani Siswa yang Sering Bolos Sekolah.

12 Cara Menangani Siswa yang Sering Bolos Sekolah

1. Lembut tapi Tegas
Jika seorang siswa kedapatan absen sekolah sebaiknya sebagai seorang guru harus bersikap lebih tegas supaya siswa tidak mengulangi lagi, contohnya dengan menunjukkan teguran atau eksekusi sesuai dengan peraturan yang sudah di menetapkan oleh sekolah.

Dengan begitu siswa akan merasa jera dan tidak akan mengulanginya lagi. Namun bila siswa masih saja bolos, sebagai seorang guru yang sekaligus orang bau tanah siswa di sekolah harus mencarikan solusi supaya siswa tersebut tidak absen lagi.

2. Lakukan Pendekatan kepada Siswa yang Suka Bolos
Hal yang harus di lakukan oleh guru yaitu pendekatan dengan siswa yang terlibat supaya bisa mengetahui apa saja yang menjadi pemicu sehingga ia absen sekolah. Dengan melaksanakan pendekatan lebih sering guru akan menjadi lebih tahu karakteristik siswa tersebut.

Seorang guru bisa memakai pendekatan remedial dimana bertujuan membantu memperbaiki kekurangan atau problem yang sedang di hadapi siswa supaya ke depannya siswa tersebut bisa mengatasi problem melalui bimbingan guru.

3. Mengenali Teman atau Siswa Lain
Bagi seorang guru tidak cukuplah bila hanya mengenali seorang sobat saja, meskipun tidak semua minimal mengenal teman-teman sekelasnya. Dengan begitu akan menambah info wacana siswa yang absen tadi. Mungkin beberapa aktivitasnya dikala sedang berada dalam lingkungan sekolah atau di luar sekolah bisa di tanyakan kepada teman-teman sekelasnya.

4. Bertanya Kepada Siswa
Jika sudah melaksanakan pendekatan olok-olokan beberapa pertanyaan kepada siswa. Misalnya menyerupai apa alasan ia absen sekolah, tanyakan kesehariannya, dengan siapa saja ia bergaul baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat dan yang paling penting yaitu kondisi atau keadaan dalam lingkungan keluarganya. Karena hal-hal tersebut bisa saja menjadi pemicu mengapa ia absen sekolah.

5. Bangun Komunikasi 
Sebisa mungkin untuk membangun komunikasi yang baik antara guru dan siswa, dengan begitu seiring berjalannya waktu ia akan mulai merasa nyaman dengan guru dan menjadi lebih terbuka kepada guru. Dalam membangun komunikasi tidak lupa guru harus menyelipkan rasa tenggang rasa kepada siswanya, alasannya yaitu seorang guru di tuntut harus bisa menjadi pendengar dan mengerti apa yang dirasakan oleh siswanya.

6. Saling Percaya 
Selanjutnya yaitu saling percaya, mulailah dengan membangun rasa saling percaya antara guru dan siswa demi kelancaran selama dalam proses penyelesaian problem siswa. Jika rasa percaya siswa mulai tumbuh kepada sang guru maka ia akan dengan leluasa dan tidak canggung bahkan takut untuk menceritakan kepada guru wacana mengapa ia absen sekolah.

7. Menjadi Pendengar yang Baik. 
Seorang guru harus bisa menjadi pendengar yang baik khususnya guru BK alasannya yaitu akan selalu berhadapan dengan siswa yang mempunyai problem sehingga mau tidak mau ia harus mendengarkan setiap permasalahan yang di alami siswanya.

Sebelum menjadi pembicara yang baik alangkah lebih bagusnya untuk menjadi pendengar yang baik dahulu dengan begitu guru lebih memahami apa yang sedang di sampaikan oleh siswanya dan membuat mereka lebih nyaman ketika berbicara dengan guru.

8. Menghubungi Orang Tua/Wali 
Setelah melaksanakan pendekatan dengan siswa, guru atau pihak sekolah harus menghubungi orang tua/wali siswa melalui surat atau sarana komunikasi lain. Berikan klarifikasi kepada orang tua/wali siswa dan beberapa pertanyaan contohnya bagaimana mereka mendidik anak di rumah alasannya yaitu didikkan orang bau tanah sangatlah berpengaruh.

9. Kerja Sama dengan semua Stackholder
Guru maupun pihak sekolah harus bekerja sama dengan orang tua/wali siswa, kolaborasi semua pihak bertujuan untuk mengantisipasi adanya siswa yang absen sekolah. Kerja sama tidak hanya dengan orang tua/wali siswa tetapi masyarakat sekitar juga, bila melihat siswa yang berpakaian seragam sekolah berada di kantin atau keliling di luar sekolah pada dikala jam mencar ilmu harus di tegur.

10. Adakan Sosialisasi 
Saat ini kerap di temukan siswa yang di amankan Satpol PP pada dikala razia alasannya yaitu kedapatan berkeliaran dengan seragam sekolah pada dikala jam mencar ilmu berlangsung. Namun sosialisasi wacana kedisiplinan tidak hanya di lakukan dalam lingkungan sekolah tetapi dalam lingkungan masyarakat juga supaya masyarakat paham wacana pentingnya disiplin.

Dengan begitu masyarakat bisa bekerja sama dengan pihak sekolah. Kedisiplinan merupakan faktor penting yang harus di penuhi dalam dunia pendidikan, tanpa adanya kedisiplinan maka proses mencar ilmu mengajar tidak akan berjalan dengan baik.

11. Berikan Pemahaman wacana Manfaat Belajar 
Agar lebih semangat dalam mengikuti proses mencar ilmu maka guru harus menunjukkan pemahaman kepada siswanya wacana manfaat belajar. Adapun manfaat mencar ilmu yaitu menambah pengetahuan/ wawasan, mencar ilmu yaitu dari hal yang tidak di ketahui akan menjadi tahu, mengasa kemampuan otak, membiasakan siswa dengan kompetensi, bisa bersosialisa dan berkomunikasi dengan orang lain, dan masih banyak lagi. Dengan begitu siswa akan lebih paham pentingnya akan pendidikan.

12. Memberikan Motivasi Kepada Siswa
Memberikan motivasi kepada siswa bisa melalui masukan dengan kalimat positif, atau menunjukkan dorongan kepada siswa supaya lebih semangat dalam mengikuti proses belajar. Sehingga mengurangi niat atau kegiatan absen sekolah.

Memotivasi juga tidak hanya melalui suatu kalimat atau kata- kata tetapi dengan memakai metode dan kegiatan yang beragam, jadikan siswa lebih aktif, membuat suasana yang kondusif, lebih melibatkan diri anda untuk membantu siswa dalam mencapai hasil yang di inginkan dan menunjukkan petunjuk pada siswa supaya sukses dalam belajar.

Jika sudah melaksanakan hal-hal tersebut maka akan membuat siswa termotivasi untuk mencar ilmu dan lebih bersemangat. Karena salah satu pemicu bolosnya seorang siswa yaitu bosan dengan suasana yang ada dalam kelas.

Demikianlah artikel wacana 12 Tips Menangani Siswa yang Suka Bolos Sekolah, jadilah guru yang selalu di sebut Pahlawan tanpa tanda jasa. Karena guru yang baik yaitu ia yang paham dan mengerti keadaan siswanya, semoga bermanfaat.
Sumber http://www.rijal09.com


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)