Showing posts with label Kontemplasi. Show all posts
Showing posts with label Kontemplasi. Show all posts

Thursday, March 1, 2018

√ Temukanlah Guru Kehidupan Anda

Setiap pagi insan bepergian ke segala arah √ Temukanlah Guru Kehidupan Anda


Setiap pagi insan bepergian ke segala arah. Semuanya tentu memiliki tujuan. Ada yang ke daerah kerja, ke sekolah, ke pasar, dan sebagainya. Hampir Tak ada yang tak punya tujuan. Idealnya kehidupan pun demikian.


Dalam hidup ini idealnya insan punya tujuan yang jelas. Namun faktanya tidak demikian. Banyak insan yang galau untuk apa dia hidup di dunia ini. Apa yang dia cari dalam hidup ini. Misorientasi, itulah istilahnya berdasarkan saya.



style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-6307354426047998"
data-ad-slot="8535325794">




Airnya Banyak insan yang mengakibatkan bahan atau harta benda sebagai tujuannya. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkannya. Apapun yang terjadi harus didapat. Menghalalkan segala cara.


Alhamdulillah dari remaja dulu saya punya pembimbing atau sanggup dibilang guru. Beliaulah yang selalu membimbing saya sampai ketika ini. Termasuk ketika saya galau memilih arah kehidupan.


Ketika saya galau terhadap suatu hal saya bertanya kepada beliau. Beliau selalu punya solusinya dan solusinya itu selalu bersumber dari agama. Sehingga saya selalu mantap untuk melangkah.


Suatu ketika saya ditawari untuk ikut sertifikasi guru “lewat jalan belakang”. Jujur, sebagai insan saya sempat tergiur dan hampir mendapatkan proposal itu. Namun hasilnya saya teringat pada guru kehidupan saya. Maka saya pun menelpon beliau. Dan dia menasehati bahwa untuk apa sanggup uang banyak kalau dari hasil yang tidak halal. Rezeki yang didapat pun tidak akan berkah. Maka kemudian hati saya mantap untuk menolak proposal itu.


Apakah anda pun demikian? Apakah anda punya guru kehidupan?


Jika belum segera temukan. Boleh jadi guru kehidupan Anda ialah orang-orang terdekat anda. Bisa jadi ia istri atau suami Anda. Bisa jadi orang bau tanah anda. Besok jadi sobat anda. Bisa siapapun.


Syarat untuk jadi guru kehidupan ialah pandangan yang lebih cukup umur dari kita. Lebih damai menghadapi masalah. Dan sanggup memandang suatu duduk kasus dari sudut pandang yang benar dalam hal ini sudut pandang agama.


Maka kalau Anda belum menemukan guru kehidupan, Temukanlah kini πŸ™‚


Sumber gambar: Pixabay



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Wednesday, February 28, 2018

√ Hari Ini Www.Kangferdi.Com Resmi Dilaunching

 November alasannya ialah bertepatan dengan hari kelahiran aku √ Hari ini www.kangferdi.com Resmi Dilaunching


Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim www.kangferdi.com pada tanggal 4 November 2017 resmi dilaunching.






Momen launching ini mengambil tanggal 4 November alasannya ialah bertepatan dengan hari kelahiran saya. Alasannya sederhana, biar gampang diingat. Tidak ada alasan lain he..he..he..


Saya memohon doa dari semua pembaca biar dengan blog gres ini aku dapat konsistensi menulis setiap hari, menyebarkan ilmu dan manfaat, dan mempererat tali silaturahmi. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin.


Sumber gambar: pixabay



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Tuesday, February 27, 2018

√ Biar Lelah Ini Menjadi Saksi

 Bahwa rasa lelah ini kelak menjadi saksi √ Semoga Lelah ini Menjadi Saksi


Terkadang raga ini ingin menyerah. Terkadang jiwa ini merasa lelah. Berbagai rutinitas membebani diri ini.


Namun ku ingat satu hal. Bahwa rasa lelah ini kelak menjadi saksi. Di hari perhitungan nanti di mana tangan dan kaki bicara, dimana lisan dikunci, maka rasa lelah ini mungkin akan ikut bersaksi.



style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-6307354426047998"
data-ad-slot="8535325794">



Bahwa badan ini dulu dipakai untuk mencari rezeki anak dan istri. Bahwa rasa lelah di badan ini bukan dipakai untuk berfoya dan memuaskan diri.


Ku yakin bahwa semua pengorbanan ini akan terbayar. Karena hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Karena tidak akan sama insan yang hanya berleha-leha dengan insan yang berlelah-lelah mencari rezeki, menuntut ilmu, biar makin bersahabat pada-Mu.


Jika menuruti hawa nafsu, maka bantal guling serta kasur sangat menarik hati diri untuk terlelap tidur sepanjang hari. Jika menuruti hawa nafsu, maka pesawat televisi sangat aduhai untuk dinikmati sepanjang hari.


Tidak, tentu tidak. Hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan tidur, bermalasan, berleha, dan berfoya. Andaikan kamu seorang hewan, tentu tidak mengapa kamu berbuat semaumu di dunia ini. Karena Takkan Ada timbangan yang akan kamu hadapi nanti di hari perhitungan.


Kita manusia. Kita diberi alat yang berjulukan akal. Itulah yang nanti harus kita pertanggungjawabkan.


Maka semoga lelah ini menjadi saksi. Bahwa pemilik badan ini selalu berusaha keras mendekati-Mu setiap saat, ya Allah….



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Saturday, February 24, 2018

√ Hantu Itu Berjulukan Disrupsi

 Untuk itulah Pada kesempatan kali ini saya mencoba Menulis artikel yang berjudul hantu it √ Hantu itu Bernama Disrupsi
Disrupsi

Disrupsi (dari bahasa Inggris: Disruption) berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya ialah “tercabut dari akar”. Akhir-akhir Ini kata disrupsi menjadi populer, dan cukup ditakuti oleh masyarakat. Untuk itulah Pada kesempatan kali ini saya mencoba Menulis artikel yang berjudul hantu itu berjulukan disrupsi.


Saat ini memang istilah disrupsi lebih terkenal di bidang bisnis. Menurut versi saya, disrupsi memiliki pengertian keadaan di mana mulai tergerusnya sesuatu yang selama ini sudah berjalan begitu lama.



style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-6307354426047998"
data-ad-slot="8535325794">




Ada beberapa tumpuan yang sanggup kita amati sebagai akhir disrupsi:



  • Saat ini banyak sentra perbelanjaan atau mall yang tutup sebab sepi pengunjung. Menurut para pakar ekonomi penyebabnya ialah orang dikala ini lebih suka berbelanja secara online.

  • Rumah makan di kota-kota besar mulai sepi, sebab warga di kota-kota besar lebih suka memesan makanan yang diproduksi oleh katering rumahan dan diantar menggunakan layanan ojek online.

  • Pekerjaan arsitektur, tukang bangunan, dan Insinyur terancam punah sebab dikala ini bangunan sudah sanggup dibentuk menggunakan printer 3 dimensi.

  • Angkutan umum konvensional perlahan mulai tergusur dengan maraknya layanan taksi dan ojek online.

  • Penerbit buku makin terancam keberadaannya sebab dikala ini buku elektronik atau e-book makin marak.

  • Jasa biro perjalanan atau travel agent juga terancam keberadaannya. Karena untuk memesan hotel, tiket pesawat, bahkan hingga tiket konser, orang lebih suka memesannya lewat aplikasi yang ada di smartphone.

  • Sekolah-sekolah dan sekolah tinggi tinggi konvensional juga terancam keberadaannya, sebab dikala ini mulai marak sekolah online dan juga homeschooling.


Contoh di Point terakhir merupakan bukti kasatmata bahwa disrupsi bukan hanya terjadi di dunia bisnis namun juga sedang dan akan terjadi di dunia pendidikan.


Sekolah atau sekolah tinggi tinggi yang tidak mau mengikuti keadaan dengan perubahan zaman harus siap-siap untuk gulung tikar. Begitu pula dengan guru yang hanya puas dengan ilmu yang didapatkan di dingklik kuliah dulu dan tidak mau lagi membuatkan diri maka siap-siaplah untuk tergusur.


Ayo jadi guru zaman now untuk memenangkan disrupsi


 Untuk itulah Pada kesempatan kali ini saya mencoba Menulis artikel yang berjudul hantu it √ Hantu itu Bernama Disrupsi
Jadilah Guru Zaman Now

Saat ini memang disrupsi seolah tak Bisa dihindarkan. Melawan disrupsi sama saja dengan 1 Orang melawan gelombang tsunami.


Yang sanggup kita lakukan dikala ini hanyalah mentransformasi diri semoga siap menghadapi kala disrupsi ini.


Bagaimana caranya?


Saat ini marak istilah Kids zaman now, merekalah belum dewasa yang lahir dan dibesarkan di kala disrupsi. Maka untuk menghadapi belum dewasa tersebut kita juga harus mentransformasi diri menjadi guru zaman now.


Guru zaman now ialah guru yang haus ilmu. Guru zaman now ialah guru yang tidak pernah berhenti belajar. Guru zaman now ialah guru yang tidak aib bertanya kepada orang yang usianya berada di bawahnya. Guru zaman now ialah guru yang selalu ingin lebih baik dari hari ke hari.


Guru zaman now akan selalu mencari warta dimana dan kapan ada peluang untuk membuatkan diri atau menambah ilmu. Guru zaman Now tidak puas hanya dengan tiba pagi-pagi ke sekolah, kemudian mengajar siswa, kemudian pulang ke rumah. Guru zaman Now tidak aib dengan banyak sekali kekurangan yang ada di dirinya. Justru ia Ingin menutup kekurangan dirinya itu dengan banyak bertanya, banyak mencari ilmu, dan banyak bergaul dengan komunitas guru-guru hebat.


Menjadi guru zaman Now bukan berarti mencerabut kan diri dari nilai dan norma agama serta budaya. Karena sebenarnya kemajuan dan modernisasi peradaban akan sia-sia dan akan hancur jikalau berlepas diri dari agama. Sehingga guru zaman now juga akan rajin menuntut ilmu agama di samping ilmu-ilmu umum.


Jangan takut dengan disrupsi. Jangan menganggap disrupsi sebagai hantu yang harus ditakuti. Penyikapan kita terhadap disrupsi lah yang akan memilih apakah kita akan menjadi pemenang atau pecundang.


Sumber Gambar: Pixabay



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Friday, February 23, 2018

√ Tak Pernah Berhenti Mengagumi Skenario Allah

 Namun ternyata skenario Allah lah yang terbaik √ Tak pernah berhenti mengagumi skenario Allah


Manusia kadang Merasa punya rencana terbaik dalam hidupnya. Namun ternyata skenario Allah lah yang terbaik. Berkali-kali aku mengalami hal itu. Sehingga aku tak pernah berhenti mengagumi skenario Allah.


Contohnya hari ini. Sejak usang aku punya ide sebuah jadwal untuk dilaksanakan di masjid pinggir rumah saya. Namun rencana itu jangankan terealisasi, tersampaikan ke jamaah pun belum. Alasannya ya aku sibuk.



style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-6307354426047998"
data-ad-slot="8535325794">




Tapi Allah punya skenario yang hebat. Tiba-tiba tadi sore pengurus DKM terlibat perdebatan yang hebat. Sehingga pengurus DKM tetapkan untuk mengadakan pertemuan bada Magrib tadi. Selain untuk mendamaikan dua pengurus DKM tadi, aku jadi punya kesempatan untuk memberikan ide perihal jadwal gres untuk masjid. Indahnya sederhana yaitu menyediakan sajian bagi jamaah salat subuh. Ide ini terinspirasi dari masjid jogokariyan Yogyakarta.


Bukan perihal ide itu dari artikel ini. Tapi mengenai skenario Allah yang terbukti terbaik. Setiap aku merasa bahwa aku sudah punya rencana yang terbaik ternyata skenario Allah lah yg terbaik buat saya. Ketika aku merasa bahwa ini belum saatnya alasannya yaitu belum ada momen yang sempurna maka Allah membuat momen itu. Saya tak pernah berhenti mengagumi skenario Allah.


Sumber gambar: myinnerspaceblog



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Wednesday, February 21, 2018

√ Ini Dongeng Pasien Dokter ‘Wong Cilik Bayar Seikhlasnya’ Di Indramayu Yang Viral

Plang di depan klinik dr S Wijaya yang jadi viral √ Ini Cerita Pasien Dokter ‘Wong Cilik  Bayar Seikhlasnya’ di Indramayu yang Viral
Plang di depan klinik dr S Wijaya yang jadi viral/Foto: facebook

dr S Wijaya, dokter wong cilik di Indramayu menghapus kata-kata yang menggratiskan biaya pengobatan bagi warga tidak bisa di plang praktiknya. Menurutnya ia tak pantas mendapat pujian, yang berhak hanya Yang Maha Kuasa.


Saat detikcom mengunjunginya Senin (20/11) di daerah praktiknya di Jalan DI Panjaitan Nomor 76, Indramayu, Jawa Barat, sang dokter yang sudah berusia lanjut ini bercerita mengenai awal menjadi dokter dan alasan menggratiskan layanan bagi pasien tidak mampu. “Tapi mohon untuk tidak dipublish,” pesannya yang bahkan ditanya berapa usianya tak mau menyebutkannya.



style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-6307354426047998"
data-ad-slot="8535325794">




Memang kata-kata di plang di depan kliniknya sudah dihapus, namun di ruang tunggu klinik, kalimat pro terhadap wong cilik itu masih terpasang jelas. “Untuk wong cilik, tidak pakai tarif, seikhlasnya saja (masukan ke dalam kotak), dan bagi yang tidak uang tidak usah membayar.”


Plang di depan klinik dr S Wijaya yang jadi viral √ Ini Cerita Pasien Dokter ‘Wong Cilik  Bayar Seikhlasnya’ di Indramayu yang Viral
Foto: Sudirman Wamad

Di ruang tunggu klinik pun terdapat sebuah kardus berwarna cokelat berisi barang bekas layak pakai menyerupai pakaian dan juga mainan. Barang-barang itu gratis bagi yang berobat. Satu orang hanya boleh membawa satu barang.


Salahsatu pasien, Aminah (68) warga Desa Karangmalang, Indramayu mengaku selalu berobat ke dr S Wijaya ketika sakit. Aminah menyampaikan dr S Wijaya sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.


“Alhamdulillah bayarnya seiklasnya. Sangat membantu sekali. Saya selalu ke sini, dulu Pak Dokter tuh buka praktiknya di Jalan Bina Basuki. Kalau saya diabetes, jadi harus sering kontrol,” kata Aminah yang ketika itu tengah mengantre untuk berobat, Senin (20/11/2017).


Lebih lanjut Aminah menyampaikan barang-barang bekas yang disediakan dr S Wijaya kerap diserbu oleh pasien. “Biasanya pagi ramai mas. Banyak juga barangnya, jikalau sudah siang sih tinggal sedikit,” ucapnya.


Di daerah yang sama, Nurhasanah (39) warga Desa Kepandean, Indramayu mengaku hanya membayar Rp 20 ribu untuk berobat anaknya yang sedang sakit. Bahkan, sambungnya, tak perlu membawa kartu KIS atau BPJS untuk mendapat pengobatan yang murah.


“Tadi dimasukkin ke kotak. Seikhlasnya saja, tadi saya masukin Rp20 ribu. Kotaknya ada di belakang Pak Dokternya, jadi enggak lihat kita masukin berapa-berapanya tuh. Dulu pernah di dokter lain, tapi nyampe Rp110 ribuan biayanya,” katanya.


Sikap baik dokter Wijaya menjadi viral. Plang depan kliniknya menjadi viral. Tulisan ‘wong cilik, tidak pakai tarif, seikhlasnya saja (masukan ke dalam kotak), dan bagi yang tidak uang tidak usah membayar’ menarik perhatian warganet.


Tak sedikit dari warganet yang kagum dengan apa yang dilakukan dr S Wijaya itu. Salah satunya akun facebook Sanny Lestary. Dalam akun facebooknya itu Sanny Lestary mengunggah foto plang praktek lengkap dengan keteranganya dan foto spanduk yang berada di ruang tunggu.


“Monggo yang belum tahu bagi para bapak-bapak, ibu-ibu, kakak-kakak, adik-adik yang mau berobat tetapi uang tidak mencukupi boleh tiba eksklusif ke dr S Wijaya,” tulisnya dengan disertai keterangan yang tertulis di plang dan waktu praktik.


Unggahan milik Sanny Lestary itu dibagikan sebanyak 1.599 kali oleh pengguna facebook lainnya. Hampir seribu pengguna menyukai kiriman Sanny Lestary. Akun facebook milik Iwan Pangka pun menguggah foto plang milik dr S Wijaya “Dia mengerti untuk apa beliau dilahirkan,” kata Iwan Pangka dalam statusnya. Unggahan Iwan Pangka itu dibagikan oleh 1.000 lebih pengguna facebook.


Artikel ini diambil dari detik.com. Untuk melihat artikel aslinya silakan KLIK DISINI


Catatan: Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, dr. S. Wijaya ialah Misionaris. Benar atau tidaknya sang dokter ialah Misionaris masih perlu penelusuran lebih lanjut.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Thursday, February 15, 2018

√ Perilaku Yang Sempurna Terhadap Sakit

Hari ini genap satu ahad saya menerima  √ Sikap yang Tepat terhadap Sakit


Hari ini genap satu ahad saya menerima “anugerah” sakit. Ini saya dapatkan sepulangnya dari Jakarta mengikuti suatu acara. Sampai di rumah pada senin lalu, saya pribadi ambruk. Badan pada sakit, suhu badan tinggi alias demam, dan batuk terus-terusan.


Saya tidak menganggap sakit ini sebagai musibah. Bisa jadi ini justru anugerah dari Allah. Saya “dimanjakan” untuk istirahat, sesudah selalu beraktifitas full nan padat setiap harinya. Dengan sakit ini, mau tidak mau saya harus meninggalkan aktifitas-aktifitas itu dan beristirahat di rumah.


Saya juga tidak terlalu fokus pada upaya penyembuhan sakit saya. Justru yang saya lakukan yaitu banyak memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa saya. Berobat tentu saya lakukan, tapi tidak menjadi satu-satunya cara yang saya lakukan.


Karena saya ingat nasehat dari guru saya bahwa banyak orang keliru dalam menyikapi sakit. Mereka hanya fokus pada bagaimana caranya menyembuhkan sakit mereka. Padahal seharusnya mereka fokus bertaubat pada Allah. Minta ampun atas dosa-dosa mereka. Masalah sembuh atau tidak, itu sepenuhnya urusan Allah.


Inilah perilaku yang sempurna terhadap sakit. Jadikanlah sakit sebagai momentum muhasabah diri, dan memohon ampun atas segala dosa. Kemudian hadapi dengan sabar. Barulah sakit itu sanggup menjadi kafarat (penebus) bagi dosa-dosa kita.


Oh ya, mohon doa dari pembaca semua ya, agar sakit saya ini segera disembuhkan oleh Allah. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.


Sumber gambar: muslim.or.id


 



Sumber aciknadzirah.blogspot.com