Showing posts with label Kewarganegaraan. Show all posts
Showing posts with label Kewarganegaraan. Show all posts

Friday, June 8, 2018

√ Makna Wawasan Nusantara Kaitannya Dengan Geopolitik

Indonesia sebagai sebuah negara tentu mempunyai posisi tersendiri dalam percaturan dunia internasional. Geopolitik Indonesia tidak lepas dari kaitan antara konsep geografi dan politik. Geografi pada prinsipnya lebih menekankan pada tata ruang dan hal-hal yang menempati ruang tersebut. Dengan begitu geografi menyangkut pada interelasi antara insan dan lingkungan tempat hidupnya. 

Sementara politik selalu berkaitan dengan kekuasaan atau pemerintahan. Makara bila dikombinasikan, geopolitik yakni suatu studi yang mengkaji masalah-masalah geografi, sejarah dan ilmu sosial dengan mengacu  pada percaturan politik internasional. Geopolitik mengkaji makna strategis dan politis suatu wilayah yang meliputi lokasi, luas serta sumber daya yang ada di dalamnya.

Dalam memahami geopolitik Indonesia secara nasional, bangsa Indonesia harus mempunyai wawasan atau pandangan nasional yang sama. Bila tidak ada maka pembangunan akan tidak berjalan. Rusaknya sendi-sendi pemangunan sering dipicu oleh pelaku pemangunan yang tidak mempunyai wawasan yang sama dan jadinya timbul perpecahan sampai separatisme.

Untuk menghindari kasus-kasus disintegrasi bangsa yang pernah terjadi, maka perlu disuntikkan kembali konsep perihal Wawasan Nusantara. Makna wawasan nusantara yakni sebagai berikut:

1. Waawasan berarti pandangan, tinjauan, penglihatan atau tanggap inderawi. Selain menawarkan acara untuk mengetahui isi serta arti pengaruh-pengaruhnya dalam kehidupan berbangsa, juga melukiskan cara pandang, cara tinjau, cara lihat atau tanggap inderawi.

2. Nusantara yakni suatu konsepsi untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan formasi pulau-pulau yang terletak diantara samudera pasifik dan samudera hindia serta antara dua daratan Asia dan Australia.

3. Wawasan nusantara artinya cara pandang dan perilaku bangsa Indonesia mengenal diri dan lingkungannya dengna mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Wilayah Nusantara tersusun dari formasi dari pulau-pulau besar dan kecil, membentang di tengah khatulistiwa dengan kekayaan sumber daya alam dan budayanya. Dengan memerhatikan arti wawasan nsuantara tersebut, maka sanggup menarik kesimpulan bahwa intinya wawasan nusantara mempunyai empat makna yaitu:

1. Wawasan nusantara meliputi perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik.
2. Wawasan nusantara meliputi perwujudan keupulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.
3. Wawasan nusantara meliputi perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya.
4. Wawasan nusantara meliputi perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.
Indonesia sebagai sebuah negara tentu mempunyai posisi tersendiri dalam percaturan dunia in √ Makna Wawasan Nusantara Kaitannya dengan Geopolitik
Indonesia kaya akan budaya
Sebagai kesatuan politik, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Kebulatan wilayah nasional beserta kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta menjadi modal dan milik bersama bangsa Indonesia.

2. Bangsa Indonesia terdiri dari aneka macam suku dan berbicara agama dan iman terhadap Tuhan YME, harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bundar dalam arti yang seluas-luasnya.

3. Secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu rasa senasib sepenanggungan, sebangsa setanah air dan punya satu tekad dalam mencapai harapan bangsa.

4. Pancasila sebagai satu-satunya falsafah, ideologi negara yang senantiasa membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuannya.

Sebagai kesatuan ekonomi, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Kekayaan nusantara baik potensial maupun efektif yakni modal dan milik bangsa Indonesia. Kekayaan itu harus dikelola untuk keperluan sehari-hari dan merata di semu wilayah.

2. Tingkat perkembangan ekonomi harus harmonis dan seimbang di seluruh tempat tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh tempat dalam pengembangan kehidupan ekonominya.

3. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggrakan sebagai perjuangan bersama atas asas kekeluargaan dan ditunjukkan bagi kemakmuran semua rakyat.

Sebagai satu kesatuan sosial budaya, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Masyarakat Indonesia sebagai satu perikehidupan bangsa harus  merupakan kehidupan yang harmonis dengan tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang serta adanya keselarasan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa.

2. Budaya Indonesia intinya yakni satu kesatuan dalam keberagaman. Inilah yang menjadi modal dasar pembangunan dan sekaligus jati diri bangsa. 

Sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan, wawasan nusantara mengadung makna:
1. Segala bahaya terhadap satu pulau atau tempat intinya yakni bahaya bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.
2. Setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam membela negara dan bangsa.

Gambar: deviantart.net


Sumber http://www.gurugeografi.id

Saturday, May 12, 2018

√ Teori Kekuasaan Negara John Locke Dan Montesquieu

Sebuah negara tentu mempunyai suatu sistem pemerintahan yang berdaulat. Negara Indonesia mempunyai kekuasaan dalam mengatur seluruh rakyatnya dalam rangka mencapai kesejahteraan dan keadilan sosial penduduknya. Kekuasaan negara dijadikan sebagai kewenangan negara dalam menjalankan sistem pemerintahan. Pemerintahan dalam arti luas yaitu segala urusan yang dilakukan oleh negara dalam rangka menyelenggarakan kesejahteraan rakyat dan kepentingan negara.  

Baca juga:
Mengapa badai sering melanda Amerika? 
Negara dunia kesatu kedua dan ketiga

Ada dua teori yang menimbulkan dasar pembagian kekuasaan sebuah negara. Tujuan dari adanya pembagian kekuasaan supaya tidak terjadi kekuasaan yang diktatorial dan adanya penyebaran kiprah negara sehingga lebih efisien dan efektif.

Sebuah negara tentu mempunyai suatu sistem pemerintahan yang berdaulat √ Teori Kekuasaan Negara John Locke dan Montesquieu
Trias Politica
1. John Locke dalam bukunya yang berjudul 'Two Treaties of Goverment' mengusulkan supaya membagi kekuasaan negara menjadi tiga tipe kekuasaan yaitu:
a. Kekuasaan legislatif, merupakan kekuasaan untuk menciptakan dan menyusun undang-undang.
b. Kekuasaan eksekutif, merupakan kekuasaan negara untuk melaksanakan undang-undang berikut pelanggaran terhadap undang-undang.
c. Kekuasaan federatif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan hubungan luar negeri.

2. Montesquieu dengan teori 'Trias Politica' membagi kekuasaan ke dalam tiga macam yaitu:
a. Kekuasaan legislatif, yaitu kekuasaan untuk menciptakan dan membentuk undang-undang.
b. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan  untuk melaksanakan undang-undang.
c. Kekuasaan yudikatif, yaitu kekuasaan untuk mempertahankan undang-undang termasuk kekuasaan untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang oleh warga negara.

Locke dan Montesquieu mempunyai kesamaan konsep perihal kekuasaan legislatif namun konsep lainnya yaitu administrator dan yudikatif punya perbedaan fundamental yaitu:
a. Locke, menilai administrator merupakan kekuasaan yang meliputi kekuaaan yudikatif alasannya mengadili itu berarti melaksanakan undang-undang, sementara kekuasaan federatif merupakan kekuasaan untuk melaksanakan hubungan luar negeri yang beridiri sendiri.
b. Montesquieu, kekuasaan administrator meliputi kekuasaan federatif alasannya melaksanakan hubungan luar negeri itu termasuk kekuasaan administrator sementara kekuasaan yudikatif harus merupakan kekuasaan yang bangun sendiri dan terpisah dari eksekutif.
c. Pada kenyataannya sejarah menawarkan bahwa pembagian kekuasaan yang dikemukaan Montesquieu lebih diterima dan banyak diaplikasikan oleh aneka macam negara termasuk Indonesia. Baca juga: Ciri Demokrasi Pancasila Indonesia

PROMO QUIPPER TAHUN INI!

Masih resah susah memahami pelajaran di sekolah?. Cari bimbel tapi mahal dan tidak fleksibel?. Yuk gabung Quipper Video kini juga, masih ada diskonnya lho!. Quipper Video akan membantu kau memahami pelajaran dari rumah tanpa harus ribet keluar rumah lagi. Materinya lengkap pokonya. 

Latihan soal dengan Bank Soal SBMPTN Quipper Video!
Setiap soal yang kau kerjakan ada penjelasannya
Biar kau paham, lancar, dan terbiasa
Sebuah negara tentu mempunyai suatu sistem pemerintahan yang berdaulat √ Teori Kekuasaan Negara John Locke dan Montesquieu

Hubungi saya, Sir Agnas, Mitra Resmi Quipper, untuk discount berlanggannya!. Sumber: Youtube Quipper

Sumber http://www.gurugeografi.id

Friday, May 11, 2018

√ Konsep Pembagian Kekuasaan Horizontal Dan Vertikal Di Indonesia

Kekuasaan sangat penting bagi suatu negara alasannya yakni ia berwenang untuk mengatur jalannya suatu negara.
Di Indonesia pembagian kekuasaan terdiri dari dua bab yaitu kekuasaan secara horizontal dan pembagian kekuasaan secara vertikal. Kekuasaan di Indonesia dibatasi oleh Undang-Undang Dasar 45. Baca juga: Faktor banyaknya tragedi terjadi di Indonesia

Kekuasaan sangat penting bagi suatu negara alasannya yakni ia berwenang untuk mengatur jalannya sua √ Konsep Pembagian Kekuasaan Horizontal dan Vertikal di Indonesia
Bupati Bantaeng sukses membangun wilayahnya yang awalnya tertinggal
a. Pembagian kekuasaan secara horizontal
Pembagian kekuasaan secara horizontal yakni pembagian kekuasaan yang dilakukan pada tingkatan pemerintahan pusat dan pemerintahan kawasan berdasarkan fungsi lembaga-lembaga tertentu. Pembagian kekuasaan pada tingkar pemerintahan pusat mengalami pergeseran sehabis amandemen Undang-Undang Dasar 45. Pergeseran yaitu dari tiga kekuasaan (legislatif, eksekutif, yudikatif) menjadi enam kekuasaan negara yaitu:
1. Kekuasaan eksekutif, merupakan kekuasaan negara untuk menjalankan undang-undang dan presiden yakni pemegang kekuasaan pemerintahan berdasarkan Undang-Undang Dasar 45.
2. Kekuasaan legislatif, merupakan kekuasaan untuk membentuk undang-undang. Kekuasaan ini dipegang oleh parlemen yang sering disebut Dewan Perwakilan Rakyat.
3. Kekuasaan yudikatif, merupakan kekuasaan negara untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakan aturan dan keadilan. Kekuasaan ini dipegang oleh Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi..
4. Kekuasaan konstitutif, merupakan kekuasaan negara untuk mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar 45 dan dijalankan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. 
5. Kekuasaan eksaminatif/inspektif, merupakan kekuasaan yang berkaitan dnegan penyelenggaran investigasi atas pengelolaan dan tanggung jawab perihal keuangan negara. Kekuasaan ini dijalankan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
6. Kekuasaan moneter, merupakan kekuasaan negara untuk menetapkan dan melakukan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga sistem pembayaran serta memelihara kestabilan nilai rupiah. Kekuasaan ini dijalankan oleh Bank Indonesia selaku Bank Sentral di Indonesia. Baca juga: Perbedaan kutub utara dan selatan

b. Pembagian kekuasaan secara vertikal
Pembagian kekuasaan secara vertikal merupakan pembagian kekuasaan negara berdasarkan tingkatannya yaitu pembagian kekuasaan antara beberapa tingkatan pemerintahan yaitu propinsi, kota dan kabupaten. Semua kawasan tersebut mempunyai pemerintahan kawasan yang diatur dengan undang-undang.   

Baca juga:  
Beda GDP, GNP dan GNI itu disini.
Nilai budaya bangsa Indonesia yang wajib dilestarikan
Pembagian kekuasaan secara vertikal menyebabkan adanya korelasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah. Pembagian kekuasaan secara vertikal muncul sebagai akhir dari penerapan asas desentralisasi atau otonomi daerah. Pemerintah kawasan diberikan kewenangan untuk mengatur dan mengelola wilayahnya sendirinya dengan pengawasan dari pusat.  

Kekuasaan sangat penting bagi suatu negara alasannya yakni ia berwenang untuk mengatur jalannya sua √ Konsep Pembagian Kekuasaan Horizontal dan Vertikal di IndonesiaBaca juga: 
Kode Diskon Quipper Video, solusi E-Learning Indonesia
Alasan dibalik majunya negara di kawasan beriklim dingin 
Ciri Politik Demokrasi Pancasila di Indonesia 
Soal latihan USBN PKn Sekolah Menengan Atas tahun 2018 
Arti Indonesia sebagai poros bahari dunia, benarkan begitu?
Cara dapatkan instruksi diskon Qupper Video gratis 

Sumber Gambar: disini

INFO UPDATE!!!!

Telah hadir bimbel online murah, flekibel dan berkualitas Quipper Video. Jutaan siswa Indonesia telah berhasil meningkatkan nilai belajarnya dengan Quipper Video. Chat mr Agnas di 08977703302 untuk dapatkan instruksi diskon quipper terbaru atau klik banner WA di bawah blog ini.
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=FIwqn7C9sEs


Sumber http://www.gurugeografi.id

Tuesday, May 8, 2018

√ Budaya Politik Parokial, Subjek Dan Partisipan

Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat. Akan tetapi setiap unsur masyarakat berbeda budaya politiknya, menyerupai antara masyarakat umum dengan para elitnya. Kebudayaan Indonesia cenderung membagi secara tajam antara kelompok elite dengan kelompok massa.

Hakikat dan ciri budaya politik yang menyangkut problem nilai ialah prinsip dasar yang melandasi suatu pandangan hidup yang berkaitan dengan problem tujuan. Kehidupan politik merupakan penggalan dari kehidupan keseharian kita. Demonstrasi, ketiaksukaan, pemilu, kampanye dan lainnya merupakan penggalan dari budaya politik di Indonesia. Kegiatan politik dikala ini juga sudah memasuki dunia keagamaan, acara ekonomi dan sosial serta kehidupan langsung dan sosial secara luas. Dari segi realitas budaya politik yang berkembang di masyarakat, Gabriel Almond mengklasifikasikan budaya politik sebagai berikut:
Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat √ Budaya Politik Parokial, Subjek dan Partisipan
Demonstrasi ialah wujud budaya politik partisipan

1. Budaya politk parokial, merupakan tingkat partisipasi politik yang sangat rendah yang disebabkan oleh faktor kognitif atau tingkat pendidikan yang rendah. Budaya politik parokial lebih mengidentifikasikan dirinya pada perasaan lokalitas. Tidak terdapat kebanggan terhadap sistem politik tersebut. Masyarakat tidak mempunyai perhatian terhadap apa yang terjadi di dalam sistem politik, pengetahuannya sedikit mengenai sistem politik dan jarang membicarakan problem politik alias apatis.

Budaya politik ini tidak mengindikasikan masyarakatnya mempunyai minat atau kemauan dalam berpolitik. Budaya politik ini sanggup ditemukan dalam masyarakat suku-suku di negara yang belum maju menyerupai Afrika, Asia dan Amerika Latin.

2. Budaya politik subjek, merupakan tipe budaya dimana masyarakatnya mempunyai pemahaman dan perhatian terhadap sistem politik tapi keterlibatan mereka terwujud dalam cara yang lebih pasif. Mereka tetap mengikuti gosip politik, tapi tidak besar hati terhadap sistem politik negaranya dan perasaan kesepakatan emosionalnya kecil terhadap negara. Mereka merasa tidak nyaman jika membicarakan problem politik di sekitarnya.

Demokrasi sulit berkembang dalam masyarakat dengan budaya politik subjek, lantaran masing-masing warga negaranya tidak aktif. Perasaan besar lengan berkuasa terhadap proses politik muncul biila mereka telah melaksanakan kontak politik dengan pejabat lokal. 

3. Budaya  politk partisipan, merupakan masyarakat yang punya perhatian besar terhadap sistem politik. Mereka punya pujian terhadap sistem politik dan sangat aktif mendiskusikan kondisi politik. Mereka mempunyai keyakinan bahwa mereka sanggup mempengaruhi pengambilan kebijakan publik dalam beberapa tingkatan dan mempunyai kemauan untuk mengorganisasikan diri dalam kelompok-kelompok protes jika terdapat praktik-praktik pemerintahan yang tidak fair. Salah satu wujud dari partisipasi politik ini ialah demonstrasi.
Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

Monday, May 7, 2018

√ Perbedaan Ideologi Terbuka Dan Tertutup

Setiap negara atau bangsa niscaya mempunyai ideologi masing-masing dalam menjalankan pemerintahannya. Ideologi berasal dari kata idea  yang artinya gagasan, ide, cita-cita. Logos artinya ilmu. Dalam arti jauh ideologi merupakan impian yang bersifat tetap dan harus dicapai suatu bangsa. Para pendiri bangsa Indonesia telah memilih Pancasila sebagai dasar negara dengan alasan bahwa Pancasila sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia dan merefleksikan kepribadian bangsa Indonesia. 
Setiap negara atau bangsa niscaya mempunyai ideologi masing √ Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup
Pancasila ialah Indonesia
Dengan memandang ideologi sebagai sebuah ilham atau gagasan, Franz Magnis-Suseno menyampaikan bahwa ideologi sebagai suatu sistem anutan sanggup dibedakan menjadi ideologi terbuka dan tertutup.

Ideologi tertutup merupakan suatu sistem anutan yang tertutup yang dicirikan dengan:
a. Merupakan impian suatu kelompok orang untuk mengubah dan memperbaharui masyarakat.
b. Atas nama ideologi dibenarkan pengorbanan yang dibebankan pada masyarakat.
c. Bukan hanya berisi nilai-nilai dan impian tertentu melainkan tuntutan konkrit dan operasional yang keras yang diajukan dengan mutlak.

Ideologi terbuka merupakan suatu anutan yang terbuka yang dicirikan dengan:
a. Nilai dan impian tidak sanggup dipaksakan dari luar tapi diambil dan digali dari moral, budaya dan sejarah masyarakat itu sendiri.
b. Bukan menurut keyakinan ideologi sekelompok orang, melainkan hasil musyawarah dari konsensus masyarakat tersebut.
c. Nilai-nilai itu bersifat dasar dan hanya secara garis besar sehingga tidak pribadi operasional.

Pancasila merupakan ideologi terbuka dan gagasan ini mulai berkembang semenjak 1985. Pancasila berada di tengah-tengah aneka macam ideologi bangsa-bangsa di dunia. Pancasila harus bersifat luwes, fleksibel, tidak kaku dan tidak membuatnya ketinggalan zaman. 

Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung makna bahwa nilan-nilai dasar Pancasila sanggup dikembangkan sesuai dengan dinamikan kehidupan bangsa Indonesia dan tuntutan zaman secara kreatif. Pancasila harus sanggup memfilter aneka macam ilham yang sanggup merusak tatanan bangsa Indonesia yang sudah ajeg dan bersatu dalam keberagaman.
Sumber http://www.gurugeografi.id

Saturday, May 5, 2018

√ Penyebab Seseorang Hilang Kewarganegaraan Indonesia

Menjadi warga negara Indonesia ialah sebuah pujian alasannya ialah kita menjadi penggalan dari salah satu bangsa terbesar di dunia. Menjadi warga negara Indonesia sanggup diperoleh dari keturunan atau perkawinan atau juga pengabdian. Akan tetapi seseorang juga sanggup kehilangan kewarganegaraan Indonesia. Berikut ini syarat-syarat hilangnya kewarganegaraan Indonesia berdasarkan PP No.2 tahun 2007:
Menjadi warga negara Indonesia ialah sebuah pujian alasannya ialah kita menjadi penggalan dari sa √ Penyebab Seseorang Hilang Kewarganegaraan Indonesia

1. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauan sendiri.
2. Tidak menolak atau melepaskan kewarganegaraan lain, sedangkan orang yang bersnagkutan mendapata kesempatan untuk itu.
3. Dinyatakan hilang kewarganegaraan oleh Presiden atas permohonannya sendiri, yang bersangkutan sudah berusia 18 tahun atau sudah kawin, bertempat tinggal di luar negeri dan dinyatakan hilang kewarganegaraan NKRI.
4. Masuk dalam dinas tentara gila tanpa izin terlebih dahulu dari presiden.
5. Secara sukarela masuk dalam dinas negara gila yang jabaran dalam dinas semacam itu di Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ganya sanggup dijabat oleh warga negara Indonesia.
6. Secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan akad setia kepada negara gila atau penggalan dari negara gila tersebut.
7. Tidak diwajibkan tetapi turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing.
8. Memiliki paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara gila atau surat yang sanggup diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya.
9. Bermukim di luar wilayah NKRI selama 5 tahun berturut-turut bukan dalam rangka dinas negara tanpa alasan yang sah dan dengan sengaja tidak menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi warga negara Indonesia sebelum jangka waktu 5 tahun itu berakhir dan setiap 5 tahun berikutnya yang bersangkutan tidak mengajukan pernyataan ingin tetap menjadi warga negara Indonesia kepada perwakilan RI di wilayah kerjanya mencakup daerah tinggal yang bersangkutan padahal perwakilan RI tersebut telah memberitahukan secara tertulis kepada yang bersangkutan tidak menjadi warga negara asing.
10. Perempuan warga negara Indonesia yang kawin dengan pria warga gila kehilangan kewarganegaraan RI kalau berdasarkan aturan negara asal suaminya, kewarganegaraan istri mengikuti kewarganegaraan suami sebagai tanggapan perkawinan tersebut.
11. Laki-laki warga negara Indonesia yang kawin dengan wanita warga negara gila kehilangan kewarganegaraan RI kalau berdasarkan aturan negara asal istrinya, kewarganegaraan asuami mengikuti kewarganegaraan isteri sebagai tanggapan perkawinan tersebut. 
12 Setiap orang yang memperoleh kewarganegaraan RI berdasarkan keterangan yang lalu hari dinyatakna palsu atau dipalsukan, tidak benar atau terjadi kekeliruan mengenai orangnya oleh instansi yang berwenang, dinyatakan batal kewarganegaraannya. Menteri mengumumkan nama orang yang kehilangan kewarganegaraan RI dalam berikta negara Republik Indonesia. 
Gambar: disini
Sumber http://www.gurugeografi.id

Sunday, April 15, 2018

√ Konsep Integrasi Nasional Dalam Bingkai Kebhinekaan

Bangsa Indonesia yakni sebuah bangsa yang besar dan berakar dari sejarah yang kuat. Bangsa Indonesia menyadari dan menghormati adanya perbedaan diatas keragaman. Bangsa Indonesia semenjak dulu telah dipersatukan dalam semboyan "Bhineka Tunggal Ika" yang artinya "Berbeda-beda namun bersatu". Semboyan tersebut bukan hanya sebuah ikon atau sibol semata, namun juga menjadi ruh dari terciptanya intergrasi nasional. Integrasi nasional berasal dari dua kata yaitu integrasi dan nasional.  

Baca juga: 
Perkembangan kota berdasarkan Lewis Mumford
NIlai dasar, intstrumental dan simpel Pancasila
Teori terbentuknya negara secara primer
Pengertian komposisi penduduk dan manfaatnya
Faktor-faktor terjadinya perubahan iklim global

Integrasi merupakan serapan dari bahasa Inggris integrate artinya menyatupadukan, menggabungkan, memeprsatukan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, integrasi artinya pembauran hingga menjadi satu kesatuan utuh atau bulat. Kata nasional berasal dari bahasa Inggris natioan artinya bangsa. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai makna politis dan antropologis.

Makna Politis Integrasi Nasional
Integrasi nasional secara politis berarti penyatuan banyak sekali kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu idenitas nasional. 

Makna Antropologis Integrasi Nasional
Integrasi nasional secara antropologis artinya proses adaptasi diantara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat. Integrasi masyarakat dalam negara sanggup tercapai bila:
1. terciptanya janji dari sebagian besar anggotanya terhadap nilai-nilai sosial tertentu yang bersifat mendasar dan krusial.
2. sebagian besar anggotanya terhimpun dalam banyak sekali unit sosial yang saling mengawasi dalam aspek-aspek sosial yang potensial.
3. terjadinya saling ketegantungan diantara kelompok-kelompok sosial yang terhimpun dalam pemenhan kebutuhan ekonomi secara menyeluruh.

Integrasi nasional yakni impian bangsa Indonesia ditengah keberagaman yang nyata. Integrasi nasional penting dipupuk dan dibangun bersama untuk menghindari banyak sekali konflik serta memyatukan perbedaan yang muncul. Untuk mewujudkan impian dan tujuan negara serta memelihara rasa kebersamaan, maka hal yang harus diperhatikan dalam rangka membangun integrasi nasional adalah:

1. adanya kemampuan dan kesadaran bangsa dalam mengelola perbedaan SARA dan keragaman budaya serta moral istiadat.
2. adanya kemampuan untuk mereaksi penyebaran ideologi asing.
3. adanya kemampuan untuk mereaksi dan mencegah dominasi ekonomi asing.
4. bisa berperan aktif dalam percaturan dunia di kala globalisasi dalam banyak sekali aspeknya.
5. bertekad untuk membangun sistem budaya sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45.
6. menyelenggarakan banyak sekali acara budaya dengan cara melaksanakan pengkajian kritis dan sosialisasi terhadap identitas nasional.
 
Bangsa Indonesia yakni sebuah bangsa yang besar dan berakar dari sejarah yang berpengaruh √ Konsep Integrasi Nasional Dalam Bingkai Kebhinekaan
Indonesia yakni satu
Perbedaan-perbedaan yang ada dalam suatu negara yakni hal biasa dan sejatinya merupakan anugerah yang harus disyukuri. Disatu sisi perbedaan membawa dampak positif namun disisi lain bisa mengakibatkan konflik. Oleh lantaran itu konsep integrasi nasional dalam perbedaan harus ditanamkan semenjak dini dalam hati setiap rakyat Indonesia. 

Baca juga:  
Pertumbuhan penduduk dunia masa ke masa
Soal ulangan geografi kelas XI Lingkungan hidup
Latar belakang terjadinya Perang Dunia 
Pengertian potensi sosial wilayah Indonesia 
Bentuk dan ciri negara kesatuan dan federasi di dunia
Syarat keberhasilan suatu integrasi nasional sebuah negara yakni sebagai berikut:
1. anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan antara satu dan lainnya.
2. terciptanya janji dan konsensus bersama mengenai norma-norama dan nilai-nilai sosial yang dilestraikan dan dijadikan pedoman.
3. norma-norma dan nilai-nilai sosial dijadikan sebagai hukum baku dalam melangsungkan proses integrasi nasional. 
Gambar: disini

INFO ANYAR QUIPPER
Bingung cari bimbel berkualitas tapi murah?. Yuk gabung quipper video aja, belajarnya di rumah aja gak usah kemana-mana. Dapatkan isyarat diskonnya di sir Agnas (sampai 30% lho!!) dengan cek dulu paket nya di artikel berikut: KODE DISKON QUIPPER 2018

Baca juga:
13 negara yang berlokasi sempurna di atas garis khatulistiwa
Pengertian, ciri pasar persaingan monopolistik
7 Fakta limiah ihwal Kingdom Fungi/Jamur
Perbedaan pulau dengan benua itu apa?
Nilai kultural bangsa Indonesia yang wajib dilestarikan

Sumber http://www.gurugeografi.id